2 Orang Pendaki lokal Meninggal di Taman Nasional Cartenz Akibat Hipotermia

- Penulis

Senin, 3 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA – Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom., telah membenarkan adanya Insiden 2 (dua) Pendaki lokal yang meninggal dunia dikarenakan hipotermia di Taman nasional Cartenz pada Jumat lalu.

Kejadian tragis ini diduga kuat diakibatkan oleh Acute Mountain Sickness (AMS), sebuah kondisi yang seringkali menghantui para pendaki di ketinggian ekstrem.

Kabid Humas Polda Papua menjelaskan tentang kronologi awal, yang dimana pada hari Rabu tanggal 26 Februari 2024 pukul 07.00 s/d 09.50 Wit, para pendaki terbang dari bandara Timika menuju Yelow Valey dengan mengunakan Helikopter Milik PT. Komala Indonesia jenis AS 350 B3 ( PK – KIE ).

“Tepat pada hari Jumat (28/02), para pendaki melakukan penyeberangan di jembatan tyrollean, dan Informasi dari pendaki Octries Ruslan dan Abdullah yang sudah berhasil turun menyampaikan bahwa, semua sudah di summit/Puncak dan ada 2 (dua) orang Indira dan Saroni terkena gejala AMS di area bawah puncak (teras besar), sedangkan tim tamu dan guide berada sebelum tyrollean,” ujarnya.

Kombes Beny juga menyampaikan bahwa pendaki Nurhuda tiba di Basecamp sendirian dengan gejala hypothermia, dan langsung meminta bantuan ke tim di base camp karena radio off, dan Guide Yustinus Sondegau naik ke atas untuk membawa bantuan emergency (sleeping bag, fly sheet, air panas,radio).

“Dengan cepat, 1 orang guide internasional, Dawa Gyalje Sherpa naik untuk melakukan pertolongan, dan Pendaki Poxy menginformasikan bahwa Dawa telah menghubungi Basecamp, dan sudah bertemu serta sedang menangani salah satu dari ibu-ibu,” tambahnya.

Lebih lanjut Kabid Humas menambahkan, pendaki Dawa mencoba membantu 2 (dua) orang ibu-ibu pendaki di Teras Dua yang sedang mengalami AMS.

“Naasnya, pendaki Octries menginformasikan ke pendaki Deshir bahwa, 2 (dua) orang ibu-ibu tersebut yang berada di Teras Dua telah meninggal dunia, dan pendaki Huda naik kembali ke teras dua untuk mencoba membantu pendaki Egi, dan teman-teman di Summit Ridge,” jelasnya.

Selanjutnya pendaki Huda berkomunikasi, dan mengabarkan bahwa dirinya sudah di Base Camp dan tidak sanggup lagi meneruskan ke posisi Egi, Indira dan Saroni, sedangkan barang – barang untuk emergency sudah disimpan di bawah summit ridge.

“Untuk ke tiga pendaki yang mengalami AMS saat ini sudah dilakukan pergeseran ke Base Camp Yelow Valey, sedangkan untuk 2 Jenazah, Elsa Laksono dan Lilie Wijayanti Poegiono masih dilakukan upaya evakuasi ke BaseCamp Yelow Valey,” pungkas Kombes Benny.

Dan selanjutnya Langkah yang dilakukan oleh PT. Tropic Cartenz Jaya, selaku sponsor resmi telah berkomunikasi dan bekerjasama dengan Kepolisian serta Basarnas Timika untuk melakukan evakuasi korban meninggal dunia menggunakan helikopter Komala dan Intan Angkasa dari Timika menuju Yellow Valey dan kembali Timika pada tanggal 2 Maret 2025.

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Sumber Berita: Polda Papua

Berita Terkait

Kapolda Papua Tengah Pimpin Pemusnahan Ribuan Liter Miras Ilegal di Mimika
Nduga Resmikan Ambulans PSC 119, Layanan Darurat Kini Lebih Cepat dan Sigap
Dari Janji Menjadi Bukti, Kapolda Papua Tengah Resmikan MCK Sekolah di Pulau Karaka untuk Masa Depan Anak-Anak Amamapare
Kapolda Papua Tengah dan Boaz Solossa Resmi Buka Kapolda Cup III di Timika
Ruben Bonay: Jelang Pesparawi Nasional, Manokwari Harus Tetap Damai
Kisah Herman Hisage di Penamatan Sekolah GKI Efesus Tomisa: Modal Rp2.000, Hikmat Tuhan, dan Konsistensi Pelayanan
Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Intan Jaya Berbagi Kasih untuk Jemaat GKII Antiokhia Sugapa
Bawa Semangat dari Pesisir, Tim Mini Soccer SD YPPK Kokonao Siap Guncang Kapolda Cup 2026

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 18:07 WIT

Kapolda Papua Tengah Pimpin Pemusnahan Ribuan Liter Miras Ilegal di Mimika

Senin, 15 Juni 2026 - 13:23 WIT

Nduga Resmikan Ambulans PSC 119, Layanan Darurat Kini Lebih Cepat dan Sigap

Senin, 15 Juni 2026 - 12:48 WIT

Dari Janji Menjadi Bukti, Kapolda Papua Tengah Resmikan MCK Sekolah di Pulau Karaka untuk Masa Depan Anak-Anak Amamapare

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:55 WIT

Kapolda Papua Tengah dan Boaz Solossa Resmi Buka Kapolda Cup III di Timika

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:45 WIT

Ruben Bonay: Jelang Pesparawi Nasional, Manokwari Harus Tetap Damai

Berita Terbaru