Kampung Nelayan Merah Putih Siap Beroperasi, Waterpauw Dorong Percepatan Peresmian

- Penulis

Selasa, 7 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAJA AMPAT-Komite Eksekutif Papua, Komjen Pol (Purn) Paulus Waterpauw, melakukan kunjungan lapangan ke Kampung Nelayan Merah Putih di Kampung Warmasen, Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat Daya, Selasa (7/4/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau langsung progres pembangunan serta kesiapan fasilitas pendukung bagi aktivitas masyarakat nelayan di kawasan tersebut.

Dalam peninjauan itu, Paulus Waterpauw didampingi perwakilan Dinas Perikanan dan pengelola koperasi setempat. Ia menyampaikan bahwa secara umum pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih telah berjalan dengan baik, terutama dari sisi infrastruktur.

Sejumlah fasilitas utama seperti shelter docking, bengkel, tempat produksi es, gudang beku, hingga kantor pengelola telah tersedia dan dinilai memadai. Fasilitas pelabuhan juga dinilai cukup representatif untuk mendukung aktivitas bongkar muat ikan oleh kapal nelayan berukuran di bawah 10 GT.

Meski demikian, kondisi perairan di Raja Ampat yang saat ini tengah mengalami surut panjang turut menjadi perhatian, meskipun tidak mengganggu aktivitas pelabuhan saat air pasang.

“Secara umum sudah sangat baik dan hampir selesai, termasuk masa pemeliharaannya. Tinggal koordinasi lebih lanjut untuk proses peresmian,” ujar Waterpauw.

Ia menambahkan, hasil peninjauan ini akan dilaporkan kepada kementerian terkait sebagai bagian dari pelaksanaan kebijakan strategis nasional, sekaligus mendorong percepatan pengembangan sektor kelautan dan perikanan di Raja Ampat.

Sementara itu, pengelola Kampung Nelayan Merah Putih, Candra, mengungkapkan bahwa fasilitas yang telah dibangun belum sepenuhnya dapat dioperasikan. Hal ini disebabkan keterbatasan modal yang dimiliki koperasi.

“Saat ini yang berjalan baru penggunaan perahu, mesin, dan kendaraan operasional. Untuk fasilitas dalam kawasan belum digunakan maksimal karena keterbatasan modal,” jelasnya.

Ia menyebutkan, sistem pengelolaan yang diterapkan menggunakan skema sewa bagi anggota koperasi, dengan ketentuan adanya simpanan pokok dan simpanan wajib sesuai aturan yang berlaku.

Candra juga membuka peluang bagi investor maupun pihak ketiga untuk berkontribusi dalam mendukung operasional kampung nelayan tersebut ke depan.

Hal senada disampaikan perwakilan Dinas Perikanan Kabupaten Raja Ampat yang menegaskan bahwa optimalisasi seluruh fasilitas sangat bergantung pada dukungan permodalan.

Dengan progres pembangunan yang hampir rampung, Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan dapat segera dioperasikan secara maksimal guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan serta memperkuat sektor perikanan di Raja Ampat.

Penulis : Gin

Editor : A. Buendi

Sumber Berita: Komite Eksekutif Papua

Berita Terkait

Kantah Jayawijaya Lakukan Pengukuran Ulang Tanah Runway Bandara Wamena, Pastikan Presisi Data dan Kepastian Hukum
Kantah Jayawijaya Hadir dalam Mediasi Polres: Klarifikasi Teknis Pertanahan Distrik Asso Lokobal Jadi Fokus Utama
Kapolda Jermias Rontini Ingin Hidupkan Kembali Rumah Apung Kwatisore, Potensi Hiu Paus Nabire Didorong Jadi Ikon Wisata dan Penggerak Ekonomi Lokal
Kabut Asap Tebal di Lembah Baliem Ganggu Operasional Bandara Wamena, Jarak Pandang Turun hingga 500 Meter
Kupon BBM Dinilai Hambat Pelayanan, DPRK Jayawijaya Minta Pengawasan Ketat dan Koordinasi Lintas Instansi
Pendidikan Demokrasi Berkelanjutan: KPU Papua Pegunungan Tanamkan Kesadaran Politik Sejak Dini di Kalangan Pelajar SMA Kristen Wamena
Polres Nduga Hadir di Tengah Siswa SD Inpres Kenyam, Dorong Generasi Muda Tumbuh Disiplin, Taat Aturan, dan Berkarakter
Polres Paniai Komitmen Perkuat Sinergi Lintas Instansi, Dukung Satpol PP Tegakkan Perda dan Ciptakan Ketertiban Umum

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:51 WIT

Kantah Jayawijaya Lakukan Pengukuran Ulang Tanah Runway Bandara Wamena, Pastikan Presisi Data dan Kepastian Hukum

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:40 WIT

Kantah Jayawijaya Hadir dalam Mediasi Polres: Klarifikasi Teknis Pertanahan Distrik Asso Lokobal Jadi Fokus Utama

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:13 WIT

Kapolda Jermias Rontini Ingin Hidupkan Kembali Rumah Apung Kwatisore, Potensi Hiu Paus Nabire Didorong Jadi Ikon Wisata dan Penggerak Ekonomi Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:26 WIT

Kabut Asap Tebal di Lembah Baliem Ganggu Operasional Bandara Wamena, Jarak Pandang Turun hingga 500 Meter

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:09 WIT

Kupon BBM Dinilai Hambat Pelayanan, DPRK Jayawijaya Minta Pengawasan Ketat dan Koordinasi Lintas Instansi

Berita Terbaru