Kenaikan Avtur 63 Persen, Trigana Air Lakukan Penyesuaian Tarif dan Frekuensi

- Penulis

Kamis, 2 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, 2 April 2026 — Menanggapi beredarnya informasi terkait pembatasan penerbangan, manajemen Trigana Air memberikan klarifikasi bahwa kebijakan yang diambil saat ini hanya berlaku untuk penerbangan pesawat cargo, sebagai dampak dari kenaikan harga avtur yang signifikan.

Area Manager Trigana Air, Ahmad Irwan Rochendi, menyampaikan bahwa untuk sementara waktu pihaknya juga tidak menerima pengiriman barang basah ke wilayah Wamena dan Oksibil.

“Pembatasan ini kemungkinan berlangsung hingga hari Minggu. Kami harapkan hari Senin operasional sudah kembali normal,” ujar Ahmad melalui sambungan telepon.

Ia menjelaskan, lonjakan harga avtur menjadi faktor utama kebijakan tersebut. Harga avtur yang sebelumnya berada di kisaran Rp15.626,52 per liter, sejak 1 April 2026 naik menjadi Rp25.521,09 per liter, atau mengalami kenaikan sekitar 63 persen.

“Kenaikan ini cukup mengejutkan secara operasional. Untuk menghindari penggunaan avtur yang berlebihan serta menjaga kualitas layanan dan keamanan barang, kami melakukan pembatasan sementara penerbangan pesawat cargo, khususnya untuk rute Wamena dan Oksibil,” jelasnya.

Akibat kebijakan ini, frekuensi penerbangan cargo yang biasanya mencapai 12–14 kali per hari kini dikurangi menjadi sekitar 6 kali penerbangan.

Selain itu, Trigana Air juga melakukan penyesuaian tarif cargo. Tarif lama sebesar Rp9.500 per kilogram kini naik Rp3.000 menjadi Rp12.500 per kilogram. Meski demikian, kenaikan tersebut hanya sekitar 32 persen, tidak sebesar kenaikan harga avtur.

“Penyesuaian ini tidak sampai 63 persen, hanya sekitar setengahnya. Kami berupaya agar tarif tetap terjangkau bagi masyarakat,” tambahnya.

Ahmad juga memastikan bahwa tarif pengiriman kargo dari Wamena menuju Jayapura tetap berlaku normal dan tidak mengalami kenaikan, meskipun terdapat pembatasan pada operasional penerbangan kargo.

Sementara itu, untuk tarif penumpang, pihak Trigana memastikan belum ada kenaikan resmi dan masih berada di kisaran Rp800 ribuan. Ahmad juga menyampaikan permohonan maaf atas sempat terjadinya penyesuaian harga tiket di lapangan tanpa koordinasi.

“Saya mohon maaf, sempat ada penyesuaian harga tiket di bandara tanpa sepengetahuan saya. Itu sudah kami koreksi,” tegasnya.

Trigana Air berharap kondisi ini bersifat sementara dan penerbangan pesawat cargo dapat kembali normal pada awal pekan depan setelah proses sosialisasi penyesuaian tarif selesai dilakukan.

Penulis : Kaleb Lau

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

PN Jayapura Nyatakan Penetapan Tersangka LL Sah Menurut Hukum
Kapolres Mimika Terkesan Wajah Bersih Kampung Kokona
Distrik Yigi, Dal, Mbua, dan Mbulmu Yalma Terima Bantuan Beras dari Pemkab Nduga
Sosialisasi Perlindungan Perempuan dan Anak Digelar di Distrik Dokome
Dana Otsus 2026 Dukung Penguatan Data Gender dan Anak di Wuyuneri
Papua Pegunungan Perkuat Sinergi Nasional di Munaslub APPSI 2026
Satgas Gabungan Lumpuhkan KKB Kodap XVI Yahukimo, Senjata dan Amunisi Diamankan
Datangi Keluarga Korban Penikaman di Pomako, Kapolres Mimika Pastikan Tersangka Diproses Hukum

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:56 WIT

PN Jayapura Nyatakan Penetapan Tersangka LL Sah Menurut Hukum

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:31 WIT

Kapolres Mimika Terkesan Wajah Bersih Kampung Kokona

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:57 WIT

Distrik Yigi, Dal, Mbua, dan Mbulmu Yalma Terima Bantuan Beras dari Pemkab Nduga

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:03 WIT

Sosialisasi Perlindungan Perempuan dan Anak Digelar di Distrik Dokome

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:37 WIT

Dana Otsus 2026 Dukung Penguatan Data Gender dan Anak di Wuyuneri

Berita Terbaru

Daerah

Kapolres Mimika Terkesan Wajah Bersih Kampung Kokona

Sabtu, 18 Jul 2026 - 17:31 WIT