Daerah

Dari Alat Berat ke Bibit Padi: Ones Pahabol Gerakkan Wamena untuk Swasembada Beras

Wamena, 10 November 2025 — Upaya membangkitkan kembali kejayaan sektor pertanian di Lembah Baliem kini mulai terlihat nyata. Wakil Gubernur Papua Pegunungan, Ones Pahabol, meninjau langsung kegiatan pembukaan lahan persawahan seluas 800 hektar di Tulem Distrik Witawaya, Kabupaten Jayawijaya, Senin (10/11).

Dalam arahannya, Ones Pahabol menyebut kawasan Tulem memiliki posisi strategis sebagai “jantung kota Wamena”, sehingga sangat tepat dijadikan salah satu sentra produksi pangan baru di Papua Pegunungan. “Tadi kami sudah melihat langsung kesiapan pembukaan lahan, baik di Tulem maupun di Aragolik. Rencana besar kita adalah membuka sekitar 2.000 hektar persawahan di Wamena yang tersebar di beberapa distrik seperti Pyramid, Kurulu, Pisugi, Siepkosi, Pugima, Libarek, Muai, Minimo, dan salah satunya di Witawaya,” ujarnya.

Ones menegaskan, langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk menghidupkan kembali semangat bertani masyarakat pegunungan, yang pada masa lalu dikenal sebagai penghasil padi terbesar di wilayah tersebut. “Sekitar enam puluh tahun lalu, Wamena adalah lumbung padi. Para petani bekerja keras dan sawah-sawah kita produktif. Sekarang, kita bangkitkan lagi semangat itu agar Wamena punya stok beras yang cukup, bukan hanya untuk Papua Pegunungan, tapi juga bisa menopang kebutuhan nasional,” tuturnya.

Ia juga menegaskan bahwa program pembukaan lahan ini murni untuk kepentingan ekonomi rakyat dan tidak memiliki unsur politik apa pun. “Ini murni untuk kepentingan masyarakat. Tanah yang digunakan tetap milik warga, pemerintah hanya meminjam pakai untuk kepentingan bersama,” jelasnya.

Lebih lanjut, Wakil Gubernur menyampaikan bahwa program ini diharapkan dapat menjadi penggerak ekonomi baru di Papua Pegunungan. Selain memperkuat ketahanan pangan, kegiatan pembukaan lahan juga akan menyerap banyak tenaga kerja lokal. “Dengan adanya proyek ini, banyak anak-anak muda putra daerah bisa terlibat langsung, baik sebagai operator alat berat maupun tenaga lapangan. Bahkan, mereka nantinya bisa menjadi mentor di kabupaten lain di Papua Pegunungan,” kata Ones.

Ia berharap proses pembukaan lahan dapat rampung pada bulan Desember tahun ini agar penanaman padi bisa segera dilakukan. “Kita ingin bergerak cepat. Begitu lahannya siap, kita langsung tanam agar manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Kehadiran Wakil Gubernur dalam peninjauan tersebut sekaligus menjadi simbol komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi masyarakat Papua Pegunungan. Dengan dukungan semua pihak, Ones optimistis program ini akan menjadi tonggak baru kebangkitan pangan dari Bumi Pegunungan Tengah.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

PN Jayapura Nyatakan Penetapan Tersangka LL Sah Menurut Hukum

Wamena – Gugatan praperadilan yang diajukan kuasa hukum mantan Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten…

15 jam ago

Kapolres Mimika Terkesan Wajah Bersih Kampung Kokona

TIMIKA – Kesan pertama yang dirasakan Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak saat menginjakkan kaki…

15 jam ago

Distrik Yigi, Dal, Mbua, dan Mbulmu Yalma Terima Bantuan Beras dari Pemkab Nduga

Nduga – Pemerintah Kabupaten Nduga melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan menyalurkan bantuan pangan berupa 4…

16 jam ago

Sosialisasi Perlindungan Perempuan dan Anak Digelar di Distrik Dokome

Dokome, 17 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak,…

18 jam ago

Dana Otsus 2026 Dukung Penguatan Data Gender dan Anak di Wuyuneri

Wuyuneri, 15 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak…

18 jam ago

Papua Pegunungan Perkuat Sinergi Nasional di Munaslub APPSI 2026

Lombok Barat, 16 Juli 2026 – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sinergi…

19 jam ago