Maichel Wonorengga: Cegah Lonjakan Harga, Awasi Distribusi dan Penimbunan

- Penulis

Rabu, 17 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MULIA – Wakil Ketua III DPR Kabupaten Puncak Jaya, Maichel Wonorengga menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap harga dan ketersediaan kebutuhan pokok menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Hal ini disampaikan sebagai upaya menjaga stabilitas ekonomi daerah sekaligus melindungi daya beli masyarakat.

“Menjelang Natal dan Tahun Baru, biasanya terjadi kenaikan permintaan dan berdampak kepada kurangnya pasokan serta naiknya harga barang. Maka dari itu pemerintah daerah harus memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil dan stok tersedia, sehingga masyarakat tidak terbebani,” ungkap Maichel kepada wartawan, Rabu (17/12/2025).

Ia menyebutkan, momentum akhir tahun kerap diikuti dengan meningkatnya permintaan bahan pokok, yang berpotensi memicu lonjakan harga di pasar. Karena itu, ia meminta pemerintah daerah melalui instansi terkait untuk lebih aktif melakukan pemantauan langsung ke lapangan, khususnya di pasar tradisional dan pusat distribusi.

Menurutnya, pengawasan tidak hanya sebatas pada harga, tetapi juga mencakup kelancaran distribusi barang. Ia menilai, keterlambatan distribusi dapat menjadi salah satu faktor utama terjadinya kelangkaan dan kenaikan harga yang tidak wajar.

“Kami mendorong adanya koordinasi lintas sektor, mulai dari Dinas Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perhubungan hingga aparat penegak hukum, untuk mencegah praktik penimbunan yang dapat merugikan masyarakat. Jika ditemukan indikasi penimbunan atau permainan harga, harus segera ditindak tegas sesuai aturan. Ini penting untuk memberi efek jera dan menjaga iklim perdagangan yang sehat,” tegasnya.

Maichel mengatakan, dengan pengawasan yang maksimal, masyarakat di Puncak Jaya dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap lonjakan harga bahan pokok. Para pelaku usaha diharapkan tidak memanfaatkan momentum Nataru sebagai ajang mencari keuntungan sebesar-besarnya.

“Kami mengimbau para pedagang agar tetap mengedepankan etika usaha dan tidak mengambil keuntungan berlebihan di tengah meningkatnya kebutuhan Masyarakat,” imbaunya.

Maichel meminta agar para pelaku usaha yang nakal untuk tindak tegas dengan mencabut izin usahanya. Hal itu harus dilakukan untuk memberikan efek jera sehingga para pedagang.

“Saya kira mengenai hal ini, kita berharap pemerintah daerah harus tegas, supaya ini jadi pelajaran baru, untuk menjaga semua harga stabilitas ekonomi di tahun-tahun yang akan datang di Kabupaten Puncak Jaya,” lugasnya.

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

PN Jayapura Nyatakan Penetapan Tersangka LL Sah Menurut Hukum
Kapolres Mimika Terkesan Wajah Bersih Kampung Kokona
Distrik Yigi, Dal, Mbua, dan Mbulmu Yalma Terima Bantuan Beras dari Pemkab Nduga
Sosialisasi Perlindungan Perempuan dan Anak Digelar di Distrik Dokome
Dana Otsus 2026 Dukung Penguatan Data Gender dan Anak di Wuyuneri
Papua Pegunungan Perkuat Sinergi Nasional di Munaslub APPSI 2026
Satgas Gabungan Lumpuhkan KKB Kodap XVI Yahukimo, Senjata dan Amunisi Diamankan
Datangi Keluarga Korban Penikaman di Pomako, Kapolres Mimika Pastikan Tersangka Diproses Hukum

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:56 WIT

PN Jayapura Nyatakan Penetapan Tersangka LL Sah Menurut Hukum

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:31 WIT

Kapolres Mimika Terkesan Wajah Bersih Kampung Kokona

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:57 WIT

Distrik Yigi, Dal, Mbua, dan Mbulmu Yalma Terima Bantuan Beras dari Pemkab Nduga

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:03 WIT

Sosialisasi Perlindungan Perempuan dan Anak Digelar di Distrik Dokome

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:37 WIT

Dana Otsus 2026 Dukung Penguatan Data Gender dan Anak di Wuyuneri

Berita Terbaru

Daerah

Kapolres Mimika Terkesan Wajah Bersih Kampung Kokona

Sabtu, 18 Jul 2026 - 17:31 WIT