Datangi Polda Papua, Puluhan Pemuda MInta Kasus KDRT Cawabup Segera Diproses Hukum

- Penulis

Sabtu, 7 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA – Puluhan pemuda dan pemudi menggelar aksi damai di halaman Mapolda Papua, Jumat (12/6/2024) siang. Mereka menuntut pihak Kepolisian segera memproses hukum oknum Calon Wakil Gubernur Papua berinisial YB, yang diduga telah melakukan kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terhadap istrinya, GR dan juga tindakan asusila terhadap kakak iparnya.

Para pemuda ini datang dan berorasi tepat di pintu gerbang Mapolda Papua lama. Tampak sejumlah poster dan spanduk yang dibawa oleh mereka dan diantaranya bertuliskan “Aksi Damai, menuntut tegas pihak kepolisian agar segera memproses oknum yang terindikasi melakukan KDRT, dalam hal ini oknum berinisial YB, sesuai undang-undang undang-undang yang berlaku”, lalu ada juga “Mencintai istri tidak berarti memiliki hak untuk menyakiti”.

“Kehadiran kami di sini untuk menyuarakan hak perempuan, dimana calon pemimpin kita (cawagub Papua) telah melakukan tindakan kekerasan terhadap perempuan yang bukan istrinya. Kami berharap polisi dapat memproses hal terkait dan mengusut tuntas kasus ini,” tegas salah satu perwakilan perempuan dalam orasinya.

Sementara itu Kompol Diaritz Felle, Kasubdit 4 Renakta Dirkrimum Polda Papua, menegaskan terkait kasus KDRT sementara dalam penanganannya.

“Doakan kami semoga bisa mengusut kasus ini hingga tuntas. Kasusnya sementara sedang berjalan, dimana sejumlah saksi termasuk pelapor (istri korban) sudah kami mintai keterangan,” tegas Kompol Diaritz.

Seperti diketahui, Cawagub Papua YB yang juga masih berstatus sebagai Bupati Kabupaten Waropen ini, dilaporkan ke Mapolda Papua oleh istrinya, GR atas kasus dugaan KDRT dan tindakan asusila yang terjadi pada Minggu, 1 Desember 2024 lalu di salah satu hotel yang berada di Serui, Kabupaten yapen.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Benny Adi Prabowo dalam rilis persnya menjelaskan kronologi kejadian berawal ketika pelapor GR pada minggu dini hari diminta oleh pelaku datang ke hotel untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi di rumah tangganya.

Saat di hotel, korban masuk ke kamar dipaksa untuk minum alkohol, namun korban menolak.

Korban yang merasa curiga, kemudian membuka pintu kamar dan mendapati kakaknya dalam kondisi mabuk berat.

“Lalu pelaku dengan paksa membuka pakaian korban dan memaksa korban untuk melakukan hubungan badan dengan kakak korban namun korban tidak mau, dan berusaha melarikan diri dari dalam kamar hotel tersebut,” ungkap Benny, Kamis (12/5/2024).

Lebih lanjut Kombes Benny menyampaikan ketika ada kesempatan, korban melarikan diri dan pulang ke rumah. Sekitar pukul 04.00 WIB pelaku datang ke rumah korban dan melakukan kompresi hingga korban pingsan.

“Pelaku menelepon korban dan menyuruh korban untuk datang lagi ke hotel namun korban tidak mau. Pelaku kemudian mengancam akan kembali memukulinya,” jelasnya.

 

Karena takut, korban akhirnya dengan menggunakan speed langsung menuju ke Kabupaten Biak dan kemudian melapor ke Polres setempat.
Setelah menerima laporan dari korban, Polres Biak Numfor menerima informasi tersebut dan melimpahkan kasus tersebut ke Direktorat Kriminal Umum Polda Papua.

“Polres Biak Numfor telah melimpahkan kasus tersebut ke Ditreskrimum Polda Papua, sedangkan untuk pelaku disangkakan Pasal 46 Jo Pasal 8 huruf a dan atau Pasal 44 ayat (1) Jo Pasal 5 huruf a Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau denda paling banyak Rp 15.000.000,00 (lima belas juta rupiah),” pungkas Kombes Benny.**

Berita Terkait

Puluhan Personel Brimob Kawal Mediasi di Bokondini Kabupaten Tolikara
Aspirasi Pejuang Pepera Menggema di Hadapan Wapres: Harapan untuk Generasi dan Budaya
Audiensi Strategis di Wamena: Papua Pegunungan Mantapkan Langkah Jaga Hutan dan Wujudkan Target NDC Nasional
Liga 4 Papua Pegunungan Berjalan Lancar, Ketua Askab Dorong Sportivitas
Papua Pegunungan Gelar Sosialisasi Beasiswa ADIK dan AMN 2026 di Wamena
Buka Seleksi Jabatan PTP, Wabup Fredi Tabuni Tegaskan Pentingnya Pemimpin Berintegritas untuk Kemajuan Lanny Jaya
Wamendagri Pastikan Pembangunan KIPP Papua Pegunungan Dimulai 2026
Tegas! Pemprov Papua Desak BPJS Benahi Pelayanan dan Klaim Rumah Sakit

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 16:36 WIT

Puluhan Personel Brimob Kawal Mediasi di Bokondini Kabupaten Tolikara

Kamis, 5 Maret 2026 - 17:20 WIT

Aspirasi Pejuang Pepera Menggema di Hadapan Wapres: Harapan untuk Generasi dan Budaya

Rabu, 4 Maret 2026 - 21:13 WIT

Audiensi Strategis di Wamena: Papua Pegunungan Mantapkan Langkah Jaga Hutan dan Wujudkan Target NDC Nasional

Jumat, 20 Februari 2026 - 07:25 WIT

Liga 4 Papua Pegunungan Berjalan Lancar, Ketua Askab Dorong Sportivitas

Kamis, 12 Februari 2026 - 06:12 WIT

Papua Pegunungan Gelar Sosialisasi Beasiswa ADIK dan AMN 2026 di Wamena

Berita Terbaru