MULIA-Beberapa pekan lalu sejumlah massa melakukan intervensi dan sweeping kepada penduduk yang ingin mendapatkan layanan kependudukan. Hal ini membuat sejumlah masyarakat mengalami kesulitan khususnya masyarakat lain yang ingin mendapatkan layanan selain untuk mengurus persyaratan masuk CPNS 2024.
Selepas aksi damai yang langsung mendapatkan respon dan dukungan, ditemui media Kepala Dinas Dukcapil, Periya Wonorengga, S. IP, M. AP mengungkapkan bahwa pihaknya masih tetap melakukan pelayanan seperti biasa. “Agar masyarakat tidak mudah terpengaruh dengan isu-isu yang beredar terkait pemberkasan penerimaan CPNS” Imbuhnya.
Periya juga menambahkan agar sejumlah pihak menahan diri dan ikut menjaga situasi sebagaimana yang disampaikan Pj. Bupati dan, Pj. Sekda.
“Sampai saat ini belum ada pengumuman resmi dan pemberitahuan terkait penerimaan CPNS oleh BKD” tekannya. Ia menyampaikan bahwa masyarakat yang datang ke Disdukcapil bukan hanya ingin mendaftar CPNS, tapi juga keperluan lain seperti pembaruan kependudukan, urus akta kelahiran dan kematian, pensiun dan sebagainya. Sehingga ia berharap agar kelompok yang ada juga memahami dan tidak menghalangi pelayanan publik.
Pihaknya juga menekankan agar pengurusan kependudukan jangan melalui calo atau oknum tertentu.
Diketahui akibat isu hoax yang beredar bahwa pemberkasan harus segera dikumpulkan, membuat Dinas Dukcapil mengalami penumpukan antrian akibat masyarakat yang datang beramai ramai membuat KTP.
“Masyarakat harus pahami bahwa kemampuan kami terbatas. Kami Disdukcapil tetap melayani tapi tidak dengan tergesa-gesa dan terburu-buru” jelasnya.
Pihaknya juga mengharapkan adanya dukungan pengamanan. “Dinas Dukcapil membutuhkan pengamanan baik dari Apkam maupun Satpol PP akibat menumpuknya masyarakat yang datang untuk mengurus pemberkasan, meskipun saat ini pendaftaran CPNS belum jelas” tambahnya.(Naya)
Wamena – Gugatan praperadilan yang diajukan kuasa hukum mantan Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten…
TIMIKA – Kesan pertama yang dirasakan Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak saat menginjakkan kaki…
Nduga – Pemerintah Kabupaten Nduga melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan menyalurkan bantuan pangan berupa 4…
Dokome, 17 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak,…
Wuyuneri, 15 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak…
Lombok Barat, 16 Juli 2026 – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sinergi…