Dinas Lingkungan Hidup Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Puncak Jaya Tinjau Kopi Terbaik di Distrik Dokome

- Penulis

Selasa, 12 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup Perkebunan dan Peternakan (DLHPP) melakukan peninjauan lokasi ke Distrik Dokome sebagai Calon Lahan pengembangan kopi Arabika pada ketinggian 2.000 mdpl, Senin (05/09/2023).

Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup Perkebunan dan Peternakan (DLHPP) melakukan peninjauan lokasi ke Distrik Dokome sebagai Calon Lahan pengembangan kopi Arabika pada ketinggian 2.000 mdpl, Senin (05/09/2023).

MULIA-Dinas Lingkungan Hidup Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Puncak Jaya (DLHPP) terus menggenjot Program Pemberdayaan petani dalam rangka peningkatan tanaman unggulan daerah Kopi Arabika. Kegiatan ini merupakan program prioritas daerah yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus Papua Tahun 2022 berlokasi di Distrik Dokome Kabupaten Puncak Jaya dengan luas areal 2 Ha.

Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup Perkebunan dan Peternakan (DLHPP) melakukan peninjauan lokasi ke Distrik Dokome sebagai Calon Lahan pengembangan kopi Arabika pada ketinggian 2.000 mdpl, senin (05/09/2023).

Kepala Dinas LHPP Eri Wonda, S. IP, M .Si menyampaikan ungkapan terima kasih kepada Pj. Bupati dan Sekda atas Program Pemberdayaan Ekonomi khususnya pengembangan potensi unggulan lokal daerah yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus TA. 2022. Dirinya juga mengapresiasi Masyarakat Distrik Dokome yang dengan senang hati merawat penanaman Kopi Arabika.

“Luas tanah 2 Hektar akana dijadikan lokasi kebun percontohan. Penamaan kebun kopi sudah ada dari dulu waktu Injil masuk Sampai saat ini jadi, sekarang akan terus membina melalui pembinaan ini OPD terkait lebih meningkatkan usaha agribisnis kopi” Ujar Eri Wonda.

Dirinya berharap kebun percontohan ini dapat mendukung peningkatan produksi “Kopi Mulia” sebagai Kopi Bubuk Arabika Organik pertama sekaligus sebagai branding kopi Puncak Jaya yang pernah mendukung pelaksanaan PON XX Papua.

Eri menambahkan kedepannya, pihaknya akan terus membina dan mendampingi kelompok tani yang ada, bukan hanya di Distrik Dokome saja tapi ada beberapa distrik lain yang ada di Kabupaten Puncak Jaya yang punya kebun kopi. Kami dari Dinas juga saat ini masih menerima hasil produksi panen biji kopi untuk diolah di UPT Dinas LHPP.

Dirinya berharap kepada pemerintah agar meningkatkan kelancaran distribusi kopi dari kampung ke kota seharusnya diupayakan jalan atau jembatan.

“Harus ada jalan dan jembatan supaya kebun kopi yang ada di kampung-kampung bisa akses untuk terhubung ke Dinas terkait. Dengan hal itu, Kelompok tani bersemangat untuk terus meningkatkan dan memperluas supaya usaha perkebunan percontohan ini dapat mendukung peningkatan produksi “Kopi Mulia” Kopi Bubuk Arabika Organik sebagai branding kopi Puncak Jaya,”Eri Wonda.

Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup Perkebunan dan Peternakan (DLHPP) melakukan peninjauan lokasi ke Distrik Dokome sebagai Calon Lahan pengembangan kopi Arabika pada ketinggian 2.000 mdpl, senin (05/09/2023).
Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup Perkebunan dan Peternakan (DLHPP) melakukan peninjauan lokasi ke Distrik Dokome sebagai Calon Lahan pengembangan kopi Arabika pada ketinggian 2.000 mdpl, senin (05/09/2023).

Ditempat yang sama, Kepala Bidang Perkebunan dan Peternakan Sudarsana S. Hut menyampaikan bahwa pihaknya akan memberikan dana untuk pembersihan lahan. Hal itu dikarenakan tanaman kopi yang ada sudah mulai subur dan berbuah. dan dirinya Sangat mendukung program dari pemerintah khususnya yang dipercayakan kepada DLHPP yang membidangi tanaman kopi dan peternakan babi.

Dirinya berharap hasil tanaman kopi ini kedepannya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kami dari DLHPP akan tetap membantu Masyarakat Distrik Dokeme mulai dari pemetikan kopi sampai proses selanjutnya. Sekaligus kedepannya, kami akan usulkan bantuan alat pengupas, alat penggiling, alat sangrai sampai alat kemasan kopi bubuk.” tambahnya.

Dirinya berpesan kepada masyarakat Distrik Dokome agar kopi yang sudah ditanam tetap diperhatikan dan dirawat. “Kami dari Dinas LHPP akan terus memantau/monitoring dan mendampingi petani kopi mulai penanaman, pemeliharaan dan pengolahan hasil” Ucapnya.(gin)

Penulis : Ginting

Editor : A. Buendi

Sumber Berita: Diskominfo Puncak Jaya

Berita Terkait

Ledakan Diduga Bom PD II di Biak: 5 Tewas, 3 Hilang, dan 6 Rumah Hancur
Terduga Anggota KKB Kodap VIII Intan Jaya Berinisial EK Diamankan di Kampung Bilogai
BCA Gelar Genera-Z Berbakti 2026, Mahasiswa UNCEN dan UNAIR Adu Inovasi Bangun Desa Wisata
Youth Camp HKBP Papua Dorong Kreativitas Generasi Muda Lewat Ecoprint
Dari Lima Distrik Menuju Fakultas Kedokteran: Harapan Baru Anak Mamberamo Tengah
Langkah Berani Bupati Yonas: Membuka Jalur Mandiri Kedokteran untuk Putra-Putri Asli Mamberamo Tengah
Pemkab Nduga Tegaskan Disiplin Guru: Data Tenaga Pendidik Dimutakhirkan
Aksi Jambret Berakhir di Laut, Polisi Gunakan Kapal Cepat untuk Tangkap Pelaku

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:06 WIT

Ledakan Diduga Bom PD II di Biak: 5 Tewas, 3 Hilang, dan 6 Rumah Hancur

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:51 WIT

Terduga Anggota KKB Kodap VIII Intan Jaya Berinisial EK Diamankan di Kampung Bilogai

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:10 WIT

BCA Gelar Genera-Z Berbakti 2026, Mahasiswa UNCEN dan UNAIR Adu Inovasi Bangun Desa Wisata

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:00 WIT

Youth Camp HKBP Papua Dorong Kreativitas Generasi Muda Lewat Ecoprint

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:18 WIT

Dari Lima Distrik Menuju Fakultas Kedokteran: Harapan Baru Anak Mamberamo Tengah

Berita Terbaru