Daerah

Kawasan Pusat Pemerintahan Gunung Susu Disiapkan Jadi Simbol Kemajuan Papua Pegunungan

Wamena, 17 November 2025 – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan resmi memaparkan Laporan Akhir Penyusunan Masterplan Kawasan Pusat Pemerintahan (KPP) Gunung Susu dalam sebuah forum yang digelar di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Senin (17/11). Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam upaya membangun fondasi pemerintahan yang modern, efektif, dan berwibawa di provinsi baru tersebut.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Papua, Elai Giban, SE., MM., dalam sambutannya menegaskan bahwa pembentukan Provinsi Papua Pegunungan berdasarkan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2022 merupakan mandat strategis untuk mempercepat pembangunan, meningkatkan pelayanan publik, serta memperluas kesejahteraan masyarakat, khususnya Orang Asli Papua (OAP) di wilayah pegunungan.

“Penataan kawasan pusat pemerintahan menjadi langkah fundamental. Kawasan KPP Gunung Susu akan menjadi simbol kemajuan, pusat tata kelola pemerintahan, serta representasi identitas masyarakat Pegunungan,” ujar Elai Giban.

Ia menambahkan, penyusunan dokumen masterplan yang dipaparkan hari ini mencakup berbagai aspek penting, mulai dari infrastruktur, utilitas, tata ruang, karakter lanskap, kebutuhan kantor pemerintahan, hingga pengembangan fasilitas penunjang bagi aparatur dan masyarakat.

Elai juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Papua Pegunungan, tim penyusun, konsultan, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras selama tahun anggaran 2025 dalam menyiapkan dokumen tersebut.

“Saya berharap paparan hari ini memberikan ruang evaluasi, penyempurnaan, dan penyelarasan sebelum masterplan ini menjadi acuan pelaksanaan pembangunan pada tahap berikutnya,” katanya.

Kepala Dinas PUPR Papua Pegunungan, Tunggul Wijaya Panggabean, S.T., M.Sc., menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan paparan laporan akhir masterplan telah berjalan dengan baik. Ia menekankan pentingnya partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan dalam menyusun rencana pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Masukan dan rekomendasi dari forum ini sangat berharga untuk memastikan pembangunan KPP Gunung Susu berpihak pada kelestarian lingkungan, kesejahteraan masyarakat, dan penguatan identitas budaya,” jelas Tunggul.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh hasil konsultasi akan dicatat dan ditindaklanjuti bersama tim penyusun dan pihak terkait. Tunggul menutup kegiatan secara resmi atas nama Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, seraya berharap hasil pertemuan ini menjadi langkah maju menuju Papua Pegunungan yang maju, lestari, dan sejahtera.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

PN Jayapura Nyatakan Penetapan Tersangka LL Sah Menurut Hukum

Wamena – Gugatan praperadilan yang diajukan kuasa hukum mantan Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten…

15 jam ago

Kapolres Mimika Terkesan Wajah Bersih Kampung Kokona

TIMIKA – Kesan pertama yang dirasakan Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak saat menginjakkan kaki…

15 jam ago

Distrik Yigi, Dal, Mbua, dan Mbulmu Yalma Terima Bantuan Beras dari Pemkab Nduga

Nduga – Pemerintah Kabupaten Nduga melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan menyalurkan bantuan pangan berupa 4…

15 jam ago

Sosialisasi Perlindungan Perempuan dan Anak Digelar di Distrik Dokome

Dokome, 17 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak,…

17 jam ago

Dana Otsus 2026 Dukung Penguatan Data Gender dan Anak di Wuyuneri

Wuyuneri, 15 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak…

18 jam ago

Papua Pegunungan Perkuat Sinergi Nasional di Munaslub APPSI 2026

Lombok Barat, 16 Juli 2026 – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sinergi…

19 jam ago