Pemda Keerom Konsisten Terus Hadir di Tengah-tengah Para Petani

- Penulis

Sabtu, 16 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ARSO-Wakil Bupati Keerom, Wahfir Kosasih, menegaskan bahwa pemerintah Kabupaten Keerom akan terus berusaha hadir di tengah-tengah masyarakat untuk mengatasi persoalan kelangkaan bibit jagung yang sedang terjadi dan persoalan pertanian lainnya.

Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah Kabupaten Keerom telah bekerja sama dengan Bank Indonesia untuk mendukung sektor pertanian dan memfasilitasi pembibitan jagung melalui penanaman bibitan jagung yang dapat ditanam sebanyak empat kali dan telah dilakukan panen bersama di Kampung Sanggaria. Diharapkan, bantuan ini dapat membantu mengatasi persoalan kelangkaan bibit jagung serta meningkatkan produksi pertanian di Keerom.

“Kita akan tetap hadir bersama-sama petani.  masyarakat Keerom mayoritas adalah petani yang menggantungkan hidupnya dipertanian sehingga pemerintah wajib hadir,”Tegasnya.

Selain membantu mengatasi persoalan bibit jagung, pemerintah Kabupaten Keerom juga terus berupaya hadir bersama para petani untuk membantu menyelesaikan persoalan pertanian lainnya. Menurut Wahfir, petani merupakan bagian penting dari masyarakat Keerom, dan pemerintah wajib hadir untuk membantu mereka.

Beberapa upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Keerom melalui Dinas Pertanian adalah memberikan bantuan alat pertanian (alsintan) dan bibit, serta bantuan lainnya.

Upaya ini dilakukan untuk memperbaiki kondisi pertanian jagung di Keerom, dan hasilnya sudah mulai terlihat, seperti adanya pasar jagung yang menunggu hasil panen petani. Harga jagung yang stabil di atas Rp 6.500/Kg juga menjadi motivasi bagi petani untuk semakin giat dalam bercocok tanam.

Wahfir berharap bahwa kondisi ini dapat terus berlanjut dan bahkan semakin membaik di masa depan, terutama dengan adanya industri ternak yang mulai hadir di Jayapura dan Keerom. Dengan demikian, pertanian di Keerom akan semakin maju dan mandiri.(gin)

Penulis : Ginting

Editor : A. Buendi

Berita Terkait

PN Jayapura Nyatakan Penetapan Tersangka LL Sah Menurut Hukum
Distrik Yigi, Dal, Mbua, dan Mbulmu Yalma Terima Bantuan Beras dari Pemkab Nduga
Sosialisasi Perlindungan Perempuan dan Anak Digelar di Distrik Dokome
Dana Otsus 2026 Dukung Penguatan Data Gender dan Anak di Wuyuneri
Papua Pegunungan Perkuat Sinergi Nasional di Munaslub APPSI 2026
Satgas Gabungan Lumpuhkan KKB Kodap XVI Yahukimo, Senjata dan Amunisi Diamankan
Datangi Keluarga Korban Penikaman di Pomako, Kapolres Mimika Pastikan Tersangka Diproses Hukum
Gereja Bersatu: Hentikan Militerisasi, Utamakan Dialog di Papua
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:56 WIT

PN Jayapura Nyatakan Penetapan Tersangka LL Sah Menurut Hukum

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:57 WIT

Distrik Yigi, Dal, Mbua, dan Mbulmu Yalma Terima Bantuan Beras dari Pemkab Nduga

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:03 WIT

Sosialisasi Perlindungan Perempuan dan Anak Digelar di Distrik Dokome

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:37 WIT

Dana Otsus 2026 Dukung Penguatan Data Gender dan Anak di Wuyuneri

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:55 WIT

Satgas Gabungan Lumpuhkan KKB Kodap XVI Yahukimo, Senjata dan Amunisi Diamankan

Berita Terbaru

Daerah

Kapolres Mimika Terkesan Wajah Bersih Kampung Kokona

Sabtu, 18 Jul 2026 - 17:31 WIT