Kejati Papua Kembali Sita Rp 978 Juta Dari Dugaan Korupsi PON Papua

- Penulis

Rabu, 23 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA – Kejaksaan Tinggi Papua kembali menyita uang senilai Rp 978 juta yang diduga kuat hasil korupsi dana POX Papua oleh salah seorang tersangka berinisial RL.

Aspidsus Kajati Papua Nixon Mahuse mengatakan uang ratusan juta itu disita dari salah seorang vendor berinisial A.

“Uang tersebut merupakan hasil dari kong-kalikong tersangka RL dan vendor berinisial A,” ucapnya.

Kata Nixon, berdasarkan hasil penyidikan, uang tersebut merupakan kelebihan dari nilai pembayaran sesuai kontrak perjanjian.

“Nilai kontrak pembayaran Rp 19 M, namun tersangka RL mengirim Rp 24 M ke rekening vendor A,” ujarnya.

Nixon menjelaskan, total uang yang berhasil diselamatkan sementara ini, sudah mencapai Rp 10 miliar lebih dari 2 vendor.

“Meski kerugian negara telah dikembalikan, hal itu tidak menghapus tindak Pidana yang telah dilakukan,” ucap Nixon.

Sementara itu Kasidik Pidsus Dedy Sawaki menjelaskan sejak perkara dugaan PON berjalan hingga penetapan 4 orang tersangka, pihaknya telah memeriksa 90 saksi.

“Dari saksi yang kami periksa tidak menutup kemungkinan akan ada yang tersangka nantinya,” ucap Sawaki.

Sawaki membeberkan penanganan perkara korupsi PON ini, merupakan penanganan perkara yang luar biasa. Dimana setara dengan penanganan korupsi 442 perkara yang sedang ditangani oleh Kejati Papua.

Saat ditanyakan status vendor, kata Sawaki, sejauh ini masih dijadikan saksi.

“Masih saksi, namun tidak menutup kemungkinan akan menjadi tersangka,” ujarnya.

Selain uang tunai yg distita tim penyidik ada benda lainya yang telah disita oleh Tim Penyidik berupa HP, Leptop milik beberapa saksi yg tujuanya untuk mengungkapkan tabir perkara korupsi PON Papua.

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Sumber Berita: Jojo

Berita Terkait

Bupati Wilem Wandik: Hibah Pendidikan Wujud Komitmen Bangun SDM Tolikara
RSUD Elvrida Sara Siapkan MoU Magang, Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan Nduga
Perjuangan Panjang Bunda PAUD Elisabet Flassy Wandik Berbuah, TK-PAUD OEYAH WONOK Lahirkan 26 Lulusan Perdana
Bupati Wilem Wandik Hadiri Penamatan Perdana TK-PAUD OEYAH WONOK, Tegaskan Pentingnya Investasi SDM Sejak Dini
Polri Hadir untuk Petani, Polsek Makimi Bantu Pengolahan Hasil Panen Jagung di Lagari Jaya
Kapolda Papua Tengah Serahkan Bibit Babi kepada Kelompok Peternak di Makimi
Bupati Lanny Jaya Tinjau Pembukaan Akses Jalan Menuju Sekolah Rakyat dan Koperasi Merah Putih di Gelok Beam
Polda Papua Tengah Gelar Audiensi dengan FKUB, Perkuat Sinergi Jaga Kerukunan dan Kamtibmas

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 08:46 WIT

Bupati Wilem Wandik: Hibah Pendidikan Wujud Komitmen Bangun SDM Tolikara

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:24 WIT

RSUD Elvrida Sara Siapkan MoU Magang, Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan Nduga

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:04 WIT

Perjuangan Panjang Bunda PAUD Elisabet Flassy Wandik Berbuah, TK-PAUD OEYAH WONOK Lahirkan 26 Lulusan Perdana

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:26 WIT

Bupati Wilem Wandik Hadiri Penamatan Perdana TK-PAUD OEYAH WONOK, Tegaskan Pentingnya Investasi SDM Sejak Dini

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:28 WIT

Polri Hadir untuk Petani, Polsek Makimi Bantu Pengolahan Hasil Panen Jagung di Lagari Jaya

Berita Terbaru