Emas Papua Barter Sabu, Kawasan Tambang Sasaran Empuk Peredaran Narkoba

- Penulis

Jumat, 11 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Reserse Narkoba Polda Papua, Kombes Pol Alfian. (Syaiful)

Direktur Reserse Narkoba Polda Papua, Kombes Pol Alfian. (Syaiful)

JAYAPURA – Direktorat Reserse Narkoba Polda Papua menyebut kawasan pertambangan telah menjadi sasaran empuk peredaran narkotika jenis sabu. Apalagi kawasan pertambangan banyak terdapat di wilayah bumi cenderawasih.

“Kalau ganja umumnya di perkotaan, sedangkan sabu ini cenderung peredarannya di kawasan pertambangan. Kita nggak bilang indikasi karyawan, tapi peredarannya di wilayah itu,” ungkap Direktur Reserse Narkoba Polda Papua, Kombes Pol Alfian di Jayapura, Jumat (11/4/2025).

Alfian bilang, efek sabu bagi pengguna, khususnya pekerja dapat memacu semangat bekerja. “Alasannya biar mereka enak saat kerja saja, bisa nyaman kerja, bisa sampai pagi kerjanya,” katanya.

Selain wilayah Mimika, peredaran sabu juga ditemukan di wilayah pertambangan lain. Ia mencontohkan di wilayah Boven Digoel, Papua Selatan. Modus operandinya, pelaku menggunakan alamat palsu dalam setiap pengiriman sabu.

“Sabu-sabu juga terdeteksi masuk Boven Digoel, barang dikirim menggunakan alamat palsu. Kita tahu pelakunya, namun tidak mengakui barang tersebut miliknya,” beber Alfian.

Usut punya usut, transaksi sabu di Boven Digoel dilakukan dengan cara barter menggunakan emas, bukan uang tunai. “Barter emas, tidak uang. Jadi sabu-sabu dibarter emas berapa gram,” terang Alfian.

Untuk pengguna sabu sendiri, Alfian mengemukakan bahwa rata-rata masyarakat non Papua. Sebaliknya pengguna narkotika jenis tanaman ganja, rata-rata pemuda lokal. “Yang kita tangkap selama ini begitu, mereka non Papua untuk sabu,” ungkapnya.

Selain Boven Digoel, peredaran sabu juga ditemukan di wilayah Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Biak Numfor, Papua hingga Nabire, Papua Tengah. Sementara ganja beredar di Kabupaten Yahukimo, Kota Jayapura, Pegunungan Bintang.

Alfian mengemukakan, sabu masuk ke Papua dari Jakarta, Makassar, Surabaya serta Madura. Ia bahkan menyebut, ada temuan sabu yang masuk dari Malaysia melalui Makassar. “Kalau yang dari Malaysia,” ucapnya.

Selama ini, Papua bukan menjadi tempat tujuan utama bandar sabu, melainkan hanya peredaran. Sementara tujuan utama bandar sabu sendiri adalah kota-kota besar, seperti Makassar, Jakarta, Medan, Manado hingga Riau.

“Papua bukan tujuan utama bandar sabu, tapi pengguna dan peredaran saja,” sambung Alfian menjelaskan. (*)

Penulis : Syaiful

Editor : Achmad

Berita Terkait

Kapolda Papua Tengah Ikut Rayakan HUT Polwan Bersama Anak-anak Banti
Respons Darurat Lebih Cepat, TNI Lengkapi Jayawijaya dengan Armada Damkar
BNPB Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Nduga, Kodim 1706/Nduga Dukung Proses Pendistribusian
Kolaborasi SAGA dan Persipura: Sinergi Ekosistem Tanah Papua
Pdt. Johny Sugiana Nahkodai Fochim Kota Jayapura
Gubernur John Tabo Buka Rakerprov Perdana KONI Papua Pegunungan, Tegaskan Fondasi Pembinaan Olahraga
Belasan Tanaman Ganja Terungkap, Polisi Fokus Ungkap Jaringan Pemilik
Rakerprov Perdana KONI Papua Pegunungan Siap Digelar di Wamena

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 15:53 WIT

Kapolda Papua Tengah Ikut Rayakan HUT Polwan Bersama Anak-anak Banti

Rabu, 2 September 2026 - 07:39 WIT

Respons Darurat Lebih Cepat, TNI Lengkapi Jayawijaya dengan Armada Damkar

Selasa, 1 September 2026 - 15:47 WIT

BNPB Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Nduga, Kodim 1706/Nduga Dukung Proses Pendistribusian

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:30 WIT

Kolaborasi SAGA dan Persipura: Sinergi Ekosistem Tanah Papua

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:09 WIT

Pdt. Johny Sugiana Nahkodai Fochim Kota Jayapura

Berita Terbaru