Cegah Aksi Susulan, Polres Jayawijaya Antar Langsung Jenazah Korban Penyerangan di Muai

- Penulis

Rabu, 3 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEEROM – Cegah adanya aksi susulan, Polres Jayawijaya antar langsung dua jenazah korban penyerangan yang terjadi di Muai ke rumah duka masing-masing, Selasa (02/01) siang.

Korban pertama diantar ke Kampung Raboda, Distrik Asologaima dan untuk korban kedua dibawa ke Kampung Muai, Distrik Hubikiak yang diantar langsung oleh Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo, S.I.K bersama Pj. Gubernur Papua Pegunungan Velix Vernando Wanggai, Dandim 1702/Jayawijaya Letkol Cpn Athenius Murip, S.H., M.H., dan Sekda Jayawijaya Thonny M. Mayor,S.Pd.,MM.

Kapolres Jayawijaya menyatakan bahwa hari ini pihaknya telah mengantarkan dua jenazah korban ke rumah duka masing-masing. Kami antar langsung guna mencegah adanya massa yang dapat memancing adanya aksi lanjutan.

“Saya bersama bapak Pj. Gubernur Papua Pegunungan, Dandim serta bapak Sekda Jayawijaya datang langsung ke rumah duka untuk memberikan himbauan kepada pihak keluarga korban untuk tetap tenang dan tidak melakukan aksi balasan dan mengajarkan masalah ini dapat diselesaikan dengan kepala dingin,” ucap Kapolres Jayawijaya.

Selain itu, para tokoh LMA, tokoh masyarakat juga tokoh agama turut dilibatkan agar pihak yang bertikai dapat menahan diri dan tidak melakukan aksi saling serang yang dapat merugikan masyarakat serta melakukan koordinasi terkait upaya penyelesaian masalah tersebut.

“Terkait korban dari Kampung Araboda, Pihak keluarga telah melakukan Pemalangan jalan di depan rumah sehingga akses jalan tidak bisa dilewati. Namun kami melalui Kapolsek Asologaima terus melakukan upaya agar Pemalangan jalan dapat dibuka kembali,” ujar Kapolres Jayawijaya.

Kapolres juga menambahkan terkait jumlah korban terbaru akibat penyerangan yang dilakukan keluarga korban pembunuhan di Muai ada sebanyak 18 orang berdasarkan data yang didapatkan dari rumah sakit dengan rincian 2 (dua) orang meninggal dunia, 4 (empat) orang dirawat diruang ICU, 3 (tiga) orang dirawat diruang IGD, 1 (satu) orang dirawat di Bangsal bedah dan 8 (delapan) orang lainnya telah dipulangkan.

“Untuk situasi di lokasi pertikaian yang berada di Kampung Musaima Muai untuk saat ini masih kondusif, namun terjadi aksi pemalangan jalan di Kampung Araboda, Distrik Asologaima dan Kampung Manda, Distrik Bugi Kabupaten Jayawijaya pasca kejadian tersebut,” imbuhnya.(*)

Penulis : Ginting

Editor : A. Buendi

Berita Terkait

Operasi Cinta Damai Noken, Polres Puncak Hadirkan Kepedulian dan Kedekatan dengan Warga Misimaga
Ledakan Diduga Bom PD II di Biak: 5 Tewas, 3 Hilang, dan 6 Rumah Hancur
Terduga Anggota KKB Kodap VIII Intan Jaya Berinisial EK Diamankan di Kampung Bilogai
BCA Gelar Genera-Z Berbakti 2026, Mahasiswa UNCEN dan UNAIR Adu Inovasi Bangun Desa Wisata
Youth Camp HKBP Papua Dorong Kreativitas Generasi Muda Lewat Ecoprint
Dari Lima Distrik Menuju Fakultas Kedokteran: Harapan Baru Anak Mamberamo Tengah
Langkah Berani Bupati Yonas: Membuka Jalur Mandiri Kedokteran untuk Putra-Putri Asli Mamberamo Tengah
Pemkab Nduga Tegaskan Disiplin Guru: Data Tenaga Pendidik Dimutakhirkan

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 08:37 WIT

Operasi Cinta Damai Noken, Polres Puncak Hadirkan Kepedulian dan Kedekatan dengan Warga Misimaga

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:06 WIT

Ledakan Diduga Bom PD II di Biak: 5 Tewas, 3 Hilang, dan 6 Rumah Hancur

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:51 WIT

Terduga Anggota KKB Kodap VIII Intan Jaya Berinisial EK Diamankan di Kampung Bilogai

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:10 WIT

BCA Gelar Genera-Z Berbakti 2026, Mahasiswa UNCEN dan UNAIR Adu Inovasi Bangun Desa Wisata

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:00 WIT

Youth Camp HKBP Papua Dorong Kreativitas Generasi Muda Lewat Ecoprint

Berita Terbaru