Wamena, 26 Mei 2026 – Sebanyak 24 putra-putri asli daerah asal Kabupaten Mamberamo Tengah mengikuti seleksi ketat untuk masuk Fakultas Kedokteran Universitas Cenderawasih (Uncen). Seleksi ini berlangsung sehari penuh di Grand Baliem Hotel Wamena, ibu kota Provinsi Papua Pegunungan, dengan tiga tahapan utama: ujian akademik, wawancara, dan tes kesehatan. Dari jumlah tersebut, hanya 10 calon mahasiswa terbaik yang akan dijaring dan dibiayai penuh oleh pemerintah daerah hingga lulus menjadi dokter.
Langkah Nyata Atasi Keterbatasan Tenaga Medis
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mamberamo Tengah, Dotius Doga, menegaskan bahwa program jalur mandiri ini adalah langkah nyata pemerintah daerah dalam mengatasi keterbatasan sumber daya manusia tenaga medis, khususnya dokter. Selama ini, pelayanan kesehatan di kampung-kampung banyak bergantung pada dokter dari luar Papua yang sering kembali ke daerah asal setelah masa kontrak berakhir.
“Melalui program ini, kami ingin merekrut dan membina anak asli daerah agar kelak kembali dan mengabdi di kampung halaman mereka sendiri,” ujar Dotius.
Putra-Putri dari Lima Distrik
Peserta seleksi berasal dari lima distrik di Mamberamo Tengah. Setiap distrik memiliki bahasa daerah yang berbeda, sehingga kehadiran dokter asli daerah diharapkan dapat memudahkan komunikasi sekaligus memberikan rasa nyaman bagi masyarakat saat menerima pelayanan kesehatan.
Kriteria utama peserta adalah lulusan jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dari SMA di Mamberamo Tengah, Wamena, maupun Jayapura, dengan bukti identitas berupa KTP dan Kartu Keluarga asli Mamberamo Tengah.
Seleksi Transparan dan Murni
Dekan Fakultas Kedokteran Uncen, Dr. Inneke Viviane Sumolang, menjelaskan bahwa seleksi dilakukan secara murni dan transparan. Tahapan wawancara menjadi bagian penting untuk melihat minat dan komitmen sejati calon mahasiswa dalam menempuh pendidikan kedokteran.
“Kami ingin memastikan bahwa mereka benar-benar memiliki panggilan hati untuk menjadi dokter. Pendidikan kedokteran memakan waktu panjang dan membutuhkan kondisi fisik serta mental yang prima,” tegas Inneke.
Selain itu, tes kesehatan menjadi faktor penentu karena perjalanan pendidikan kedokteran menuntut stamina dan ketahanan mental yang kuat.
Jaminan Mutu Pendidikan
Fakultas Kedokteran Uncen saat ini telah memiliki akreditasi B (Baik Sekali) dan terstandar secara nasional. Hal ini memastikan kualitas pendidikan yang akan diterima mahasiswa sangat terjamin.
Hasil akhir dari seluruh rangkaian seleksi nantinya akan dipaparkan dan diserahkan kepada Bupati serta Pemerintah Daerah Kabupaten Mamberamo Tengah untuk ditindaklanjuti.
Harapan Besar untuk Masa Depan Papua Pegunungan
Program ini bukan sekadar seleksi penerimaan mahasiswa, melainkan sebuah investasi jangka panjang. Pemerintah Kabupaten Mamberamo Tengah berharap, dengan hadirnya dokter-dokter asli daerah, pelayanan kesehatan di kampung-kampung akan lebih merata, berkelanjutan, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat lokal.
Langkah ini sekaligus menjadi simbol komitmen pemerintah daerah dalam membangun kualitas sumber daya manusia orang asli Papua, khususnya di bidang kesehatan, demi masa depan Papua Pegunungan yang lebih sehat dan mandiri.
Penulis : Gin
Editor : Tim Redaksi
Sumber Berita: Pemda Mamberamo Tengah














