84 Siswa SD Inpres Kenyam Rayakan Syukuran Penamatan dengan Sukacita

- Penulis

Selasa, 26 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KENYAM, Kabupaten Nduga — Sebanyak 84 siswa-siswi SD Inpres Kenyam mengikuti ibadah syukuran penamatan sebagai tanda berakhirnya jenjang pendidikan Sekolah Dasar dan persiapan memasuki jenjang pendidikan berikutnya, yaitu Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kegiatan yang berlangsung penuh sukacita ini dihadiri oleh orang tua siswa, tokoh masyarakat, pengurus sekolah, para guru, serta perwakilan Pemerintah Kabupaten Nduga.

Mewakili Pemerintah Kabupaten Nduga, hadir Ketua TP PKK Kabupaten Nduga, Ny. Replika Beon, bersama jajaran pemerintah daerah. Dalam kesempatan tersebut, sambutan pemerintah disampaikan oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Nduga, Otomi Gwijangge, S.Hut., M.PWK.

Ibadah syukuran berlangsung dengan aman, damai, tertib, dan lancar, serta menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun pendidikan di Kabupaten Nduga.

Mengangkat tema “Menjadi Garam dan Terang Dunia di Masa Depan”, kegiatan ini tidak hanya menjadi acara pelepasan siswa, tetapi juga sarana penguatan moral, karakter, dan tanggung jawab bersama terhadap masa depan generasi muda Nduga.

Dalam sambutan yang disampaikan Plt.Kadis Pendidikan , ditegaskan bahwa pendidikan sejatinya dimulai dari rumah. Orang tua merupakan guru pertama bagi anak-anak dalam mendidik, mengasuh, membimbing, dan mengarahkan mereka menuju masa depan yang lebih baik. Dari keluarga, anak-anak diperkenalkan pada nilai-nilai kehidupan, disiplin, iman, serta semangat belajar sebelum akhirnya memasuki dunia pendidikan formal mulai dari PAUD, TK, SD, SMP hingga jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Disampaikan pula bahwa tanggung jawab orang tua tidak berhenti hanya pada proses melahirkan anak, tetapi harus terus berlanjut melalui pendampingan, pengawasan, dan perhatian terhadap tumbuh kembang pendidikan anak-anak mereka. Orang tua diharapkan mampu mengarahkan anak-anak ke jalan yang benar, mendorong mereka aktif dalam pendidikan maupun pembinaan rohani seperti sekolah minggu, membaca, menulis, dan kegiatan positif lainnya.

Sementara itu, ketika anak-anak telah memasuki lingkungan sekolah, maka tanggung jawab pendidikan berada di tangan para guru. Dalam sambutan tersebut juga ditegaskan pentingnya kehadiran guru-guru yang profesional, berdedikasi, dan mampu menjadi teladan bagi peserta didik.

“Besi menajamkan besi, manusia menajamkan manusia,” menjadi salah satu pesan penting yang disampaikan dalam ibadah syukuran tersebut. Guru yang baik akan melahirkan generasi yang baik, menjadi terang dan garam dunia bagi masyarakat. Sebaliknya, apabila pendidikan tidak dijalankan secara profesional, maka masa depan anak-anak dapat terhambat.

Karena itu, hubungan komunikasi antara guru, siswa, dan orang tua harus terus dibangun dengan baik agar tercipta suasana belajar yang aman, nyaman, dan mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Nduga.

Pemerintah Kabupaten Nduga juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pendidikan meskipun berada di tengah berbagai tantangan daerah. Upaya peningkatan kualitas tenaga pendidik, sarana dan prasarana pendidikan, serta kesejahteraan guru akan terus dilakukan demi meningkatkan kualitas sumber daya manusia di masa depan.

Selain itu, pemerintah juga merencanakan pembangunan beberapa sekolah baru di wilayah Kenyam untuk mengurangi penumpukan siswa di sekolah-sekolah yang ada saat ini, termasuk di SD Gabungan dan SD Inpres Kenyam. Dengan demikian, para siswa diharapkan dapat belajar dengan lebih nyaman, bebas, dan memperoleh hak pendidikan yang layak.

Melalui dukungan seluruh stakeholder, orang tua, tokoh masyarakat, dan pemerhati pendidikan, Pemerintah Kabupaten Nduga berharap dapat membangun pondasi pendidikan yang kuat dan kokoh demi melahirkan generasi penerus yang berkualitas, berdaya saing, serta mampu menjadi tulang punggung masa depan Kabupaten Nduga dan Papua pada umumnya.

Kegiatan ibadah syukuran ini pun menjadi simbol harapan baru bahwa di tengah berbagai keterbatasan dan tantangan yang ada, pendidikan di Kabupaten Nduga akan terus maju dan berkembang menuju masa depan yang lebih baik.

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Pemda Nduga

Berita Terkait

Ritual Adat “Yigin Engale Goki” Pelepasan Tali Panah dan Patah Panah Masyarakat Lanny Tegaskan Kesepakatan Perdamaian
Polres Boven Digoel Jemput 44 Penambang Kawe, Pastikan Pelayanan Humanis
Kapolda Papua Tengah Apresiasi Kinerja Bupati Puncak Saat Peresmian Guest House Elvis Tabuni
Serahkan Rp 1.2 M, 44 Ekor Babi dan 18 Ton Beras dan Bama. Bupati Aletinus Yigibalom Tegaskan: Bantuan Perdamaian Bukan Denda Kepala
Penamatan SD Inpres Mulia: Awal Perjalanan Menuju Masa Depan Lebih Baik
Wamendagri Ribka Haluk Apresiasi Perdamaian Adat Konflik Wouma–Kurima dan Lanny di Wamena
Gubernur John Tabo Tegaskan Perdamaian Adat Jadi Fondasi Papua Pegunungan
Patah Panah, Sambung Persaudaraan, Kurima dan Lanny Sepakat Berdamai

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 06:21 WIT

84 Siswa SD Inpres Kenyam Rayakan Syukuran Penamatan dengan Sukacita

Senin, 25 Mei 2026 - 20:24 WIT

Ritual Adat “Yigin Engale Goki” Pelepasan Tali Panah dan Patah Panah Masyarakat Lanny Tegaskan Kesepakatan Perdamaian

Senin, 25 Mei 2026 - 18:27 WIT

Polres Boven Digoel Jemput 44 Penambang Kawe, Pastikan Pelayanan Humanis

Senin, 25 Mei 2026 - 14:04 WIT

Kapolda Papua Tengah Apresiasi Kinerja Bupati Puncak Saat Peresmian Guest House Elvis Tabuni

Senin, 25 Mei 2026 - 08:27 WIT

Serahkan Rp 1.2 M, 44 Ekor Babi dan 18 Ton Beras dan Bama. Bupati Aletinus Yigibalom Tegaskan: Bantuan Perdamaian Bukan Denda Kepala

Berita Terbaru