Gubernur John Tabo Pastikan ASN Papua Pegunungan Bekerja dari Rumah di Hari Jumat

- Penulis

Selasa, 7 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamena, 7 April 2026 – Gubernur Papua Pegunungan, John Tabo, memastikan kebijakan Work From Home (WFH) di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan akan mulai diberlakukan pada 10 April 2026. Kebijakan tersebut diterapkan khusus setiap hari Jumat sebagai bagian dari upaya efisiensi serta tindak lanjut arahan pemerintah pusat.

Kepastian ini disampaikan Gubernur John Tabo usai mengikuti rapat virtual (zoom meeting) bersama Kementerian Dalam Negeri yang dipimpin oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Ribka Haluk, Selasa (7/4). Rapat tersebut turut diikuti oleh Penjabat Sekretaris Daerah Papua Pegunungan Wasuok Demianus Siep, Asisten II Setda Papua Pegunungan Elai Giban, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Gubernur John Tabo menjelaskan bahwa penerapan WFH merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden melalui Menteri Dalam Negeri kepada pemerintah daerah, yang kemudian diteruskan hingga ke tingkat kabupaten/kota.

“Mulai 10 April 2026, kita akan menerapkan sistem kerja empat hari di kantor dan satu hari bekerja dari rumah, yaitu setiap hari Jumat. Kebijakan ini berlaku sampai batas waktu yang belum ditentukan,” ujar John Tabo.

Ia menegaskan bahwa meskipun ada penerapan WFH, pelayanan publik harus tetap berjalan optimal. Beberapa dinas teknis akan tetap melaksanakan tugas pelayanan secara langsung di kantor sesuai kebutuhan, sementara ASN lainnya menjalankan tugas dari rumah pada hari Jumat.

“Kita tidak boleh meninggalkan tugas dan tanggung jawab. Program-program pemerintah harus tetap berjalan agar tidak terhambat,” tegasnya.

Selain itu, Gubernur juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan telah menyelesaikan laporan pembiayaan, serta dalam waktu dekat akan mulai menerima transfer dana Otonomi Khusus (Otsus). Dana tersebut akan segera digunakan untuk mendukung pelaksanaan program-program pembangunan.

“Laporan pembiayaan kita sudah clear. Dalam minggu ini, transfer dana Otsus mulai masuk, dan minggu depan kita sudah mulai implementasi program-program,” jelasnya.

Menurutnya, dengan mulai berjalannya program-program tersebut, pelayanan kepada masyarakat akan semakin meningkat dan aktivitas ekonomi dapat kembali berjalan normal.

Meski menerapkan WFH setiap Jumat, pejabat struktural seperti eselon II dan eselon III tetap diwajibkan bekerja dari kantor guna memastikan koordinasi dan pengawasan tetap berjalan efektif.

Gubernur juga menegaskan bahwa penerapan kebijakan ini akan terus dipantau hingga ke seluruh kabupaten/kota di Papua Pegunungan, guna memastikan pelaksanaannya berjalan efektif tanpa mengganggu pelayanan publik.

Dengan kebijakan ini, diharapkan efisiensi penggunaan energi dapat tercapai, sekaligus menjaga produktivitas pemerintahan dan keberlangsungan pelayanan kepada masyarakat.

Penulis : Kaleb Lau

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Pemprov Papua Pegunungan

Berita Terkait

Sat Binmas Polres Jayawijaya Imbau Pelajar SMKS YAPESLI Wamena Jauhi Narkoba dan Bijak Bermedia Sosial
Polda Papua Tengah Kerahkan Operasi Patuh Noken 2026 Selama 14 Hari, Pengendara Melawan Arus hingga Pelaku Balap Liar Jadi Sasaran Utama
BMKG Catat 788 Titik Panas di Papua Pegunungan, Kabut Asap Ganggu Penerbangan
Kabut Asap Karhutla Masih Selimuti Wamena, Penerbangan Penumpang dan Kargo Belum Kembali Normal hingga Akhir Oktober
BKPPD Puncak Jaya Matangkan Persiapan Latsar CPNS Formasi 2024, Peserta Didorong Siap Jadi ASN Profesional dan Berintegritas
Pemkab Puncak Jaya Mulai Persiapan Latsar CPNS Formasi 2024, Peserta Ambil Training Kit Sebagai Tahap Awal Pembentukan ASN Profesional
SMP Negeri 1 Nabire Barat Juara Turnamen Mini Soccer Kapolda Papua Tengah Cup I 2026, Taklukkan SMP Negeri 5 Nabire dengan Skor Tipis di Final
Polres Dogiyai Dekatkan Polisi dan Generasi Muda Lewat Program Polidik, Tanamkan Disiplin dan Karakter Sejak Usia Dini

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:32 WIT

Sat Binmas Polres Jayawijaya Imbau Pelajar SMKS YAPESLI Wamena Jauhi Narkoba dan Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:37 WIT

Polda Papua Tengah Kerahkan Operasi Patuh Noken 2026 Selama 14 Hari, Pengendara Melawan Arus hingga Pelaku Balap Liar Jadi Sasaran Utama

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:14 WIT

BMKG Catat 788 Titik Panas di Papua Pegunungan, Kabut Asap Ganggu Penerbangan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:03 WIT

Kabut Asap Karhutla Masih Selimuti Wamena, Penerbangan Penumpang dan Kargo Belum Kembali Normal hingga Akhir Oktober

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:20 WIT

BKPPD Puncak Jaya Matangkan Persiapan Latsar CPNS Formasi 2024, Peserta Didorong Siap Jadi ASN Profesional dan Berintegritas

Berita Terbaru