Audiensi Strategis di Wamena: Papua Pegunungan Mantapkan Langkah Jaga Hutan dan Wujudkan Target NDC Nasional

- Penulis

Rabu, 4 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamena, 4 Maret 2026 – Gubernur Papua Pegunungan, John Tabo, menerima audiensi perwakilan Kementerian Kehutanan Republik Indonesia di Ruang Rapat Gubernur, Rabu (4/3). Pertemuan tersebut membahas dukungan daerah terhadap pencapaian Nationally Determined Contributions (NDC), khususnya melalui program Indonesia FOLU Net Sink 2030.

Audiensi tersebut turut dihadiri oleh Penjabat Sekretaris Daerah, para Asisten Sekda, Staf Ahli Gubernur, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan.

Dalam arahannya, Gubernur John Tabo mengapresiasi kehadiran tim Kementerian Kehutanan dan menegaskan pentingnya tindak lanjut konkret dari pertemuan tersebut melalui pelaksanaan workshop yang telah disepakati bersama.

“Pertemuan ini harus kita tindak lanjuti dengan serius melalui workshop. Ini penting sekali karena kondisi geografis kita di Papua Pegunungan didominasi wilayah pegunungan dan kawasan hutan yang harus dijaga bersama,” tegas Gubernur.

Ia menyoroti kondisi hutan di wilayah pegunungan yang selama ini mengalami tekanan akibat penebangan kayu untuk kebutuhan pembangunan. Menurutnya, perubahan pola pembangunan harus segera dilakukan agar kelestarian hutan tetap terjaga.

“Hutan-hutan dengan kayu besar yang usianya ribuan tahun sudah banyak ditebang. Kalau setiap hari kita ambil kayu, lama-lama habis. Sekarang ada rencana pembangunan 2.200 rumah, ini mau bangun dengan apa? Kita harus pikirkan solusi. Saya mendorong agar pembangunan ke depan lebih banyak menggunakan baja ringan sebagai alternatif, supaya hutan lindung tetap terjaga,” ujarnya.

Gubernur juga menekankan perlunya solusi yang adil (win-win solution) antara kebutuhan pembangunan dan perlindungan hutan. Ia mengusulkan komposisi penggunaan material, yakni sebagian menggunakan baja ringan dan sebagian kayu, disesuaikan dengan kondisi serta peruntukan masyarakat.

Menurutnya, pembangunan harus tetap berjalan tanpa mengabaikan aspek hukum dan kelestarian lingkungan. Ia juga mendorong agar program penanaman dan penghijauan kembali terus digalakkan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama menjaga kawasan hutan.

Sementara itu, Dewan Penasehat Ahli Tim Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 dari Kementerian Kehutanan menjelaskan bahwa audiensi tersebut merupakan tindak lanjut dari perintah Menteri Kehutanan untuk melakukan sosialisasi dan workshop di Provinsi Papua Pegunungan.

“Kami hadir menyampaikan surat dari Bapak Menteri dalam rangka melaksanakan sosialisasi dan workshop Indonesia FOLU Net Sink 2030. Dalam pertemuan hari ini telah disepakati bahwa kegiatan tersebut akan dilaksanakan di Wamena pada 21 dan 22 April 2026,” jelasnya.

Ia menerangkan bahwa program FOLU Net Sink 2030 merupakan bagian dari komitmen Indonesia dalam menurunkan emisi gas rumah kaca melalui aksi mitigasi di sektor kehutanan dan penggunaan lahan.

Terdapat tiga aksi utama dalam program tersebut, yakni:

1.Aksi penurunan emisi melalui pencegahan deforestasi dan kebakaran hutan.

2.Aksi mempertahankan hutan yang masih ada melalui pengamanan dan patroli.

3.Aksi peningkatan cadangan karbon melalui rehabilitasi, reforestasi, dan penanaman hutan baru.

Menurutnya, tujuan akhir dari program ini adalah memastikan hutan yang masih terjaga tetap lestari sekaligus menambah kawasan hutan baru melalui kegiatan rehabilitasi berkelanjutan.

Ia menambahkan, Gubernur Papua Pegunungan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program tersebut. Dalam pelaksanaannya nanti, seluruh bupati di wilayah Papua Pegunungan akan diundang untuk memberikan kontribusi nyata dalam mendukung aksi mitigasi perubahan iklim di daerah.

 

Penulis : Kaleb Lau

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Pemprov Papua Pegunungan

Berita Terkait

Bupati Nduga Siapkan Generasi Dokter Spesialis Asli Daerah, Perkuat Kerja Sama dengan RS Universitas Hasanuddin dan UGM
Wamendagri Luruskan Persepsi: OAP Tidak Bisa Disebut Minoritas
Ketua Sinode GIDI Resmikan dan Buka Gedung Gereja Jemaat GIDI Agape Eo Wiyuneri
Gubernur Papua Pegunungan Pastikan Perdamaian Konflik Jayawijaya Digelar 23 Mei di Mapolres Jayawijaya
Velix Wanggai Dorong “MBG Rasa Papua”, Program Gizi Nasional Dinilai Jadi Motor Ekonomi dan Penyerapan Tenaga Kerja di Papua Pegunungan
Polres Intan Jaya Awasi Ketat Distribusi Beras Bulog dan Minyak Kita ke Sugapa
Kericuhan Usai Laga Persipura vs Adhyaksa FC, Polda Papua Bergerak Cepat Amankan Situasi
Plt Kapolres Puncak Jaya Bersama TNI Gelar Patroli Dialogis Jalan Kaki di Distrik Mulia

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:16 WIT

Bupati Nduga Siapkan Generasi Dokter Spesialis Asli Daerah, Perkuat Kerja Sama dengan RS Universitas Hasanuddin dan UGM

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:42 WIT

Wamendagri Luruskan Persepsi: OAP Tidak Bisa Disebut Minoritas

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:55 WIT

Ketua Sinode GIDI Resmikan dan Buka Gedung Gereja Jemaat GIDI Agape Eo Wiyuneri

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:08 WIT

Gubernur Papua Pegunungan Pastikan Perdamaian Konflik Jayawijaya Digelar 23 Mei di Mapolres Jayawijaya

Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:09 WIT

Velix Wanggai Dorong “MBG Rasa Papua”, Program Gizi Nasional Dinilai Jadi Motor Ekonomi dan Penyerapan Tenaga Kerja di Papua Pegunungan

Berita Terbaru