Konflik Pilkada Berakhir! Puncak Jaya Siap Jalani Proses Perdamaian Adat

- Penulis

Kamis, 8 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mulia, 8 Mei 2025 – Upaya Penjabat Bupati Puncak Jaya, Yopi Murib, SE, MM , untuk mendamaikan kedua kubu pendukung pasangan calon (paslon) Bupati Puncak Jaya akhirnya membuahkan hasil. Setelah melalui berbagai pendekatan dan negosiasi, kedua kubu sepakat untuk mengakhiri konflik dengan prosesi perdamaian adat “Belah Doli” pada Senin, 12 Mei 2025 di depan Toba Jaya, Kota Mulia .

Kesepakatan ini dicapai dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Bupati Puncak Jaya , dihadiri oleh para kepala perang, keluarga korban, Pj Bupati Yopi Murib, Kapolres AKBP Achmad Fauzan, Dandim Letkol Inf Irawan Setya Kusuma, Plh Sekda, dan tokoh agama . Pertemuan tersebut menjadi titik terang bagi penyelesaian konflik yang terjadi pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) pada 5 Mei 2025 terkait sengketa Pilkada Puncak Jaya.

“Hari ini menjadi momen penting bagi kedua kubu untuk menyatakan kesepakatan bersama dan mengakhiri konflik pasca Pilkada. Dengan kesepakatan ini, kita berharap tidak ada lagi korban, dan aktivitas masyarakat bisa kembali normal,” ujar Yopi Murib .

Proses negosiasi sempat berlangsung alot , terutama dalam penentuan waktu pelaksanaan perdamaian secara adat . Namun, akhirnya kedua kubu setuju untuk menjalankan prosesi Belah Doli atau Belah Kayu sebagai simbol berakhirnya konflik.

“Jika Belah Doli dilakukan pada Senin, 12 Mei 2025, maka konflik resmi berakhir dan masyarakat bisa kembali beraktivitas seperti biasa,” jelas Yopi Murib.

Meski prosesi perdamaian adat akan berlangsung dalam tiga hari ke depan, Yopi Murib menegaskan bahwa tindak lanjut dari sisi adat masih akan berlangsung dalam beberapa tahap, bahkan bisa mencapai satu hingga dua tahun tergantung keputusan dari masing-masing pihak.

Sebagai Pj Bupati, Yopi Murib mengaku bersyukur bisa menyelesaikan tanggung jawab besar yang diberikan oleh pemerintah pusat melalui Gubernur Papua Tengah , sekaligus menjalankan amanah Tuhan dalam menciptakan perdamaian di Puncak Jaya.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung prosesi perdamaian , agar transisi ini berjalan lancar tanpa kendala.

“Tiga hari ke depan, mari kita jaga kesabaran, ketenangan, dan komunikasi yang baik. Tahapan selanjutnya nanti akan dilanjutkan oleh bupati terpilih,” tutupnya.

Dengan adanya kesepakatan ini, Puncak Jaya kini memasuki babak baru , di mana masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa dihantui konflik pasca Pilkada

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Sumber Berita: Diskominfo Puncak Jaya

Berita Terkait

Senjata Api Polisi Dikembalikan, Polres Tolikara Apresiasi Peran Tokoh Masyarakat
Operasi Damai Cartenz Tegaskan Langkah Terukur Hadapi Gangguan Keamanan Yahukimo
Perempuan Papua Pegunungan Teladani Kartini, Perkuat Silaturahmi Lewat Halalbihalal DWP
Tak Ada Penahanan Anggaran, Pemprov Papua Pegunungan Tegaskan Persoalan Berawal dari Kesalahan Penyusunan RKA MRP
Bupati Lanny Jaya Hadiri Sidang PAW DPRK, Tegaskan Komitmen Demokrasi
Sebanyak 8 Anggota DPRK Lanny Jaya Jalur Otsus Resmi Dilantik
Dua Asesor LAM Kependidikan Nilai Mutu Pendidikan di STT Arastamar Wamena
BPS Puncak Jaya Sosialisasikan Sensus Ekonomi 2026, Warga Diajak Berkontribusi untuk Pembangunan

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 06:56 WIT

Senjata Api Polisi Dikembalikan, Polres Tolikara Apresiasi Peran Tokoh Masyarakat

Kamis, 16 April 2026 - 06:19 WIT

Operasi Damai Cartenz Tegaskan Langkah Terukur Hadapi Gangguan Keamanan Yahukimo

Rabu, 15 April 2026 - 21:03 WIT

Perempuan Papua Pegunungan Teladani Kartini, Perkuat Silaturahmi Lewat Halalbihalal DWP

Selasa, 14 April 2026 - 20:32 WIT

Tak Ada Penahanan Anggaran, Pemprov Papua Pegunungan Tegaskan Persoalan Berawal dari Kesalahan Penyusunan RKA MRP

Selasa, 14 April 2026 - 20:19 WIT

Bupati Lanny Jaya Hadiri Sidang PAW DPRK, Tegaskan Komitmen Demokrasi

Berita Terbaru