Gubernur Fakhiri: Koperasi Merah Putih Jadi Motor Ekonomi Kampung Papua

- Penulis

Jumat, 6 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Papua untuk mempercepat pembangunan Koperasi Merah Putih di seluruh wilayah Papua sebagai langkah strategis mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat kampung.

Penegasan tersebut disampaikan Gubernur Fakhiri usai melakukan pertemuan dengan Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, di Jakarta, dalam rangka penguatan implementasi program Koperasi Merah Putih yang merupakan salah satu program prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto.

Gubernur Fakhiri menyampaikan bahwa Provinsi Papua memiliki 999 kampung yang seluruhnya telah diupayakan untuk memiliki koperasi. Namun, khusus program Koperasi Merah Putih, hingga saat ini baru tersedia 10 gerai yang tersebar di tiga kabupaten/kota, yakni empat gerai di Kabupaten Keerom, lima gerai di Sentani, Kabupaten Jayapura, serta satu gerai di Kota Jayapura. Dari jumlah tersebut, baru satu gerai yang progres pembangunannya mendekati 50 persen.

“Setelah kembali ke Papua, kami akan melakukan peninjauan langsung ke lapangan untuk memastikan progres pembangunan gerai Koperasi Merah Putih,” kata Fakhiri di Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Lebih lanjut, Gubernur menekankan bahwa ketersediaan lahan yang tidak bermasalah menjadi salah satu persyaratan utama dalam pembangunan gerai Koperasi Merah Putih, mengingat setiap gerai membutuhkan lahan minimal seluas 1.000 meter persegi.

“Koperasi Merah Putih menjadi instrumen penting dalam percepatan peningkatan ekonomi masyarakat kampung. Gerai koperasi akan dilengkapi klinik, toko serbaguna, serta gudang sebagai pusat distribusi dan pelayanan,” tegasnya.

Menurut Gubernur, keberadaan koperasi akan membangun mata rantai ekonomi kampung, di mana petani dapat menjual hasil pertanian ke koperasi, kemudian ditampung melalui gudang dan disalurkan ke Bulog. Selain itu, masyarakat juga dapat memperoleh kebutuhan pokok melalui gerai koperasi di kampung masing-masing.

Program Koperasi Merah Putih juga terintegrasi dengan program penyediaan listrik desa dari pemerintah pusat, sehingga turut mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Ke depan, Pemerintah Provinsi Papua menargetkan Koperasi Merah Putih dapat hadir di seluruh sembilan kabupaten/kota di Papua. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi petani, nelayan, masyarakat perkebunan, serta pelaku UMKM diharapkan meningkat dan berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Gubernur Fakhiri juga menyatakan akan mengoordinasikan seluruh kepala daerah kabupaten/kota serta menginstruksikan Kepala Dinas Koperasi Provinsi Papua untuk lebih aktif mengawal pelaksanaan program Koperasi Merah Putih di setiap wilayah.

“Apabila lahan telah tersedia dan tidak bermasalah, kementerian terkait dapat segera melakukan pembangunan, sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat kampung,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah menyampaikan bahwa Menteri Koperasi Ferry Juliantono, atas arahan Presiden Prabowo Subianto, memfokuskan seluruh jajaran Kementerian Koperasi untuk menyukseskan program Koperasi Desa/Koperasi Merah Putih di seluruh Indonesia.

Khusus Papua, sebagai etalase Indonesia di kawasan Pasifik, menjadi perhatian khusus sehingga program-program nasional Kementerian Koperasi akan disinergikan secara intensif dengan Pemerintah Provinsi Papua dan pemerintah kabupaten/kota se-Papua.

Farida berharap akselerasi pelaksanaan program nasional di Papua dapat terus ditingkatkan melalui penguatan peran Dinas Koperasi, perpanjangan pendamping koperasi dan bisnis (PMO dan BA), percepatan pembangunan gerai koperasi, serta koordinasi yang efektif dan berkelanjutan.

“Kolaborasi antara program nasional dan visi misi Gubernur Papua diharapkan mampu mempercepat perbaikan di bidang ekonomi, kesehatan, pendidikan, serta kesejahteraan masyarakat Papua,” kata Farida. (*)

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Pemprov Papua

Berita Terkait

BCA Gelar Genera-Z Berbakti 2026, Mahasiswa UNCEN dan UNAIR Adu Inovasi Bangun Desa Wisata
Youth Camp HKBP Papua Dorong Kreativitas Generasi Muda Lewat Ecoprint
Dari Lima Distrik Menuju Fakultas Kedokteran: Harapan Baru Anak Mamberamo Tengah
Langkah Berani Bupati Yonas: Membuka Jalur Mandiri Kedokteran untuk Putra-Putri Asli Mamberamo Tengah
Pemkab Nduga Tegaskan Disiplin Guru: Data Tenaga Pendidik Dimutakhirkan
Aksi Jambret Berakhir di Laut, Polisi Gunakan Kapal Cepat untuk Tangkap Pelaku
Operasi Damai Cartenz-2026 Gelar Razia Senjata Tajam di Nabire
Pemerintah Kabupaten NDUGA melalui RSUD Elvrida Sara Kenyam Siapkan Dokter Spesialis Asli Nduga Melalui Kerja Sama Dengan UGM

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:10 WIT

BCA Gelar Genera-Z Berbakti 2026, Mahasiswa UNCEN dan UNAIR Adu Inovasi Bangun Desa Wisata

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:00 WIT

Youth Camp HKBP Papua Dorong Kreativitas Generasi Muda Lewat Ecoprint

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:18 WIT

Dari Lima Distrik Menuju Fakultas Kedokteran: Harapan Baru Anak Mamberamo Tengah

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:46 WIT

Langkah Berani Bupati Yonas: Membuka Jalur Mandiri Kedokteran untuk Putra-Putri Asli Mamberamo Tengah

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:01 WIT

Pemkab Nduga Tegaskan Disiplin Guru: Data Tenaga Pendidik Dimutakhirkan

Berita Terbaru