Evakuasi Selesai, Dugaan Keterlibatan KKB Yahukimo, Aparat Lanjutkan Penegakan Hukum

- Penulis

Kamis, 12 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOROWAI, PAPUA SELATAN – Di tengah duka yang menyelimuti wilayah pedalaman Papua, aparat gabungan memastikan satu hal: keselamatan warga adalah prioritas. Pagi ini, respons cepat Operasi Damai Cartenz 2026 membuahkan hasil. Area Bandara Korowai Batu berhasil diamankan, dan proses evakuasi korban telah dituntaskan, Kamis (12/2/2026) pagi.

Sejak pukul 06.00 WIT, personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 yang dibantu unsur TNI telah memasuki lokasi dan menguasai situasi di sekitar bandara. Fokus utama adalah mengevakuasi dua awak pesawat perintis yang menjadi korban dalam insiden penembakan yang terjadi sehari sebelumnya.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa langkah cepat diambil untuk memastikan situasi tidak semakin meluas.

“Sejak pagi personel kami sudah berhasil mengamankan area bandara dan mengevakuasi kedua korban ke Timika. Keselamatan masyarakat dan stabilitas wilayah menjadi prioritas utama kami,” tegasnya.

Kedua jenazah telah diterbangkan ke Timika untuk proses identifikasi dan autopsi. Setelah pemulasaraan selesai, jenazah akan diberangkatkan ke Jakarta untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Sementara itu, seluruh penumpang pesawat yang berjumlah 13 orang dipastikan selamat. Mereka merupakan warga lokal yang segera mengamankan diri dan telah kembali ke rumah masing-masing.

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., dalam keterangannya menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan secara terpadu bersama unsur TNI.

“Alhamdulillah, pagi ini pasukan sudah masuk dan mengamankan lokasi termasuk pesawat. Evakuasi korban sudah selesai dilaksanakan. Saat ini kami fokus pada sterilisasi area dan memastikan situasi benar-benar kondusif,” ujarnya dari Bandara Tanah Merah.

Sebanyak 20 personel Ops Damai Cartenz diterjunkan ke lokasi dan diperkuat 12 personel Kopasgat TNI AU. Koordinasi lanjutan juga dilakukan dengan jajaran TNI AD untuk penguatan pengamanan, mengingat wilayah tersebut merupakan bandara perintis yang selama ini melayani akses vital masyarakat pedalaman.

Dampak psikologis turut dirasakan warga. Berdasarkan data sementara, 39 warga sempat mengungsi ke arah Senggo karena rasa takut. Aparat kini berupaya mensterilkan lokasi agar masyarakat dapat kembali beraktivitas normal, termasuk tenaga pendidik dan tenaga kesehatan yang selama ini menjadi tulang punggung pelayanan di wilayah tersebut.

“Setelah area kami amankan dan situasi dinyatakan kondusif, kami berharap warga yang mengungsi dapat kembali dan pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan seperti biasa,” tambah Kombes Yusuf.

Untuk sementara, penerbangan dari Tanah Merah menuju Bandara Korowai Batu dihentikan hingga situasi dinyatakan sepenuhnya aman. Berdasarkan hasil pendalaman awal, aparat menduga keterlibatan kelompok bersenjata yang mengatasnamakan diri sebagai KKB Yahukimo, termasuk kelompok yang dikenal dengan sebutan Batalion Kanibal dan Batalion Semut Merah yang dipimpin ELKIUS KOBAK. Sementara itu, aparat masih melakukan pemburuan terhadap kelompok pelaku yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.

Saat ini penyelidikan dan penegakan hukum terus berjalan secara terukur dan profesional. Aparat menegaskan bahwa negara hadir bukan hanya untuk menindak, tetapi juga untuk melindungi dan memulihkan rasa aman masyarakat.

Di pedalaman yang aksesnya terbatas dan fasilitasnya sederhana, langkah cepat hari ini menjadi penanda bahwa keselamatan warga Papua tetap menjadi perhatian utama. Situasi terus dipantau, dan aparat gabungan memastikan Korowai kembali tenang.

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Relawan TIK Papua Apresiasi Inovasi Digital Tiga Instansi di Kepulauan Yapen, Pelayanan Publik Kian Terbuka
Direktur RSUD Elvrida Sara Klarifikasi Kronologi Perawatan Simianus Karunggu, Tegaskan Pasien Sudah Mendapat Layanan Sebelum Dirujuk ke Wamena
Widya Kusmayanti: Anak Pandai Akademik Harus Dibekali Karakter Baik, SMAN 4 Jayapura Jadikan Pendidikan Karakter Prioritas Nomor Satu
Students Bible Meeting di Vila Kodam XVII/Cenderawasih: Persekutuan Oikumene Siswa SMAN 4 Jayapura Bekali Pengurus Baru dengan Materi Alkitab dan Semangat Kesatuan dalam Tuhan
Raker GAMKI di Wamena: Pemuda Kristen Papua Pegunungan Didorong Jadi Mitra Strategis Pemerintah dalam Membangun Persatuan dan Kedamaian
Gotong Royong Polres Intan Jaya dan Warga Sugapa: Kebersamaan Bangun Masjid Al Hudha Jadi Simbol Toleransi dan Persaudaraan
Gubernur John Tabo Hadiri Wisuda UNA’IM Yapis Wamena, Dorong Generasi Muda Papua Pegunungan Raih Pendidikan Tinggi
Distrik Ilu Bongkar dan Salurkan 10 Ton Beras Raskin, Pastikan Transparansi ke 20 Kampung Zona II

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:15 WIT

Relawan TIK Papua Apresiasi Inovasi Digital Tiga Instansi di Kepulauan Yapen, Pelayanan Publik Kian Terbuka

Senin, 12 Oktober 2026 - 06:05 WIT

Direktur RSUD Elvrida Sara Klarifikasi Kronologi Perawatan Simianus Karunggu, Tegaskan Pasien Sudah Mendapat Layanan Sebelum Dirujuk ke Wamena

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:52 WIT

Widya Kusmayanti: Anak Pandai Akademik Harus Dibekali Karakter Baik, SMAN 4 Jayapura Jadikan Pendidikan Karakter Prioritas Nomor Satu

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:38 WIT

Students Bible Meeting di Vila Kodam XVII/Cenderawasih: Persekutuan Oikumene Siswa SMAN 4 Jayapura Bekali Pengurus Baru dengan Materi Alkitab dan Semangat Kesatuan dalam Tuhan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:08 WIT

Raker GAMKI di Wamena: Pemuda Kristen Papua Pegunungan Didorong Jadi Mitra Strategis Pemerintah dalam Membangun Persatuan dan Kedamaian

Berita Terbaru