Bantah Isu Palsu, Adamant Hotel Tegaskan Kepemilikan Sah Milik Richard Widjaya

- Penulis

Kamis, 13 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NABIRE – Manajemen ADAMANT HOTEL Nabire memberikan klarifikasi terkait beredarnya meme atau poster di media sosial yang mengaitkan kepemilikan hotel tersebut dengan Mantan Penjabat Gubernur Papua Tengah, Anwar Harun Damanik, S.STP., MM. Klarifikasi ini disampaikan pada Rabu (13/3/2025) untuk meluruskan informasi yang salah dan tidak bertanggung jawab.

“Yang perlu kami sampaikan pertama, yakni Fitnah Tak Berdasar Kami Manajemen ADAMANT HOTEL menegaskan bahwa meme atau poster yang beredar tidak memiliki dasar fakta yang kuat dan cenderung sebagai fitnah. ADAMANT HOTEL merasa dirugikan baik secara materiil maupun imateriil akibat berita bohong tersebut. Selain itu, Mantan Pj Gubernur Papua Tengah, Anwar Damanik, juga tidak memiliki keterkaitan dengan hotel ini,” ungkap Richard Wijata selaku pemilik hotel.

Poin kedua yang disampaikannya, ADAMANT HOTEL merupakan properti pribadi miliknya. Dimana ia sendiri telah tinggal di Nabire sejak Tahun 1985 dan berusaha di bidang properti, restoran, dan perdagangan umum. “Hotel ini sebelumnya bernama HOTEL JEPARA dan dibeli secara sah pada 25 Juni 2024 dengan proses pembelian yang dicatat oleh notaris dan tim kredit Bank Mandiri Cabang Nabire,” katanya.

Kemudian poin ketiga, ungkap Richard, Brand ADAMANT dipilih olehnya karena memiliki makna positif, yaitu Tidak Tergoyahkan atau Pantang Menyerah. Tidak ada kaitan antara nama ADAMANT dengan singkatan Bapak Anwar Damanik. Selain itu, brand ADAMANT juga digunakan dalam bisnis properti dan pariwisata di berbagai belahan dunia seperti Yunani, Rusia, dan Meksiko,” pungkasnya.

Ia berkesimpulan narasi yang mengarahkan bahwa Bapak Anwar Damanik memiliki ADAMANT HOTEL Nabire adalah hoax atau berita bohong. “Manajemen ADAMANT HOTEL menghimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dengan isu-isu yang muncul di media sosial,” lugasnya.

Dengan klarifikasi ini, lanjut Richard, diharapkan masyarakat dapat memahami fakta yang sebenarnya dan tidak terpengaruh oleh berita yang tidak benar. “Kami mengharapkan isu ini tidak lagi dikembangkan,” tutupnya.

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Berita Terkait

PN Jayapura Nyatakan Penetapan Tersangka LL Sah Menurut Hukum
Kapolres Mimika Terkesan Wajah Bersih Kampung Kokona
Distrik Yigi, Dal, Mbua, dan Mbulmu Yalma Terima Bantuan Beras dari Pemkab Nduga
Sosialisasi Perlindungan Perempuan dan Anak Digelar di Distrik Dokome
Dana Otsus 2026 Dukung Penguatan Data Gender dan Anak di Wuyuneri
Papua Pegunungan Perkuat Sinergi Nasional di Munaslub APPSI 2026
Satgas Gabungan Lumpuhkan KKB Kodap XVI Yahukimo, Senjata dan Amunisi Diamankan
Datangi Keluarga Korban Penikaman di Pomako, Kapolres Mimika Pastikan Tersangka Diproses Hukum

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:56 WIT

PN Jayapura Nyatakan Penetapan Tersangka LL Sah Menurut Hukum

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:31 WIT

Kapolres Mimika Terkesan Wajah Bersih Kampung Kokona

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:57 WIT

Distrik Yigi, Dal, Mbua, dan Mbulmu Yalma Terima Bantuan Beras dari Pemkab Nduga

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:03 WIT

Sosialisasi Perlindungan Perempuan dan Anak Digelar di Distrik Dokome

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:37 WIT

Dana Otsus 2026 Dukung Penguatan Data Gender dan Anak di Wuyuneri

Berita Terbaru

Daerah

Kapolres Mimika Terkesan Wajah Bersih Kampung Kokona

Sabtu, 18 Jul 2026 - 17:31 WIT