Wamena – Menjelang pembukaan Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) ke-34 di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, tingkat hunian Grand Baliem Hotel mengalami lonjakan signifikan. Dalam dua hari terakhir, okupansi hotel mencapai sekitar 80 persen dan dipastikan seluruh kamar yang tersedia telah terisi oleh wisatawan asing maupun domestik.
General Manager Grand Baliem Hotel, Maggi Pasaribu, di Wamena, Kamis (6/8/2026), mengatakan sebagian besar tamu yang menginap merupakan wisatawan mancanegara yang telah melakukan reservasi jauh sebelum pelaksanaan festival.
“Yang kami sayangkan, pelaksanaan FBLB tahun ini hanya berlangsung dua hari. Padahal pada tahun-tahun sebelumnya festival digelar hingga tiga hari. Sementara jumlah wisatawan asing yang datang juga cukup banyak, meski tidak seramai tahun lalu,” ujarnya.
Menurut Maggi, wisatawan asing mendominasi jumlah tamu hotel karena mereka telah memesan kamar sejak awal tahun melalui agen perjalanan di luar negeri. Saat ini sedikitnya 30 wisatawan asing telah menginap di Grand Baliem Hotel dan jumlah tersebut diperkirakan masih akan bertambah menjelang pembukaan FBLB.
“Untuk Grand Baliem Hotel memang didominasi turis asing. Mereka sudah melakukan reservasi sejak awal tahun melalui travel agent, sehingga saat ini sudah ada sekitar 30 orang yang menginap dan kemungkinan masih akan bertambah besok,” katanya.
Ia menjelaskan, sebagian besar pemesanan kamar dilakukan melalui agen perjalanan dengan durasi menginap antara dua hingga tiga malam, meskipun ada pula pemesanan untuk satu malam. Menurutnya, wisatawan umumnya membeli paket wisata sehingga seluruh kebutuhan akomodasi telah diatur oleh agen perjalanan sebelum tiba di Wamena.
Maggi, mengaku belum mengetahui secara pasti atraksi yang akan ditampilkan pada FBLB tahun ini. Namun berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, atraksi perang-perangan tradisional menjadi salah satu daya tarik utama bagi wisatawan mancanegara.
“Hingga saat ini kami baru menerima surat dari pemerintah yang meminta dukungan hotel untuk menjual tiket masuk FBLB kepada para tamu serta berpartisipasi dalam penyediaan doorprize berupa sepeda motor,” ujarnya.
Meski seluruh kamar telah terisi, Maggi menilai jumlah kunjungan wisatawan asing tahun ini masih mengalami penurunan dibandingkan pelaksanaan FBLB tahun lalu. Pada penyelenggaraan sebelumnya, Grand Baliem Hotel mampu menampung sekitar 50 hingga 60 wisatawan asing, sedangkan tahun ini baru mencapai sekitar 30 orang.
Menurutnya, wisatawan mancanegara yang menginap berasal dari berbagai negara, seperti Rusia, China, Belanda, serta sejumlah negara di kawasan Eropa. Dengan seluruh kamar yang telah terisi, Grand Baliem Hotel dipastikan tidak lagi memiliki kamar kosong untuk beberapa hari ke depan.
Maggi berharap pelaksanaan FBLB ke depan dapat kembali digelar lebih lama agar memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi sektor perhotelan, pelaku usaha pariwisata, dan masyarakat di Wamena.
JAYAPURA – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Jayapura Kota kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran…
Wamena – Kepolisian Resor Jayawijaya menyiapkan hampir 500 personel gabungan untuk mengamankan pelaksanaan Festival Budaya…
Wamena, 6 Agustus 2026 – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Papua Pegunungan…
Wamena, 6 Agustus 2026 – Ketua DPR Provinsi Papua Pegunungan Yos Elopere, S.SIP., M.Sos menegaskan…
Wamena, 6 Agustus 2026 – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan menyampaikan Penjelasan atas Rancangan Peraturan Daerah…
WAMENA, 6 Agustus 2026 – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan secara resmi membuka Seleksi Terbuka dan…