Wamendagri Ribka Haluk Minta Pemkab Intan Jaya Segera Tangani Kasus Penemuan Jenazah

- Penulis

Senin, 6 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk meminta Pemerintah Kabupaten Intan Jaya segera mengambil langkah cepat dan serius menyusul laporan penemuan sejumlah jenazah warga di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah. Pemerintah daerah juga diminta berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk mengusut tuntas peristiwa tersebut, sekaligus memastikan keamanan dan pelayanan sosial kepada masyarakat terdampak tetap berjalan.

“[berdasarkan isu ini] Masyarakat meminta untuk [Pemerintah dan aparat] segera melakukan penanganan. Jadi kami sebagai Wakil Menteri Dalam Negeri menyampaikan pemerintah daerah, dalam hal ini forkopimda, untuk segera melakukan penanganan [serius],” ujar Ribka di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri, Jakarta.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul perkembangan situasi keamanan di Kabupaten Intan Jaya setelah ditemukannya sejumlah jenazah warga dalam beberapa waktu terakhir.

Para korban tersebut adalah Elianus Agimbau, 20 tahun, seorang penginjil di Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) di Kampung Jenetapa, Distrik Agisiga, Kabupaten Intan Jaya. Elianus ditemukan masyarakat tergeletak dalam kondisi tak bernyawa di semak-semak yang ditutupi rerumputan, pada Rabu (1/7/2026).

Dihari yang sama satu korban ditemukan lagi dan telah teridentifikasi ialah Okto Tigau (19), warga Distrik Sugapa, yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak Senin (29/6/2026) dan ditemukan meninggal dunia di kawasan belakang Pos Habema, Distrik Sugapa.

Pada Kamis (2/7/2026), seorang Wanita yang sedang hamil tujuh bulan di Sugapa, Melkiana Duwitau, juga ditemukan tewas. Korban sempat dilarikan untuk menjalani operasi darurat demi menyelamatkan sang buah hati. Namun takdir berkata lain, bayi malang yang berada di dalam kandungan tersebut juga dinyatakan meninggal dunia.

Merespons kondisi tersebut, Ribka menegaskan penanganan perlu dilakukan secara menyeluruh. Selain mendukung langkah-langkah keamanan dan proses investigasi, pemerintah daerah juga diminta memastikan pelayanan sosial kepada masyarakat tetap berjalan.

“Jadi segera secara serius untuk melakukan penanganan. Baik itu penanganan [dalam bentuk] pelayanan sosialnya maupun juga mungkin dari sisi keamanan, investigasi, minta untuk pihak kepolisian misalnya untuk melakukan investigasi,” katanya.

Lebih lanjut, Ribka menegaskan pemerintah tidak ingin berspekulasi ataupun menyalahkan pihak tertentu sebelum hasil investigasi resmi diumumkan. Karena itu, seluruh proses pengungkapan fakta diserahkan kepada aparat yang berwenang.

“Dalam hal ini kami tidak ingin menyalahkan siapa-siapa, Saya sampaikan dukacita yang mendalam serta prihatin juga. Biarlah yang punya kewenangan dalam hal ini pihak keamanan untuk mengungkap yang sebenarnya terkait dengan adanya kronologis kematian beberapa masyarakat yang ada di Kabupaten Intan Jaya,” tegas Ribka.

Di akhir keterangannya, Ribka mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan mempercayakan penanganan situasi kepada pemerintah bersama aparat keamanan.

“Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap tenang dan menjalankan aktivitas seperti biasa. Biarkan pemerintah bersama aparat keamanan di Kabupaten Intan Jaya maupun Provinsi Papua Tengah bekerja untuk menjamin keamanan masyarakat serta memberikan pelayanan sosial yang dibutuhkan oleh warga di Kabupaten Intan Jaya,” pungkasnya.(*)

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Kemendagri

Berita Terkait

PN Jayapura Nyatakan Penetapan Tersangka LL Sah Menurut Hukum
Kapolres Mimika Terkesan Wajah Bersih Kampung Kokona
Distrik Yigi, Dal, Mbua, dan Mbulmu Yalma Terima Bantuan Beras dari Pemkab Nduga
Sosialisasi Perlindungan Perempuan dan Anak Digelar di Distrik Dokome
Dana Otsus 2026 Dukung Penguatan Data Gender dan Anak di Wuyuneri
Papua Pegunungan Perkuat Sinergi Nasional di Munaslub APPSI 2026
Satgas Gabungan Lumpuhkan KKB Kodap XVI Yahukimo, Senjata dan Amunisi Diamankan
Datangi Keluarga Korban Penikaman di Pomako, Kapolres Mimika Pastikan Tersangka Diproses Hukum

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:56 WIT

PN Jayapura Nyatakan Penetapan Tersangka LL Sah Menurut Hukum

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:31 WIT

Kapolres Mimika Terkesan Wajah Bersih Kampung Kokona

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:57 WIT

Distrik Yigi, Dal, Mbua, dan Mbulmu Yalma Terima Bantuan Beras dari Pemkab Nduga

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:03 WIT

Sosialisasi Perlindungan Perempuan dan Anak Digelar di Distrik Dokome

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:37 WIT

Dana Otsus 2026 Dukung Penguatan Data Gender dan Anak di Wuyuneri

Berita Terbaru

Daerah

Kapolres Mimika Terkesan Wajah Bersih Kampung Kokona

Sabtu, 18 Jul 2026 - 17:31 WIT