Daerah

FKUB Papua Tengah: Pembangunan Mako Polda Harus Segera Direalisasikan

NABIRE – Polda Papua Tengah bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Papua Tengah dan masyarakat, menggelar doa lintas agama di lokasi rencana pembangunan Markas Komando (Mako) Polda Papua Tengah, di Kampung Bumi Mulia, Distrik Wanggar, Kabupaten Nabire, Senin (27/7/2026).

Doa bersama dipimpin langsung Ketua FKUB Papua Tengah, Ignatius Robertus Adii, dan diikuti oleh lima perwakilan agama sebagai bentuk dukungan spiritual terhadap rencana pembangunan gedung Mako Polda Papua Tengah.

Usai memimpin doa, Ketua FKUB Papua Tengah, Ignatius Robertus Adii, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan Mako Polda Papua Tengah agar dapat segera terealisasi.

“FKUB Papua Tengah mendukung sepenuhnya rencana pembangunan Mako Polda Papua Tengah. Kami berharap seluruh proses yang sedang diupayakan dapat berjalan lancar sehingga pembangunan dapat segera dimulai. Kehadiran Mako Polda nantinya akan menjadi bagian penting dalam memperkuat pelayanan dan menjaga keamanan di Papua Tengah,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini mengatakan, pihaknya belum lama ini telah menyampaikan aspirasi kepada Komisi III DPR RI terkait usulan pembangunan Mako Polda Papua Tengah yang direncanakan masuk pada tahun anggaran 2027.

“Beberapa waktu lalu kami telah menyampaikan aspirasi kepada Komisi III DPR RI mengenai rencana pembangunan Mako Polda Papua Tengah. Kami berharap usulan tersebut mendapat dukungan sehingga pembangunan dapat direalisasikan pada tahun 2027,” kata Kapolda.

Kapolda juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendoakan dan mendukung proses pengajuan pembangunan tersebut agar berjalan sesuai harapan.

“Kami memohon doa dan dukungan dari FKUB, para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh personel Polda Papua Tengah agar proses pengajuan pembangunan ini dapat terealisasi dan nantinya pelaksanaan pembangunan berjalan dengan aman, lancar, dan membawa manfaat bagi masyarakat Papua Tengah,” ujarnya.

Menurut Kapolda, doa lintas agama ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol kebersamaan dan harapan seluruh masyarakat Papua Tengah terhadap hadirnya markas kepolisian yang representatif.

“Doa bersama lintas agama ini menjadi wujud persatuan, kebersamaan, dan ikhtiar kita bersama. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa meridai setiap langkah yang kita lakukan sehingga pembangunan Mako Polda Papua Tengah dapat segera terwujud demi pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” pungkasnya.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Pemkab Puncak Jaya Salurkan Bibit Pangan dan Ternak Ayam

Mulia, 28 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melalui Dinas Ketahanan Pangan menyerahkan bantuan…

1 jam ago

Guru Sekolah Minggu Tujuh Denominasi Terima Sertifikat Pelatihan

MULIA, 28 Juli 2026 – Tim Penggerak PKK Provinsi Papua Tengah melalui Kelompok Kerja (Pokja)…

2 jam ago

BKPSDM Nduga Tegaskan Pentingnya Kerapian Administrasi Calon ASN

Kenyam, 28 Juli 2026 – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Nduga resmi…

3 jam ago

Pelatihan Guru Sekolah Minggu di Gereja Emaus GIDI Mulia Berlangsung Interaktif

MULIA, 28 Juli 2026 – Pelatihan Metode Pengajaran bagi Guru-Guru Sekolah Minggu Lintas Tujuh Denominasi…

5 jam ago

Transformasi Digital: DWP Nduga Ikuti Sosialisasi E-Reporting Secara Nasional melalui Zoom Meeting

KENYAM, 28 Juli 2026 – Ketua dan Anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Nduga mengikuti…

6 jam ago

Pemprov Papua Pegunungan Tegaskan Dana Otsus Tak Bisa Dialihkan untuk Konflik dan Bencana

Wamena, 28 Juli 2026 – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan menegaskan bahwa penggunaan Dana Otonomi Khusus…

6 jam ago