Daerah

Lintas Batas Demi Kesehatan: RS Vanimo Tertarik Kerja Sama dengan RSUD Jayapura

Jayapura, 12 Maret 2026 – RSUD Jayapura menerima kunjungan Direktur atau CEO dan sejumlah tenaga medis Rumah Sakit Vanimo, Provinsi Sepik Barat, Papua New Guinea, pada Kamis (12/3). Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka mempelajari sistem pelayanan kesehatan di Kota Jayapura sekaligus menjajaki rencana kerja sama pelayanan kesehatan antara kedua wilayah.

Direktur RSUD Jayapura, Dr. Andreas Pekey, mengatakan Direktur dan sejumlah tenaga medis dari Vanimo terdiri dari dokter bedah dan dokter penyakit dalam, serta pejabat dari Pemerintah Provinsi Sepik Barat. Kunjungan tersebut juga didampingi oleh perwakilan konsulat PNG dan konsulat Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, pihak RSUD Jayapura diwakili oleh direktur, wakil direktur, sejumlah dokter spesialis, serta jajaran manajemen rumah sakit. Kedua pihak melakukan diskusi terkait sistem pelayanan kesehatan, ketersediaan sumber daya manusia, serta fasilitas medis yang dimiliki rumah sakit.

Selain melakukan pertemuan, Direktur dan sejumlah tenaga medis dari Vanimo juga meninjau langsung sejumlah layanan kesehatan di RSUD Jayapura, antara lain layanan hemodialisa, radioonkologi, serta beberapa fasilitas medis lainnya. Dari hasil kunjungan tersebut, pihak Vanimo menyampaikan ketertarikan untuk menjalin kerja sama karena menilai fasilitas pelayanan kesehatan dan tenaga medis di RSUD Jayapura cukup lengkap.

Menurut Dr. Andreas Pekey, secara geografis Kota Jayapura dinilai lebih dekat bagi masyarakat Vanimo dibandingkan harus merujuk pasien ke Port Moresby.

“Harapan mereka, pasien-pasien rujukan dari Vanimo dapat dikirim ke Jayapura karena jaraknya lebih dekat dibandingkan ke Port Moresby,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa rencana kerja sama tersebut masih berada pada tahap penjajakan melalui kunjungan dan diskusi awal. Ke depan, kemungkinan akan dilakukan kunjungan balasan dari pihak RSUD Jayapura ke Vanimo guna melihat secara langsung kondisi pelayanan kesehatan di wilayah tersebut.

Lebih lanjut, kerja sama ini berpotensi dikembangkan lebih luas dengan melibatkan pemerintah provinsi dari kedua wilayah. Hal ini sejalan dengan kerja sama yang telah terjalin antara pemerintah Indonesia dan Papua New Guinea di bidang kesehatan melalui kementerian terkait.

“Kami masih menunggu undangan dari mereka untuk melakukan kunjungan balasan. Untuk saat ini, kegiatan masih pada tahap penjajakan kemungkinan kerja sama yang dapat dikembangkan ke depan,” kata Dr. Andreas Pekey.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Pemkab Puncak Jaya Dukung Pengaktifan Kembali RS Imanuel, Sinergi Pemerintah dan Gereja Perkuat Akses Pelayanan Kesehatan Masyarakat

MULIA, 25 September 2026 – Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya mendukung pengaktifan kembali pelayanan Rumah Sakit…

8 jam ago

Pemkab Puncak Jaya Gelar Rapat Besar, Bupati Yuni Wonda Tegaskan Pentingnya Pemutakhiran Data Honorer dan CPNS Formasi 2024

MULIA, 24 September 2026 – Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya menggelar rapat pengecekan dan peninjauan keaktifan…

9 jam ago

Golkar Kota Jayapura Gelar Pelantikan Akbar, Abisai Rollo Tegaskan Konsolidasi Harus Menyentuh Distrik, Kelurahan, dan Kampung

JAYAPURA-Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Jayapura menggelar pelantikan akbar Pengurus Pimpinan Distrik, Pimpinan…

9 jam ago

60 Petani dan Warga Hadiri Penguatan Ketahanan Pangan di Wonorejo, Pemerintah Dorong Peran Adat dan Kelompok Tani

KEEROM — Kegiatan penguatan ketahanan pangan dan sinergitas program pertanian dilaksanakan di kediaman Ketua Kelompok…

10 jam ago

Polres Intan Jaya, Pemkab dan Kejari Nabire Teken Nota Kesepahaman, Perkuat Sinergi Penanganan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah

INTAN JAYA – Kepolisian Resor Intan Jaya bersama Pemerintah Kabupaten Intan Jaya dan Kejaksaan Negeri…

17 jam ago

Polres Puncak Jaya Serahkan Bantuan Sembako kepada Tokoh Agama

PUNCAK JAYA – Polres Puncak Jaya menyerahkan bantuan sembako kepada Ketua Klasis GIDI Nalime di…

17 jam ago