KMP Wilayah Papua Resmi Dilantik, Termasuk Tiga Pengurus Daerah

- Penulis

Senin, 4 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA – Pengurus Kolaborasi Masjid Pemberdaya (KMP) Wilayah Papua resmi dilantik di Masjid Baitul Makmur, Perumnas 1 Waena, Kota Jayapura, Ahad (3/9/2023). Pada kesempatan ini tiga pengurus daerah juga turut dilantik, yaitu Pengurus KMP Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Keerom.

Ketua Umum KMP Nasional Ustadz Andi Juliandi yang memimpin pelantikan itu menegaskan bahwa KMP Wilayah Papua merupakan provinsi kedelapan yang sudah berdiri kepengurusan KMP di seluruh Indonesia. Merupakan suatu kebanggaan bahwa di ujung timur Indonesia ini sudah terbentuk KMP. Matahari terbit lebih awal dua jam dari provinsi lain di bagian barat. Oleh karena itu, Kolaborasi Masjid Pemberdaya di Papua harus lebih berdaya, harus lebih maju daripada KMP di wilayah lainnya.

“KMP ini baru berumur 1,5 tahun akan lebih mengoptimalisasi berbagai kegiatan pemberdayaan masjid,” tegasnya.

Pihaknya menjelaskan kisah yang inspiratif. Bila seekor belalang ada di dalam botol, maka lompatannya hanya di tempat itu saja. Namun ketika belalang itu dilepas, maka lompatannya akan semakin jauh. Demikian juga para pengurus masjid, jika berkolaborasi, maka efek-efek dari gerakan pemberdayaan itu jauh akan berdampak bagi masyarakat. Tidak ada alasan bagi para pengurus KMP maupun para pengurus masjid untuk bisa berdaya.

“Kami bersama Pak Sekjen datang ke Pontianak. Di sana ada Masjid Kapal Munzalan. Masjidnya berada di daerah yang penduduk Muslimnya hanya sekitar 30%, namun dengan gerakan pemberdayaan yang dilakukannya, mereka bisa menghimpun dan menyalurkan beras setiap bulannya mencapai 700 ribu ton. Kemudian infaq/sedekahnya mencapai 11 hingga 12 Miliar perbulan. Jadi tidak ada yang tidak mungkin jika kita betul-betul memberdayakan masjid,” ucapnya dengan mantap.

Ustadz Andi Juliandi juga menyatakan bahwa KMP Nasional sudah menyiapkan berbagai formula maupun solusi untuk mengatasi berbagai masalah yang dialami masjid, terutama terkait masalah Sumber Daya Manusia, sehingga ke depan masjid-masjid semakin berdaya dan bisa memberdayakan.

Setelah acara pelantikan dilanjutkan dengan pengarahan dan Pengajian Akbar yang disampaikan oleh Prof. Dr. H. Muhammad Amin Suma, SH, MA, MM yang merupakan Dewan Kehormatan KMP Nasional dan juga Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Sekadar diketahui, Ketua Pengurus KMP Wilayah Papua yang baru saja dilantik yaitu Ustadz H. Achmad Jaenuri, Lc, MA. Sedangkan ketua pengurus daerah yang juga turut dilantik yaitu Ketua KMP Kota Jayapura Dr. Subandriyo, SE, M.Si, Ketua KMP Kabupaten Jayapura Ustadz Bagiyo, dan Ketua KMP Kabupaten Keerom Asrif.(Istimewa/gin)

Berita Terkait

Polda Papua Tengah Wujudkan Harapan, Motor Ibu Sari Kembali Setelah 1,5 Tahun
Polda Papua Tengah Tangani 307 Kasus Kejahatan Jalanan Selama Januari–Mei 2026
Kapolda Papua Tengah: Hari Lahir Pancasila Momentum Perkuat Persatuan dan Pengabdian untuk Bangsa
Operasi Cinta Damai Noken, Polres Puncak Hadirkan Kepedulian dan Kedekatan dengan Warga Misimaga
Ledakan Diduga Bom PD II di Biak: 5 Tewas, 3 Hilang, dan 6 Rumah Hancur
Terduga Anggota KKB Kodap VIII Intan Jaya Berinisial EK Diamankan di Kampung Bilogai
BCA Gelar Genera-Z Berbakti 2026, Mahasiswa UNCEN dan UNAIR Adu Inovasi Bangun Desa Wisata
Youth Camp HKBP Papua Dorong Kreativitas Generasi Muda Lewat Ecoprint

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 17:55 WIT

Polda Papua Tengah Wujudkan Harapan, Motor Ibu Sari Kembali Setelah 1,5 Tahun

Senin, 1 Juni 2026 - 15:31 WIT

Polda Papua Tengah Tangani 307 Kasus Kejahatan Jalanan Selama Januari–Mei 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 13:56 WIT

Kapolda Papua Tengah: Hari Lahir Pancasila Momentum Perkuat Persatuan dan Pengabdian untuk Bangsa

Senin, 1 Juni 2026 - 08:37 WIT

Operasi Cinta Damai Noken, Polres Puncak Hadirkan Kepedulian dan Kedekatan dengan Warga Misimaga

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:06 WIT

Ledakan Diduga Bom PD II di Biak: 5 Tewas, 3 Hilang, dan 6 Rumah Hancur

Berita Terbaru