Meski di Lapas, Setiap Anak Berhak Mendapatkan Pelayanan Pendidikan yang Baik

- Penulis

Selasa, 31 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEEROM-Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPPAD) Provinsi Papua Christian Sohilait ST. M.Si menegaskan meski sebagai tahanan atau terpidana seorang anak harus dan berhak mendapatkan pelayanan pendidikan yang layak. Hal ini ditegaskannya setelah Peresmian Tempat Anak Binaan Belajar dan Merawat Mimpi (Tabea-Mami) di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Jayapura yang berada di Kabupaten Keerom, Selasa (31/10).

Tabea – Mambi adalah program bekerja sama antara LPKA Kelas II Kabupaten Jayapura dengan DPPAD Provinsi Papua, Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Dinas Pendidikan Kabupaten Keerom, Dinas Kesehatan Kabupaten Keerom, Kementerian Agama Keerom dan PKBM Rauboria.

“Tabea Mami adalah tempat anak bermain dan menggapai mimpi dan kegiatan ini diprakarsai oleh Kalapas Anak Keerom dan kita sudah MoU. Kegiatan ini tujuannya ada anak-anak di lapas ada dari hampir seluruh Tanah Papua tetapi jika mereka tinggal dalam waktu lama di lapas maka selama ini mereka tidak mendapatkan pelayanan pendidikan,”Tagasnya.

Maka dengan program ini nantinya anak yang ada di lapas tersebut akan mendapatkan pelayanan pendidikan secara nasional atau standar yang nantinya bekerja sama dengan pihaknya yang telah MoU sehingga nantinya ada pembelajaran formal yang didapatkan para anak yang ada di Lapas tersebut.

“Mereka harus mendapatkan pelayanan pendidikan secara formal. Oleh sebab itu kita sedang atur bagaimana mereka bisa sekolah didalam lapas sesuai standar nasioanal dan pada waktunya tiba mereka juga mendapatkan ijazah sehingga begitu bebas anak-anak ini dapat melanjutkan pendidikan atau bahkan mendapatkan pekerjaan yang baik atau meraih cita-citanya,”Tegasnya.

Dirinya mengapresiasi Kepala Lapas Anak Keerom, Dinas Pendidikan Keerom, Dinas Kesehatan Keerom dan Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura, Kemenkumham dan juga PKBM Rouboria yang telah bersama-sama membuat program tersebut.

“Ini adalah suatu trobosan yang sangat baik dimana kita berusama memastikan anak-anak ini meski dilapas hak pendidikannya tegap didapatkanya,”Pungkasnya.(*)

Penulis : Ginting

Editor : A. Buendi

Berita Terkait

PN Jayapura Nyatakan Penetapan Tersangka LL Sah Menurut Hukum
Kapolres Mimika Terkesan Wajah Bersih Kampung Kokona
Distrik Yigi, Dal, Mbua, dan Mbulmu Yalma Terima Bantuan Beras dari Pemkab Nduga
Sosialisasi Perlindungan Perempuan dan Anak Digelar di Distrik Dokome
Dana Otsus 2026 Dukung Penguatan Data Gender dan Anak di Wuyuneri
Papua Pegunungan Perkuat Sinergi Nasional di Munaslub APPSI 2026
Satgas Gabungan Lumpuhkan KKB Kodap XVI Yahukimo, Senjata dan Amunisi Diamankan
Datangi Keluarga Korban Penikaman di Pomako, Kapolres Mimika Pastikan Tersangka Diproses Hukum

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:56 WIT

PN Jayapura Nyatakan Penetapan Tersangka LL Sah Menurut Hukum

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:31 WIT

Kapolres Mimika Terkesan Wajah Bersih Kampung Kokona

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:57 WIT

Distrik Yigi, Dal, Mbua, dan Mbulmu Yalma Terima Bantuan Beras dari Pemkab Nduga

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:03 WIT

Sosialisasi Perlindungan Perempuan dan Anak Digelar di Distrik Dokome

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:37 WIT

Dana Otsus 2026 Dukung Penguatan Data Gender dan Anak di Wuyuneri

Berita Terbaru

Daerah

Kapolres Mimika Terkesan Wajah Bersih Kampung Kokona

Sabtu, 18 Jul 2026 - 17:31 WIT