FKUB Papua Tengah: Pembangunan Mako Polda Harus Segera Direalisasikan

- Penulis

Senin, 27 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NABIRE – Polda Papua Tengah bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Papua Tengah dan masyarakat, menggelar doa lintas agama di lokasi rencana pembangunan Markas Komando (Mako) Polda Papua Tengah, di Kampung Bumi Mulia, Distrik Wanggar, Kabupaten Nabire, Senin (27/7/2026).

Doa bersama dipimpin langsung Ketua FKUB Papua Tengah, Ignatius Robertus Adii, dan diikuti oleh lima perwakilan agama sebagai bentuk dukungan spiritual terhadap rencana pembangunan gedung Mako Polda Papua Tengah.

Usai memimpin doa, Ketua FKUB Papua Tengah, Ignatius Robertus Adii, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan Mako Polda Papua Tengah agar dapat segera terealisasi.

“FKUB Papua Tengah mendukung sepenuhnya rencana pembangunan Mako Polda Papua Tengah. Kami berharap seluruh proses yang sedang diupayakan dapat berjalan lancar sehingga pembangunan dapat segera dimulai. Kehadiran Mako Polda nantinya akan menjadi bagian penting dalam memperkuat pelayanan dan menjaga keamanan di Papua Tengah,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini mengatakan, pihaknya belum lama ini telah menyampaikan aspirasi kepada Komisi III DPR RI terkait usulan pembangunan Mako Polda Papua Tengah yang direncanakan masuk pada tahun anggaran 2027.

“Beberapa waktu lalu kami telah menyampaikan aspirasi kepada Komisi III DPR RI mengenai rencana pembangunan Mako Polda Papua Tengah. Kami berharap usulan tersebut mendapat dukungan sehingga pembangunan dapat direalisasikan pada tahun 2027,” kata Kapolda.

Kapolda juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendoakan dan mendukung proses pengajuan pembangunan tersebut agar berjalan sesuai harapan.

“Kami memohon doa dan dukungan dari FKUB, para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh personel Polda Papua Tengah agar proses pengajuan pembangunan ini dapat terealisasi dan nantinya pelaksanaan pembangunan berjalan dengan aman, lancar, dan membawa manfaat bagi masyarakat Papua Tengah,” ujarnya.

Menurut Kapolda, doa lintas agama ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol kebersamaan dan harapan seluruh masyarakat Papua Tengah terhadap hadirnya markas kepolisian yang representatif.

“Doa bersama lintas agama ini menjadi wujud persatuan, kebersamaan, dan ikhtiar kita bersama. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa meridai setiap langkah yang kita lakukan sehingga pembangunan Mako Polda Papua Tengah dapat segera terwujud demi pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” pungkasnya.

Penulis : Gin

Editor : A. Buendi

Sumber Berita: Polda Papua Tengah

Berita Terkait

Rakor Menkopolhukam: Wabup Lanny Jaya Dorong Penanganan Humanis dan Tuntas Paska Konfli di Jayawijaya
40 Personel Dikerahkan, Massa Mulai Bubarkan Diri di Ilaga
Dana Desa Memicu Kericuhan, Sejumlah Kantor di Puncak Hangus Terbakar
Mediasi Pertanahan: Kantah Jayawijaya Dorong Penyelesaian PTSL Secara Kekeluargaan
Kantah Jayawijaya Ikuti Evaluasi Strakom dan Kepegawaian BPN Papua
Kapolda Papua Tengah: Pengamanan Freeport Tidak Boleh Cuma Tunggu Gangguan!
Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Satpol-PP Puncak Jaya Raih Juara I Turnamen Voli Putra
Wabup Mus Kogoya: Sportivitas dan Kebersamaan Lebih Penting dari Kemenangan

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:09 WIT

Rakor Menkopolhukam: Wabup Lanny Jaya Dorong Penanganan Humanis dan Tuntas Paska Konfli di Jayawijaya

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:42 WIT

40 Personel Dikerahkan, Massa Mulai Bubarkan Diri di Ilaga

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:58 WIT

Dana Desa Memicu Kericuhan, Sejumlah Kantor di Puncak Hangus Terbakar

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:03 WIT

Mediasi Pertanahan: Kantah Jayawijaya Dorong Penyelesaian PTSL Secara Kekeluargaan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:48 WIT

Kantah Jayawijaya Ikuti Evaluasi Strakom dan Kepegawaian BPN Papua

Berita Terbaru

betcio   jojobet   jojobet   jojobet   jojobet