WAMENA – Kepedulian terhadap sesama ditunjukkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Lanny Jaya dengan menyerahkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat Lanny Jaya yang menjadi korban perang suku yang terjadi di Wamena Kabupaten Jayawijaya. Bantuan berupa dua ton beras, gula, kopi dan lainnya yang disalurkan langsung kepada warga terdampak di Wamena, Minggu (10/5/2026).
Penyerahan bantuan ini mewakili 30 anggota DPRK Lanny Jaya bersama Sekretariat DPRK, dipimpin oleh Ketua I DPRK Lanny Jaya, Wim Kogoya, S.Sos. Kehadiran rombongan DPRK di tengah masyarakat menjadi bukti nyata bahwa lembaga legislatif daerah tidak hanya hadir dalam fungsi pengawasan dan legislasi, tetapi juga dalam aksi nyata membantu warga yang sedang berduka.
Wim Kogoya menegaskan bahwa langkah DPRK Lanny Jaya ini merupakan wujud kepedulian sekaligus ungkapan duka cita mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat akibat konflik perang suku. Ia berharap perdamaian segera tercapai dan tidak ada lagi pertikaian yang menelan korban jiwa maupun menimbulkan luka-luka.
“Sesama masyarakat Papua harus saling mendukung, melindungi, mengasihi, dan menjaga kebersamaan tidak boleh lagi ada perang suku dan setiap persoalan harus kita selesaikan secara kekeluargaan. Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya kepada korban yang meninggal dunia ataupun luka-luka akibat perang suku ini,” ujar Wim Kogoya.
Wim menekankan bahwa perang suku tidak boleh lagi menjadi jalan penyelesaian masalah di Papua. Menurutnya, konflik hanya menambah penderitaan masyarakat dan menghambat pembangunan. Ia mengajak seluruh pihak untuk mengedepankan dialog, musyawarah, dan semangat persaudaraan dalam menyelesaikan perbedaan.
Bantuan yang disalurkan tidak hanya berupa kebutuhan pangan, tetapi juga menjadi simbol solidaritas DPRK Lanny Jaya terhadap masyarakatnya yang sedang berjuang memulihkan diri dari trauma konflik. Kehadiran para wakil rakyat di Wamena diharapkan mampu memberikan semangat baru bagi warga untuk bangkit dan menatap masa depan dengan penuh harapan.
Aksi kemanusiaan DPRK Lanny Jaya ini menjadi pengingat bahwa perdamaian adalah kebutuhan mendesak bagi masyarakat Papua. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, diharapkan konflik antarwarga dapat segera berakhir, sehingga masyarakat bisa kembali hidup dalam suasana aman, damai, dan penuh kebersamaan.
Dogiyai - Polres Dogiyai meengaskan bahwa Nopison Tebai (21) meruapakan salah seorang pelaku penembakan terhadap…
Dogiyai – Aparat kepolisian berhasil melumpuhkan seorang anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) saat melakukan aksi…
Wamena, 9 Mei 2026 — Menjelang pelantikan Pengurus Pokja Bunda PAUD Provinsi Papua Pegunungan yang…
Wamena, 9 Mei 2026 — Wakil Gubernur Papua Pegunungan Ones Pahabol menegaskan komitmennya untuk mempercepat…
Wamena, 9 Mei 2026 — Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Velix Vernando…
Intan Jaya – Polres Intan Jaya terus melakukan pengawasan ketat terhadap pendistribusian bahan pokok berupa…