Daerah

Menang Prapradilan PON XX Papua, Kejati Papua Sita Uang Rp 6,4 Milyar

JAYAPURA-Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua menyita uang dugaan korupsi dana PON XX Papua sebesar Rp.6.448.560.800 dari salah satu Vendor (AMS) bidang Pemasaran sub bidang re venue PON.

Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejaksaan Tinggi Papua Nixon Mahuse mengatakan penyitaan uang tersebut dilakukan pihaknya setelah Kejati Papua dinyatakan menang oleh Pengadilan Negeri Jayapura atas pra peradilan yang dilayangkan oleh salah satu tersangka (RL).

” Jadi sebelumnya kita telah menetapkan 4 orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyalahgunaan dana PON Papua, dan salah satu tersangka yakni RL melayangkan pra peradilan ke Pengadilan Negeri Jayapura. Setelah sidang dari tanggal satu hingga tujuh Oktober lalu, pengadilan negeri menyatakan kami Kejati Papua yang menang, sehingga kasus ini kami lanjutkan,” ungkap Nixon, Kamis (10/10) malam.

Sementara itu Kasidik Pidsus Kejati Papua, Dedi Sawaki bahwa uang sejumlah Rp 6,4 Milyar tersebut disita dari salah satu vendor (sponsorship) yang bekerjasama dengan bidang pemasaran, sub bidang re venue.

“Yang kami sita sejumlah Rp. 6,4 Milyar lebih dan langsung kita serahkan malam ini ke pihak Bank BNI untuk di simpan sebagai barang bukti,” ujar Dedi.

Dedi mengaku pihaknya akan terus melanjutkan proses penyidikan dan penyelidikan terhadap kasus penyalagunaan dana PON Papua dan memastikan tidak akan ada tebang pilih atas kasus ini.

“Perkara PON ini akan kami lanjutkan dan tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru dalam pengembangan kasus ini. Siapapun yg terlibat akan ditindak, tidak ada tebang pilih, prinsip kami tajam keatas humanis kebawah,” tutup Dedi.

Sebelumnya Kejati Papua telah menetapkan 4 orang sebagai tersangka penyalahgunaan dana PON XX Papua. Keempat tersangka tetsebut adalah TR, RD, RL dan VP. Saat ini keempat nya telah di tahan di Rutan kelas 1A Abepura dan Lapas perempuan kelas III di Keerom. (*)

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Konflik Berkepanjangan di Tanah Papua Dinilai Mengorbankan Masyarakat Sipil, Presiden Harus Tarik Pasukan Non-Organik

JAYAPURA – Situasi keamanan di Tanah Papua kembali menjadi sorotan setelah eskalasi baku tembak antara…

8 jam ago

PBB dan PKSA Papua Desak Pencarian Diki Barus Dibuka Terang Benderang

JAYAPURA – Pemuda Batak Bersatu (PBB) Provinsi Papua bersama PBB Kota Jayapura dan PBB Kabupaten…

9 jam ago

Aiptu Dominggus Gannaran Dijemput di Bandara Sentani, Langsung Dirujuk ke RS Bhayangkara

Jayapura, 16 April 2026 – Polres Tolikara melalui perwakilannya melaksanakan penjemputan terhadap Aiptu Dominggus Gannaran,…

9 jam ago

Puluhan Personel Brimob Kawal Mediasi di Bokondini Kabupaten Tolikara

Tolikara, 16 April 2026 – Situasi keamanan di Distrik Bokondini, Kabupaten Tolikara, mendapat perhatian serius…

9 jam ago

Senjata Api Polisi Dikembalikan, Polres Tolikara Apresiasi Peran Tokoh Masyarakat

Tolikara, 15 April 2026 – Aksi keributan antarwarga yang terjadi di Desa Mairini, Distrik Bokondini,…

19 jam ago

Operasi Damai Cartenz Tegaskan Langkah Terukur Hadapi Gangguan Keamanan Yahukimo

Yahukimo – Kontak tembak antara Satgas Operasi Damai Cartenz dan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Kodap…

20 jam ago