Produksi Miras Ilegal Terbongkar di Wamena, Ratusan Liter Cap Tikus Disita

- Penulis

Rabu, 12 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamena, 12 November 2025 — Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Jayawijaya menggerebek sebuah rumah yang diduga menjadi tempat produksi minuman keras (miras) lokal jenis Cap Tikus (CT) di kawasan Jalan Pikhe Trans Jayapura, pada Selasa (11/11/2025) sekitar pukul 18.30 WIT.

Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara melalui Kasat Resnarkoba Iptu J. B. Saragih membenarkan adanya penggerebekan tersebut. Dari lokasi kejadian, polisi menyita berbagai peralatan produksi dan ratusan liter miras jenis Cap Tikus siap edar.

“Benar, kami telah mengamankan satu tempat yang digunakan sebagai lokasi produksi miras lokal jenis Cap Tikus beserta sejumlah barang bukti,” ujar Iptu Saragih, Rabu (12/11/2025).

Kasat Resnarkoba menjelaskan bahwa kronologi penggerebekan, sekitar pukul 16.00 WIT, anggota Satresnarkoba menerima informasi dari warga bahwa terdapat aktivitas produksi miras lokal di kawasan BTN Pikhe, Jalan Pikhe Trans Jayapura. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim langsung menuju lokasi untuk melakukan penyelidikan.

Sesampainya di tempat kejadian, petugas mencium aroma khas sulingan ballo (bahan dasar Cap Tikus) dari salah satu rumah yang dicurigai. Untuk memastikan, petugas sempat mengutus seorang pemuda membeli miras di lokasi tersebut. Namun, tidak ada orang yang menyambut atau keluar dari rumah.

Petugas kemudian memutuskan untuk melakukan upaya paksa masuk ke dalam rumah yang dicurigai sebagai tempat produksi. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan berbagai alat masak dan cairan hasil sulingan yang sedang diproduksi. Saat penggerebekan, pemilik rumah tidak berada di tempat.

Dari lokasi, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa 37 jerigen ukuran 5 liter berisi miras Cap Tikus, 2 jerigen warna biru ukuran 35 liter berisi Cap Tikus, 2 galon bening ukuran 19 liter berisi Cap Tikus, 7 drum plastik ukuran 200 liter berisi bahan fermentasi ballo, 2 pipa alat suling, 2 kompor hock 32 sumbu, 2 dandang besar, dan 5 bungkus fermipan sebagai bahan fermentasi.

“Seluruh barang bukti telah diamankan ke Mapolres Jayawijaya untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” ungkapnya.

Hingga kini, polisi masih menyelidiki identitas dan keberadaan pemilik rumah yang sekaligus diduga sebagai pelaku produksi miras ilegal tersebut.

“Pemilik tempat masih dalam pengejaran. Kami akan terus melakukan penyelidikan dan meningkatkan kegiatan lapangan untuk memberantas peredaran narkotika maupun minuman keras di wilayah hukum Polres Jayawijaya,” tutup Iptu Saragih.

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Sumber Berita: Polres Jayawijaya

Berita Terkait

BCA Gelar Genera-Z Berbakti 2026, Mahasiswa UNCEN dan UNAIR Adu Inovasi Bangun Desa Wisata
Youth Camp HKBP Papua Dorong Kreativitas Generasi Muda Lewat Ecoprint
Dari Lima Distrik Menuju Fakultas Kedokteran: Harapan Baru Anak Mamberamo Tengah
Langkah Berani Bupati Yonas: Membuka Jalur Mandiri Kedokteran untuk Putra-Putri Asli Mamberamo Tengah
Pemkab Nduga Tegaskan Disiplin Guru: Data Tenaga Pendidik Dimutakhirkan
Aksi Jambret Berakhir di Laut, Polisi Gunakan Kapal Cepat untuk Tangkap Pelaku
Operasi Damai Cartenz-2026 Gelar Razia Senjata Tajam di Nabire
Pemerintah Kabupaten NDUGA melalui RSUD Elvrida Sara Kenyam Siapkan Dokter Spesialis Asli Nduga Melalui Kerja Sama Dengan UGM

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:10 WIT

BCA Gelar Genera-Z Berbakti 2026, Mahasiswa UNCEN dan UNAIR Adu Inovasi Bangun Desa Wisata

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:00 WIT

Youth Camp HKBP Papua Dorong Kreativitas Generasi Muda Lewat Ecoprint

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:18 WIT

Dari Lima Distrik Menuju Fakultas Kedokteran: Harapan Baru Anak Mamberamo Tengah

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:46 WIT

Langkah Berani Bupati Yonas: Membuka Jalur Mandiri Kedokteran untuk Putra-Putri Asli Mamberamo Tengah

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:01 WIT

Pemkab Nduga Tegaskan Disiplin Guru: Data Tenaga Pendidik Dimutakhirkan

Berita Terbaru