Peduli Korban Banjir! Fransina Daby Kembali Bantu Warga Jayawijaya dengan Bantuan Kebutuhan Pokok

- Penulis

Kamis, 8 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamena, 7 Mei 2025 – Bencana banjir terbesar dalam sejarah Jayawijaya telah mengakibatkan kerugian besar bagi masyarakat setempat. Banyak warga kehilangan harta benda, perkebunan, serta kolam ikan mereka akibat luapan air yang tak terbendung.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap korban, Fransina Daby , Anggota DPRP Papua Pegunungan dari Fraksi Partai Demokrat , kembali turun langsung menyalurkan bantuan ke wilayah terdampak. Setelah bantuan pertama disalurkan pada 4 Mei 2025 , kali ini ia menjangkau warga di Distrik Musalfak, Distrik Wesaput, Pisugi, Witawaya, dan Libarek .

Bantuan yang diberikan berupa beras, minyak goreng, pakaian, mi instan, gula, kopi, serta bola voli beserta net untuk anak-anak muda. Fransina menegaskan bahwa kehadirannya merupakan komitmen untuk membantu masyarakat yang tengah berjuang menghadapi dampak bencana.

“Saat ini mereka kehilangan segalanya—harta benda, perkebunan, kolam—semua terendam banjir. Mereka membutuhkan pertolongan dari berbagai pihak,” ujar Fransina.

Tak hanya memenuhi kebutuhan pangan dan sandang, Fransina juga memberikan perlengkapan olahraga bagi anak-anak muda sebagai cara untuk menjaga mereka tetap aktif dan menjauhi kegiatan yang merugikan.

“Kemarin saya datang membawa bahan makanan, sekarang saya bawa bola dan pakaian untuk para pemuda. Saya ingin mereka tetap aktif di gereja dan bermain bola, agar menjadi anak yang baik dan jauh dari hal-hal negatif,” tambahnya.

Warga menyambut baik bantuan yang diberikan, dan kehadiran Fransina di lapangan memberikan dorongan moral bagi mereka untuk tetap kuat menghadapi situasi sulit ini.

Dengan adanya dukungan seperti ini, masyarakat Jayawijaya berharap perhatian dari berbagai pihak terus berdatangan untuk membantu mereka bangkit dari dampak banjir yang melanda.

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Berita Terkait

Polres Boven Digoel Jemput 44 Penambang Kawe, Pastikan Pelayanan Humanis
Kapolda Papua Tengah Apresiasi Kinerja Bupati Puncak Saat Peresmian Guest House Elvis Tabuni
Serahkan Rp 1.2 M, 44 Ekor Babi dan 18 Ton Beras dan Bama. Bupati Aletinus Yigibalom Tegaskan: Bantuan Perdamaian Bukan Denda Kepala
Penamatan SD Inpres Mulia: Awal Perjalanan Menuju Masa Depan Lebih Baik
Wamendagri Ribka Haluk Apresiasi Perdamaian Adat Konflik Wouma–Kurima dan Lanny di Wamena
Gubernur John Tabo Tegaskan Perdamaian Adat Jadi Fondasi Papua Pegunungan
Patah Panah, Sambung Persaudaraan, Kurima dan Lanny Sepakat Berdamai
Patah Panah Jadi Tanda Berakhirnya Konflik Sosial, Bupati Aletinus Yigibalom: Mari Saling Menjaga dan Menghormati

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 18:27 WIT

Polres Boven Digoel Jemput 44 Penambang Kawe, Pastikan Pelayanan Humanis

Senin, 25 Mei 2026 - 14:04 WIT

Kapolda Papua Tengah Apresiasi Kinerja Bupati Puncak Saat Peresmian Guest House Elvis Tabuni

Senin, 25 Mei 2026 - 08:27 WIT

Serahkan Rp 1.2 M, 44 Ekor Babi dan 18 Ton Beras dan Bama. Bupati Aletinus Yigibalom Tegaskan: Bantuan Perdamaian Bukan Denda Kepala

Senin, 25 Mei 2026 - 07:56 WIT

Penamatan SD Inpres Mulia: Awal Perjalanan Menuju Masa Depan Lebih Baik

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:37 WIT

Wamendagri Ribka Haluk Apresiasi Perdamaian Adat Konflik Wouma–Kurima dan Lanny di Wamena

Berita Terbaru