Kapolda Papua Tengah Sidak Gudang LPG di Mimika, Perintahkan Jajaran Awasi Distribusi Gas dan BBM

- Penulis

Kamis, 21 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Timika – Kapolda Papua Tengah, Jermias Rontini melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke gudang distributor non subsidi gas LPG milik PT Sinar Murni Papua di SP II Kompleks PT Indo Papua, Kabupaten Mimika, Kamis (21/5/2026).

Dalam sidak tersebut, Kapolda memastikan distribusi gas LPG di wilayah Mimika masih berjalan normal dan stok dalam kondisi aman.

“Sementara ini tidak ada kendala dalam distribusi disini. Kami melakukan pengawasan untuk memastikan stok tetap aman sehingga tidak menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat,” tegas Kapolda.

Ia mengatakan, hasil koordinasi dengan pihak distributor sejauh ini masih berjalan baik dan distribusi tetap lancar. “Tadi kita mendapat update dari distributornya, sejauh ini setok dan distribusi ke masyarakat masih berjalan dengan lancar,” lugasnya.

Untuk memperketat pengawasan, Kapolda mengaku telah membentuk surat perintah (sprint) khusus pengawasan distribusi LPG dan BBM subsidi di wilayah Papua Tengah.

“Saya perintahkan seluruh jajaran untuk terus meng-update kondisi stok dan harga di tengah masyarakat. Jangan sampai ada penyimpangan ataupun penimbunan,” ujarnya.

Kapolda juga menyoroti distribusi LPG yang saat ini hanya terpusat di Nabire dan Mimika. Karena itu, ia meminta personel di lapangan lebih jeli melihat perkembangan isu yang beredar di masyarakat agar tidak memicu keresahan.

Selain LPG, pengawasan terhadap distribusi BBM subsidi juga menjadi perhatian serius. Kapolda menegaskan tidak akan memberi ruang bagi oknum distributor yang mencoba memainkan harga maupun melakukan penimbunan.

“Kalau ada oknum distributor bermain-main dengan melakukan penimbunan atau memainkan harga, jelas perintahnya lakukan penindakan hukum,” katanya.

Menurutnya, di tengah kondisi global yang tidak menentu, para distributor diharapkan tetap mengutamakan kepentingan masyarakat tanpa mengabaikan keuntungan usaha yang dimiliki.

“Kita harapkan para distributor bisa menjalankan usahanya dengan baik, tanpa melakukan hal-hal yang melanggar hukum,” ujarnya.

Sementara itu Pimpinan Distributor non subsidi gas LPG PT Sinar Murni Papua, Putri Sultan menyampaikan bahwa stok LPG di Kabupaten Mimika sejatinya masih mencukupi kebutuhan masyarakat. “Untuk saat ini setok kita aman untuk menyuplai kepada masyarakat,” ungkapnya kepada wartawan.

Putri Sultan menjelaskan, kondisi yang sempat terjadi di tengah masyarakat lebih disebabkan kepanikan warga yang datang secara berbondong-bondong membeli gas LPG sehingga menimbulkan kesan adanya kelangkaan.

“Harusnya sudah memenuhi kebutuhan masyarakat. Memang sempat masyarakat panik dan datang berbondong-bondong sehingga disebut kelangkaan. Padahal sebenarnya tidak ada kelangkaan,” ujarnya.

Distributor juga mengungkapkan adanya kenaikan harga yang dipengaruhi penyesuaian dari Pertamina serta biaya transportasi distribusi ke wilayah Mimika. Untuk LPG ukuran 12 kilogram, harga saat ini berada di kisaran Rp410 ribu per tabung.

Saat kondisi pasokan sempat terganggu, pihak distributor mengaku penjualan dilakukan langsung kepada masyarakat. Namun saat ini distribusi sudah kembali normal dan penyaluran dilakukan melalui kios, toko, serta agen resmi.

“Jadi sebenarnya kita ini salurkan ke toko-toko dan agen-agen. Kemarin saat sempat terjadi kelangkaan kita jual langsung ke masyarakat, tetapi sekarang sudah kembali dijual ke kios dan toko-toko,” jelasnya.

Putri Sultan menjelaskan setiap toko maupun kios mendapatkan pasokan sekitar 50 hingga 100 tabung, tergantung kapasitas dan kebutuhan masing-masing tempat usaha. “Kini masyarakat sudah kembali membeli ke toko atau agen terdekat dilingkungan tempat tinggal mereka,” katanya.

Distributor juga memastikan suplai LPG dari Pertamina masih terus berjalan. Saat ini stok yang tersedia mampu bertahan hingga satu minggu ke depan, sementara tambahan pasokan juga masih dalam perjalanan menuju Mimika.

“Sekarang suplai dari Pertamina tetap berjalan. Total stok yang kami tahan cukup untuk satu minggu dan barang kita juga masih ada dalam perjalanan,” pungkasnya.

Penulis : Gin

Editor : A. Buendi

Sumber Berita: Polda Papua Tengah

Berita Terkait

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Percepatan Sensus OAP se-Tanah Papua
Boaz, Tibo, dan Kapolda Papua Tengah Main di Laga Eksebisi Final Kapolda Cup
SMA Taruna Tantang SMAN 3 Kokonao di Final Mini Soccer Kapolda Cup
Gubernur John Tabo: ASN Harus Netral, Jangan Terlibat Konflik Sosial
Warga Pulau Karaka Titip Noken Aspirasi ke Kapolda Papua Tengah
Pemprov Papua Pegunungan Turun Langsung Salurkan Bantuan ke Pengungsi Wamena
Operasi Penegakan Hukum Yahukimo: Dua Terduga Anggota Kelompok Bersenjata Diamankan
Wakil Bupati Puncak Jaya, Mus Kogoya, SE., MM., Tegaskan Komitmen Berantas Produksi Miras Lokal Ilegal

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:59 WIT

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Percepatan Sensus OAP se-Tanah Papua

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:23 WIT

Kapolda Papua Tengah Sidak Gudang LPG di Mimika, Perintahkan Jajaran Awasi Distribusi Gas dan BBM

Kamis, 21 Mei 2026 - 08:50 WIT

Boaz, Tibo, dan Kapolda Papua Tengah Main di Laga Eksebisi Final Kapolda Cup

Kamis, 21 Mei 2026 - 08:43 WIT

SMA Taruna Tantang SMAN 3 Kokonao di Final Mini Soccer Kapolda Cup

Kamis, 21 Mei 2026 - 08:27 WIT

Gubernur John Tabo: ASN Harus Netral, Jangan Terlibat Konflik Sosial

Berita Terbaru