Kapolda Papua Tengah Tegaskan Kapolda Cup Akan Berlanjut untuk Bina Generasi Muda

- Penulis

Jumat, 22 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Timika – SMA Negeri 3 Kokonau berhasil keluar sebagai juara turnamen Minisoccer Kapolda Cup tingkat SMA/SMK se-Kabupaten Mimika usai menaklukkan SMA Taruna Timika dengan skor telak 3-0 pada partai final yang digelar di Lapangan Gold Stone Arena Mini Soccer Timika, Kabupaten Mimika, Kamis (21/5/2026).

Pertandingan final berlangsung sengit sejak menit awal. Kedua tim saling menyerang untuk membuka peluang gol. Namun, SMA N 3 Kokonau tampil lebih efektif dalam memanfaatkan kesempatan.

Gol pertama dicetak oleh Edison Atury bernomor punggung 12 pada menit ke-17 babak pertama. Keunggulan kemudian bertambah setelah kapten tim, Alfian Tenenggo bernomor punggung 7, berhasil mencetak gol kedua pada menit ke-20 babak pertama.

Memasuki babak kedua, SMA Taruna Timika berupaya mengejar ketertinggalan. Akan tetapi, SMA N 3 Kokonau kembali memperbesar keunggulan melalui gol kedua Edison Atury pada menit ke-12 babak kedua sekaligus memastikan kemenangan 3-0 hingga peluit panjang dibunyikan.

Dengan hasil tersebut, SMA N 3 Kokonau keluar sebagai juara pertama, sementara SMA Taruna Timika harus puas menjadi runner-up turnamen Minisoccer Kapolda Cup tahun ini.

Sementara itu, perebutan tempat ketiga mempertemukan SMA YPPGI Timika melawan SMK Harapan Timika. Dalam pertandingan yang berlangsung ketat, SMA YPPGI Timika berhasil meraih kemenangan dengan skor 4-3 dan memastikan posisi juara ketiga.

Pada penyerahan penghargaan individu, pemain SMA Negeri 3 Kokonau, Edison Atury, dinobatkan sebagai pemain terbaik turnamen berkat penampilan impresifnya sepanjang kompetisi.

Sedangkan penghargaan Top Player diraih Abdullah dari SMK Taruna, dan gelar kiper terbaik diberikan kepada Ahmad Maulana dari SMK Taruna.

Edison Atury merasa sangat puas dengan pertandingan hari ini, yang mana tak hanya menobatkan timnya sebagai pemenang, melainkan bisa mendapat penghargaan individu.

“Saya bangga bisa mengikuti kompetisi ini. Ini menjadi prestasi yang besar bisa kami peroleh sejauh ini. Apalagi untuk mengikuti kompetisi ini, kami harus menyebrang pulau,” katanya.

Ia juga merasa terharu atas semangat masyarakat di Kokonao yang menonton pertandingan melalui layar lebar yang digelar di Polsek Mimika Barat. Setelah ini, timnya akan segera kembali untuk merayakan kemenangan bersama keluarga.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda yang telah menyelenggarakan pertandingan ini. Setelah ini saya akan bermimpi menjadi pemain sepak bola profesional. Kemenangan ini kami berikan kepada keluarga kami di Kokonao, tidak sabar pulang dan mengarak piala ini di kampung,” ujarnya.

Sementara itu Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini menegaskan komitmennya untuk terus melaksanakan turnamen Mini Soccer Kapolda Cup secara berkelanjutan sebagai wadah pembinaan generasi muda di Papua Tengah, khususnya di bidang olahraga sepak bola.

“Jabatan saya ini tidak lama, jadi saya ingin memulainya, biar nanti kalau Kapolda ganti tinggal dilanjutkan. Saya berjanji pertandingan ini akan terus dilaksanakan,” ujar Kapolda.

Menurutnya, turnamen seperti Mini Soccer Kapolda Cup dapat menjadi sarana untuk melahirkan bibit-bibit pemain sepak bola berbakat yang nantinya mampu bersaing hingga tingkat nasional bahkan memperkuat tim nasional Indonesia.

Kapolda menilai anak-anak Papua Tengah memiliki bakat alam yang luar biasa di bidang olahraga, terutama sepak bola. Potensi tersebut, kata dia, harus didukung melalui kompetisi dan pembinaan yang berkelanjutan.

“Lihat saja SMA N 3 Kokonau, siapa yang sangka mereka dari daerah yang jauh dan sulit akses pelayanan publik termasuk fasilitas olahraga, namun bisa keluar menjadi juara,” katanya.

Ia mengaku terkesan dengan penampilan para pemain SMA N 3 Kokonau selama pertandingan berlangsung. Menurutnya, tim tersebut menunjukkan kemampuan teknik, kecepatan, skill hingga fisik yang sangat baik.

“Bahkan terlihat dari pertandingan yang mereka suguhkan, mereka memiliki teknik, kecepatan, skill bahkan memiliki fisik yang kuat. Kalau tidak ada turnamen seperti ini, bakat seperti anak-anak kita dari Kokonao ini pasti tidak akan pernah kita lihat,” pungkasnya

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Polda Papua Tengah

Berita Terkait

Sinergi Otsus: BP3OKP Papua Pegunungan Dorong Pembangunan SDM di Lanny Jaya
Sekelompok Warga Memalang Kantor Bupati dan BPKAD Nduga, Karena Kecewa Kinerja Pemerintah
Puncak Jaya Dorong Pengolahan Pangan Lokal Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
Dana Desa Lanny Jaya Disalahgunakan, Rp18 Miliar Disetor ke Kas Negara
Satreskrim Polres Jayawijaya Olah TKP Kebakaran Rumah di Jalan Gang Suci, Selidiki Penyebab Kebakaran
Arsip Keluarga, Identitas dan Perlindungan Hukum: Pesan Sosialisasi di Mulia
Bupati Nduga Resmi Buka RAPIM dan MUSDA KNPI, Dorong Pemuda Jadi Pelopor Perubahan
Polresta Jayapura Ungkap Tiga Kasus Pencurian, Satu Tersangka Diamankan

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:39 WIT

Sinergi Otsus: BP3OKP Papua Pegunungan Dorong Pembangunan SDM di Lanny Jaya

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:07 WIT

Sekelompok Warga Memalang Kantor Bupati dan BPKAD Nduga, Karena Kecewa Kinerja Pemerintah

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:59 WIT

Puncak Jaya Dorong Pengolahan Pangan Lokal Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:36 WIT

Dana Desa Lanny Jaya Disalahgunakan, Rp18 Miliar Disetor ke Kas Negara

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:26 WIT

Satreskrim Polres Jayawijaya Olah TKP Kebakaran Rumah di Jalan Gang Suci, Selidiki Penyebab Kebakaran

Berita Terbaru