KKB lntan Jaya Kembali Berulah, Serang Polsek Homeyo dan Tembak Satu Warga Sipil

- Penulis

Selasa, 30 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA-Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Intan Jaya melakukan penyerangan terhadap Polsek Homeyo, Di Kampung Pogapa Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya pada selasa 30 april 2024 sekitar pukul 07.40. Wit.

Dalam Aksi penyerangan KKB itu mengakibatkan 1 warga sipil suku Toraja atas nama, Alexsander Parapak (20) laki-laki, meninggal dunia akibat terkena tembakan dari KKB pada bagian dada kiri tembus punggung belakang dan dibagian bawah ketiak sebelah kiri.

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, AKBP Dr. Bayu Suseno, saat dikonfirmasi terkait dengan adanya peristiwa penyerangan tersebut mengatakan, benar terjadi penyerangan dari KKB wilayah distrik Homeyo intan jaya yang diduga dilakukan oleh kelompok Keni Tipagau dari Kodap VIII Kemabu.

Lanjut Kasatgas Humas, peristiwa tersebut bermula terjadi sekira Pukul 07.40 wit terdengar bunyi tembakan rentetan yang mengarah ke rumah Aipda Tri setyo dan rumah Aipda Bartholomeus di Polsek Homeyo sehingga anggota Polsek melakukan tembakan menuju ke arah arah tembakan tersebut dan terlihat ada sekitar 6 orang KKB yang berlari ke arah bangunan SD Inpres Pogapa.

“Dari penyerangan KKB itu, mengakibatkan 1 korban suku toraja atas nama, Aleksander parapak (20) laki-laki, meninggal dunia” Terang Kasatgas Humas.

Ditambahkanya, untuk situasi di intan jaya saat ini, Ops Damai Cartenz masih melalukan Langkah-langkah penegakan hukum terhadap KKB tersebut, dan meningkatkan kesiapsiagaan dalam memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat di kabupaten intan.

AKBP Dr. Bayu Suseno Juga sangat mengharapkan adanya peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan di kabupaten intan jaya.

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Berita Terkait

Serahkan Rp 1.2 M, 44 Ekor Babi dan 18 Ton Beras dan Bama. Bupati Aletinus Yigibalom Tegaskan: Bantuan Perdamaian Bukan Denda Kepala
Penamatan SD Inpres Mulia: Awal Perjalanan Menuju Masa Depan Lebih Baik
Wamendagri Ribka Haluk Apresiasi Perdamaian Adat Konflik Wouma–Kurima dan Lanny di Wamena
Gubernur John Tabo Tegaskan Perdamaian Adat Jadi Fondasi Papua Pegunungan
Patah Panah, Sambung Persaudaraan, Kurima dan Lanny Sepakat Berdamai
Patah Panah Jadi Tanda Berakhirnya Konflik Sosial, Bupati Aletinus Yigibalom: Mari Saling Menjaga dan Menghormati
Dialog Jadi Kunci, Waterpauw Ingatkan Pentingnya Komunikasi Humanis dalam Pembangunan Papua
Pembukaan Pelatihan Keterampilan Kempetensi Bidang Mebeler Bagi Pencari Kerja

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 08:27 WIT

Serahkan Rp 1.2 M, 44 Ekor Babi dan 18 Ton Beras dan Bama. Bupati Aletinus Yigibalom Tegaskan: Bantuan Perdamaian Bukan Denda Kepala

Senin, 25 Mei 2026 - 07:56 WIT

Penamatan SD Inpres Mulia: Awal Perjalanan Menuju Masa Depan Lebih Baik

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:37 WIT

Wamendagri Ribka Haluk Apresiasi Perdamaian Adat Konflik Wouma–Kurima dan Lanny di Wamena

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:16 WIT

Gubernur John Tabo Tegaskan Perdamaian Adat Jadi Fondasi Papua Pegunungan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:31 WIT

Patah Panah, Sambung Persaudaraan, Kurima dan Lanny Sepakat Berdamai

Berita Terbaru