Papua Pegunungan

Yahukimo Tampilkan Kerajinan Khas di HUT Dekranas ke-46, Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya

Makassar, 12 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Yahukimo melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif terus memperkuat sinergi dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dalam mengembangkan sektor ekonomi kreatif berbasis budaya lokal. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembinaan, pendampingan, hingga promosi berbagai produk kerajinan khas Yahukimo di berbagai ajang, termasuk pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Dekranas ke-46 di Makassar.

Plt. Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Yahukimo, Rini Patiung, S.E., mengatakan bahwa pihaknya memiliki peran strategis sebagai mitra Dekranasda dalam mendorong pertumbuhan pelaku ekonomi kreatif yang berakar pada kekayaan budaya daerah.

Menurutnya, dukungan yang diberikan tidak hanya berupa pembinaan dan pendampingan kepada para pengrajin, tetapi juga memfasilitasi promosi serta keikutsertaan dalam berbagai pameran, baik di tingkat daerah maupun nasional.

“Kami terus mendorong agar produk-produk kerajinan khas Yahukimo menjadi bagian dari daya tarik pariwisata daerah. Dengan demikian, kerajinan lokal tidak hanya memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat, tetapi juga menjadi media pelestarian warisan budaya yang merupakan identitas masyarakat Yahukimo,” ujar Rini.

Pada ajang HUT Dekranas ke-46, Kabupaten Yahukimo menampilkan beragam produk unggulan hasil karya para perajin lokal. Produk-produk tersebut meliputi noken, anyaman tradisional, lukisan berbahan kulit kayu, aksesori dari bahan alam, batik khas Yahukimo, hingga berbagai produk kriya yang memanfaatkan sumber daya lokal tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisi.

Rini menilai, keikutsertaan Yahukimo dalam peringatan HUT Dekranas menjadi momentum penting untuk memperkenalkan potensi kerajinan daerah kepada masyarakat yang lebih luas. Selain sebagai sarana promosi, kegiatan tersebut juga membuka peluang bagi para pelaku ekonomi kreatif untuk membangun jaringan dengan pembeli maupun pelaku usaha dari berbagai daerah di Indonesia.

“Melalui kegiatan seperti ini, para pengrajin memiliki kesempatan untuk belajar meningkatkan kualitas produk, memahami strategi pemasaran yang lebih baik, sekaligus memperluas akses pasar bagi hasil karya mereka,” katanya.

Untuk mendukung pengembangan ekonomi kreatif ke depan, Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Yahukimo telah menyiapkan sejumlah program prioritas. Program tersebut meliputi pelatihan peningkatan kualitas produk dan desain, peningkatan kapasitas sumber daya manusia bagi pelaku ekonomi kreatif, serta penguatan promosi melalui pameran dan digitalisasi pemasaran.

Ia berharap berbagai program tersebut mampu meningkatkan daya saing produk kerajinan khas Yahukimo sehingga dapat diterima di pasar nasional bahkan internasional.

Rini juga berharap Dekranasda terus menjadi motor penggerak dalam pengembangan kerajinan dan ekonomi kreatif di Kabupaten Yahukimo. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, Dekranasda, dan para pelaku usaha kreatif menjadi kunci dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan sekaligus menjaga kelestarian budaya lokal.

“Harapan kami, Dekranasda semakin berperan dalam membina para pelaku ekonomi kreatif sehingga mampu menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. Di sisi lain, seluruh produk kerajinan yang dihasilkan tetap mencerminkan identitas budaya masyarakat Yahukimo yang harus terus dilestarikan,” tutupnya.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Kabupaten Nduga Raih Penghargaan Mandaya Awards 2026, Diakui Sebagai Pemerintahan Kabupaten Terbaik dalam Upaya Penurunan Kemiskinan Nasional

NDUGA – Pemerintah Kabupaten Nduga menerima penghargaan dalam ajang Mandaya Awards pada kategori Pemerintahan Kabupaten Terbaik…

11 jam ago

Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda Resmi Buka Latsar CPNS Formasi 2024, 665 Peserta Didorong Menjadi ASN Profesional, Berintegritas dan Siap Melayani Masyarakat

MULIA, 27 Oktober 2026 – Bupati Puncak Jaya, Dr. Yuni Wonda, S.Sos., S.IP., M.M., secara…

15 jam ago

Polemik Penetapan Anggota DPRK Jalur Otsus Mengemuka, Warga Lima Wilayah Adat Jayawijaya Tuntut Penjelasan Gubernur Papua Pegunungan

WAMENA – Puluhan warga yang tergabung dalam masyarakat lima wilayah adat di Kabupaten Jayawijaya, yakni…

15 jam ago

Polres Jayawijaya Tingkatkan Patroli Pencegahan Kejahatan 3C, Personel Sisir Kawasan Bandara hingga Pasar Tradisional di Wamena

WAMENA – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Jayawijaya melaksanakan patroli pencegahan dan penyelidikan tindak…

16 jam ago

Sat Binmas Polres Jayawijaya Imbau Pelajar SMKS YAPESLI Wamena Jauhi Narkoba dan Bijak Bermedia Sosial

WAMENA – Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Jayawijaya mengimbau siswa-siswi SMKS YAPESLI Wamena untuk…

18 jam ago

Polda Papua Tengah Kerahkan Operasi Patuh Noken 2026 Selama 14 Hari, Pengendara Melawan Arus hingga Pelaku Balap Liar Jadi Sasaran Utama

NABIRE – Polda Papua Tengah menggelar Operasi Patuh Noken 2026 selama 14 hari, mulai 26…

22 jam ago