JAKARTA – Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua menggelar rapat koordinasi bersama Deputi Pengembangan Kewilayahan Kementerian PPN/Bappenas, Dr. Medrilzam.
Pertemuan tersebut membahas Rencana Aksi Percepatan Pembangunan Papua (RAPPP) serta persiapan pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Otonomi Khusus. Pertemuan berlangsung di Kantor Bappenas, Jalan Rasuna Said, Jakarta, Senin 19 Januari 2026.
Dalam pertemuan itu dihadiri Ketua Komite Eksekutif Papua Velix Wanggai. Lalu, Komjen Pol (Purn) Drs. Paulus Waterpauw. M.Si, Letjen TNI (Purn) Ignasius Yogo Triyono , dan Billy Mambrasar, beserta jajaran staf Komite Eksekutif.
“Hari ini Kementerian PPN/Bappenas mengundang kami, Komite Eksekutif Papua, untuk membahas langkah-langkah konsultasi perencanaan pembangunan nasional di Tanah Papua,” ujar Velix usai rapat.
Menurut Velix, momentum awal tahun menjadi waktu strategis untuk menyatukan berbagai arah kebijakan, program, anggaran, dan lokasi pembangunan yang dikelola oleh kementerian/lembaga maupun pemerintah daerah.
Dimana Komite Eksekutif Papua dan Bappenas, khususnya Deputi Pengembangan Kewilayahan, menyepakati pentingnya penyatuan pandangan dalam melihat kontribusi Papua terhadap target nasional.
Selain pertumbuhan ekonomi nasional, pihaknya juga melihat pentingnya upaya percepatan pengurangan kesenjangan antara kawasan timur dan barat Indonesia. “Pembangunan yang kita dorong bukan hanya percepatan, tetapi juga memastikan tidak merusak lingkungan hidup, hutan, dan ekosistem sosial masyarakat Papua,” tegas Velix.
Komite Eksekutif Papua berharap koordinasi dan komunikasi dengan Bappenas terus diperkuat guna menyatukan visi, langkah, dan kebijakan pembangunan Papua yang berkelanjutan dan berkeadilan. (*)
Penulis : Syaiful
Editor : Tim Redaksi
Sumber Berita: Komite Eksekutif Papua















