NABIRE – Polres Nabire mengungkap 83 dari total 186 kasus kejahatan 3C yang terjadi sepanjang Januari hingga Juli 2026. Keberhasilan tersebut dipaparkan Kapolres Nabire AKBP Samuel Dominggus Tatiratu saat konferensi pers di Mapolres Nabire, Rabu (15/7/2026).
“Dari awal Januari hingga Juli 2026 terdapat 186 kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), dan pencurian dengan kekerasan (curas) atau 3C yang kami tangani. Sebanyak 83 kasus telah berhasil diungkap dan masuk tahap penyidikan, sedangkan sisanya masih dalam proses penyelidikan,” ujar Kapolres.
Kapolres menjelaskan, pengungkapan puluhan kasus tersebut merupakan hasil kerja keras jajaran Satreskrim Polres Nabire yang diperkuat Tim Khusus (Timsus) Polda Papua Tengah dalam memburu para pelaku kejahatan 3C.
“Jadi keberhasilan ini tidak lepas dari bantuan Tim Khusus Polda Papua Tengah yang dibentuk bapak Kapolda, dalam melakukan pengungkapan dan meminimalisir aksi kejahatan di wilayah hukum Polres Nabire, khususnya pada kasus 3C,” jelasnya.
Sebanyak 14 tersangka dihadirkan Kapolres dalam keterangan pers yang diantaranya 10 orang tahanan Polres Nabire berinisial MA, BY, KB, TN, HY, EK, ZM, MG, SW, dan PK, serta empat tahanan Timsus Polda Papua Tengah berinisial SP, JMA, YY, dan AP.
Selain para tersangka, polisi turut memperlihatkan barang bukti hasil pengungkapan, yakni 24 unit sepeda motor, dengan 10 unit di antaranya telah berhasil diidentifikasi dan dikembalikan kepada pemiliknya.
Barang bukti lainnya yang diamankan meliputi 3 unit telepon genggam, 6 unit PC komputer, 5 unit televisi, 4 unit CPU komputer, 3 buah stabilizer (stavol), serta 3 unit speaker aktif yang diduga merupakan hasil tindak pidana.
Petugas juga menyita 44 senjata tajam, terdiri atas parang, sabit, kapak, linggis, serta kunci T dan kunci Y yang diduga digunakan pelaku untuk melakukan aksi kejahatan.
Kapolres menegaskan untuk menekan angka kejahatan, khususnya kasus pencurian dengan kekerasan, Polres Nabire telah meningkatkan patroli malam dan membentuk tim khusus yang secara rutin melakukan pencegahan sekaligus penindakan terhadap pelaku kriminal.
“Kami mengimbau masyarakat agar terus meningkatkan kewaspadaan. Pelaku kejahatan saat ini semakin mahir dalam menjalankan aksinya. Pastikan kendaraan dalam keadaan terkunci dan jangan meninggalkan kunci kontak masih terpasang,” kata AKBP Samuel.
Ia menambahkan, Polres Nabire akan terus meningkatkan upaya penanganan dan pengungkapan kasus kejahatan guna menekan angka kriminalitas, memberikan rasa aman kepada masyarakat, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri.
“Kami berkomitmen terus meningkatkan penanganan dan pengungkapan kasus kejahatan di wilayah Kabupaten Nabire agar angka kriminalitas dapat ditekan dan masyarakat merasa aman,” ujarnya.
Wamena – Gugatan praperadilan yang diajukan kuasa hukum mantan Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten…
TIMIKA – Kesan pertama yang dirasakan Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak saat menginjakkan kaki…
Nduga – Pemerintah Kabupaten Nduga melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan menyalurkan bantuan pangan berupa 4…
Dokome, 17 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak,…
Wuyuneri, 15 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak…
Lombok Barat, 16 Juli 2026 – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sinergi…