Ekonomi & Bisnis

Berawal dari Gunung hingga Pasar Global, BI Bawa Kopi Papua Mendunia Lewat Feskop 2025

JAYAPURA – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua terus berkomitmen mengangkat pamor kopi lokal hingga semakin terkenal di pasar global. Salah satunya lewat Festival Kopi (Feskop) 2025 yang akan digelar dalam waktu dekat ini.

Feskop 2025 merupakan gelaran kali kedelapan yang diinisiasi KPw BI Papua.  Festival ini mengusung tema “Dari Gunung, Lembah, Pantai hingga Pasar Global”, dengan melibatkan 45 Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Faturachman mempertegas komitmen Bank Indonesia menjadikan kopi sebagai salah satu indeks pertumbuhan ekonomi baru. Sumber ekonomi ini tak hanya bagi warga di Papua, melainkan juga wilayah Papua Pegunungan maupun Papua Tengah.

“Kita ingin Kopi Papua itu semakin mendunia, jadi itu kenapa ambisi kita mengirimkan delapan kopi dari berbagai macam daerah, semua sudah diroasting, sudah di Tokyo (Jepang), nanti tanggal 24 live. Harapan kita dengan impor promotion ini, kopi Papua semakin dikenal,” kata Faturachman di Jayapura, Selasa (19/8/2025).

Festival Kopi Papua merupakan platform terintegrasi hulu-hilir sebagai upaya pengembangan industri kopi Papua yang merupakan salah satu komoditas pendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah Papua.

Strategi pengembangan kopi secara end-to-end tersebut ditujukan agar kopi Papua mampu menembus pasar global melalui dukungan peningkatan produktivitas dan kualitas yang ditunjang. Dukungan dilakukan melalui riset, penerapan Good Agricultural Practices (GAP), SDM yang kompeten, market intelligence yang kuat, dan dukungan pembiayaan.

“Pelaksanaan Feskop 2025 dari tahun ke tahun terus menghadirkan inovasi, terutama dari sisi penyelenggaraan acara. Hal ini dilakukan untuk mendorong penguatan UMKM wilayah Papua, khususnya kopi agar mampu meningkatkan kapasitas dan kapabilitasnya, serta semakin berdaya saing,” ujar Faturachman.

Promosi Kopi Papua di Tokyo

Produk Kopi Papua. (Syaiful)

Kepala Tim Implementasi KEKDA BI Papua, Sasongko Agung Nugroho, menambahkan Festival Kopi Papua merupakan Regional High Level Event KPw BI Provinsi Papua ke-8. Festival ini telah diinisiasi sejak tahun 2018.

Feskop juga sebagai bentuk dukungan penyelenggaraan berbagai kegiatan flagship Bank Indonesia. Ia mencontohkan kegiatan Karya Kreatif Indonesia 2025, Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) 2025, QRIS Jelajah Indonesia, dan Cinta Bangga Paham Rupiah.

“Jadi tema dari Gunung, Lembah, Pantai hingga Pasar Global, kita ingin mendorong bagaimana kopi memberikan dampak terhadap perekonomian petani di gunung, lembah, hilirisasi di wilayah pantai hingga pasar global,” jelasnya.

Rangkaian Road to Feskop 2025 sudah berjalan sejak Mei dan berlanjut pelaksanaan Mini Feskop pada 24 Agustus. Pada momen yang sama juga dilaksanakan Papua Coffee Week di Kopi Kalyan Tokyo, Jepang.

“Papua Coffee Week kita akan bekerjasama Kopi Kalyan dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia di Tokyo. Ini bagaimana kita memperkenalkan dan memasarkan kopi Papua di Tokyo, Jepang. Agenda ini berlangsung dari 24 Agustus sampai 1 September 2025,” terang Agung.

Untuk agenda berikut, Sewindu Feskop “Tempo Doeloe” yang dilaksanakan pada awal September. Sementara puncak rangkaian Feskop 2025 akan digelar pada 20 September di Eks Terminal PTc Entrop.

“Sebenarnya kita ingin flashback 8 tahun perjalanan dari Feskop. Apa sih berbagai pencapaian atau kontribusi Festival Kopi dalam perekonomian dan perkembangan kopi di Papua,” ujar Agung sembari menambahkan Sewindu Feskop digelar di halaman Kantor Perwakilan BI Papua. (*)

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

DPR Papua Pegunungan Sambut Positif Raihan WTP Pemprov

Wamena, 18 Juni 2026 – DPR Papua Pegunungan memberikan apresiasi atas keberhasilan Pemerintah Provinsi Papua…

6 jam ago

DWP dan DP3KB Kabupaten Nduga Bersinergi Turunkan Risiko Stunting di Nduga

KENYAM, 18 Juni 2026 – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Nduga bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan,…

7 jam ago

Ikuti Sidak Pasar Gabungan, PKK Nduga: Pedagang Wajib Jual Produk Bergizi, Bukan Ancaman Kesehatan Anak

KENYAM, 18 Juni 2026 – Pemerintah Kabupaten Nduga bersama TP PKK menunjukkan komitmen kuat menjaga…

7 jam ago

Apresiasi Gubernur John Tabo: WTP Bukti Transparansi dan Akuntabilitas Papua Pegunungan

Wamena, 18 Juni 2026 – Gubernur Papua Pegunungan John Tabo menyampaikan apresiasi kepada BPK RI…

8 jam ago

Papua Pegunungan Kembali Raih Opini WTP dari BPK atas LKPD 2025

Wamena, 18 Juni 2026 – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian…

9 jam ago

Disperindagkop Nduga Gelar Sidak Pasar, Pastikan Harga Stabil dan Barang Layak Konsumsi

KENYAM, 18 Juni 2026 – Pemerintah Kabupaten Nduga melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM…

10 jam ago