Daerah

KKR Wilayah Yamo: Memperkuat Kapasitas Hamba Tuhan

MULIA— Departemen Pemuridan dan Pembinaan Pengembangan Jemaat (P3J) Gereja Injili Di Indonesia (GIDI) Klasis Mulia Wilayah Yamo sukses menggelar Seminar dan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) selama sepekan, mulai 18 hingga 24 Mei 2026, di Mulia, Kabupaten Puncak Jaya.

Kegiatan rohani yang mengusung tema “Memperkuat Kapasitas Hamba” tersebut dihadiri langsung oleh Presiden GIDI bersama rombongan, para hamba Tuhan, pengurus wilayah dan klasis, Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya, serta jemaat dari 12 klasis di Wilayah Yamo.

Dalam khotbahnya yang diambil dari Firman Tuhan Kisah Para Rasul 1:8, Presiden GIDI, Pdt. Usman Kobak, S.Th., M.A., menegaskan bahwa pelayanan penginjilan hanya dapat berjalan apabila Roh Kudus bekerja dan memberikan kekuatan kepada umat Tuhan.

“Roh Kudus akan memberikan kekuatan kepada kita untuk menerima Yesus Kristus dan melayani pekerjaan Tuhan. Karena itu, umat Tuhan harus tetap hidup dalam kebenaran dan terus mendukung pelayanan penginjilan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa gereja memiliki tanggung jawab besar dalam membina generasi muda agar tetap hidup dalam iman, menjauhi pengaruh negatif, serta menjadi generasi yang siap melayani Tuhan dan masyarakat.

Kegiatan seminar dan KKR tersebut diisi dengan berbagai sesi pembinaan rohani, penguatan pelayanan, serta diskusi mengenai pengembangan jemaat di wilayah pedalaman Papua.

Laporan pelaksanaan kegiatan disampaikan oleh Sekretaris Klasis GIDI Mulia, Titus Telenggen.
Ketua Wilayah GIDI Yamo, Pdt. Yemiton Enumbi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas kehadiran Presiden GIDI bersama rombongan yang telah memberikan penguatan rohani kepada jemaat di Wilayah Yamo.
“Kami mewakili 12 klasis di Wilayah Yamo mengucapkan terima kasih atas pelayanan, nasihat, dan penguatan yang diberikan selama kegiatan ini berlangsung.

Kehadiran Presiden GIDI membawa semangat baru bagi jemaat di tengah berbagai tantangan yang dihadapi,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Presiden GIDI juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya, pengurus wilayah, para ketua klasis, panitia, serta seluruh jemaat yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan seminar dan KKR hingga berjalan dengan baik dan lancar.

Ia menegaskan bahwa semangat penginjilan harus terus dijaga meskipun gereja menghadapi berbagai tantangan pelayanan di daerah. Presiden GIDI juga menyampaikan bahwa Badan Pekerja Pusat (BPP) GIDI telah menetapkan program strategis untuk memperkuat pelayanan dan mempersiapkan agenda besar gereja di masa mendatang.

Dalam arahannya, Presiden GIDI menetapkan Wilayah Yamo sebagai tuan rumah Konferensi Umum GIDI Tahun 2029. Ia meminta agar segera dibentuk panitia bersama yang melibatkan unsur wilayah, klasis, dan BPP pusat guna mempersiapkan kegiatan tersebut secara maksimal.
“Kami berharap seluruh masyarakat, pemerintah daerah, dan jemaat dapat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Konferensi ini nantinya akan menghadirkan ribuan peserta ke Mulia sehingga situasi yang aman dan nyaman harus menjadi perhatian bersama,” ungkapnya.

Selain itu, Presiden GIDI juga menyampaikan sejumlah visi besar gereja ke depan, antara lain pengembangan sarana transportasi pelayanan, pembangunan rumah sakit, serta pendirian universitas GIDI guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Tanah Papua.

“GIDI harus mampu membangun generasinya melalui pendidikan, kesehatan, dan pelayanan penginjilan yang berkelanjutan,” tegasnya.
Sambutan Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya disampaikan oleh Tekiles Wonda S.STP Selaku Kepala Dinas PUPR yang mewakili pemerintah daerah.
Ia memberikan apresiasi atas pelaksanaan seminar dan KKR yang dinilai memberikan dampak positif bagi pembangunan mental dan sumber daya manusia masyarakat di daerah.
Ia juga menyampaikan pesan pemerintah daerah agar seluruh masyarakat tetap menjaga keamanan dan tidak terlibat dalam konflik sosial yang dapat mengganggu stabilitas daerah.

Menurutnya, pemerintah terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui pembangunan asrama mahasiswa di sejumlah daerah studi seperti Gorontalo, Manokwari, dan Yogyakarta.

“Kami berharap gereja dan pemerintah terus berjalan bersama dalam membangun masyarakat serta menjaga kedamaian di Kabupaten Puncak Jaya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Klasis GIDI Mulia menyatakan dukungan penuh terhadap seluruh program pelayanan dan penginjilan yang dicanangkan oleh BPP pusat GIDI.
Ia juga mengajak seluruh jemaat untuk kembali aktif beribadah dan menghidupkan pelayanan gereja di setiap jemaat.
Rangkaian Seminar dan KKR resmi ditutup pada 24 Mei 2026 dengan doa bersama dan pesan rohani dari Presiden GIDI agar seluruh jemaat tetap setia dalam pelayanan, menjaga persatuan, serta terus mendukung penginjilan demi kemajuan gereja dan masyarakat di Tanah Papua.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Wamendagri Luruskan Persepsi: OAP Tidak Bisa Disebut Minoritas

JAYAPURA — Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menegaskan bahwa jumlah Orang Asli Papua…

1 jam ago

Kapolda Papua Tengah Tinjau Pembangunan Dapur MBG di Wilayah 3T Uwapa

Nabire – Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini meninjau langsung pembangunan dapur Program Makan…

5 jam ago

Ketua Sinode GIDI Resmikan dan Buka Gedung Gereja Jemaat GIDI Agape Eo Wiyuneri

Wiyuneri, 24 Mei 2026 — Ketua Sinode Pdt. Usman Kobak bersama badan lengkap sinode melakukan…

7 jam ago

Senator Arianto Kogoya Salurkan Bantuan Idul Adha di Jayawijaya

Wamena, 26 Mei 2026 — Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Anggota…

8 jam ago

Jayawijaya dan Lanny Jaya Kini Punya Pelatih & Wasit Basket Berlisensi Resmi

Wamena – Untuk pertama kalinya, Kabupaten Jayawijaya dan Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua Pegunungan, kini…

8 jam ago

Lanny Jaya Raih WTP Tujuh Kali Berturut-turut, Bupati Aletinus Yigibalom: Hasil Kerja Keras Seluruh Jajaran Pemerintah Daerah

JAYAPURA, 25 Mei 2026 – Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam tata…

8 jam ago