Yahukimo Tampilkan Kerajinan Khas di HUT Dekranas ke-46, Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya

- Penulis

Minggu, 12 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, 12 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Yahukimo melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif terus memperkuat sinergi dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dalam mengembangkan sektor ekonomi kreatif berbasis budaya lokal. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembinaan, pendampingan, hingga promosi berbagai produk kerajinan khas Yahukimo di berbagai ajang, termasuk pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Dekranas ke-46 di Makassar.

Plt. Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Yahukimo, Rini Patiung, S.E., mengatakan bahwa pihaknya memiliki peran strategis sebagai mitra Dekranasda dalam mendorong pertumbuhan pelaku ekonomi kreatif yang berakar pada kekayaan budaya daerah.

Menurutnya, dukungan yang diberikan tidak hanya berupa pembinaan dan pendampingan kepada para pengrajin, tetapi juga memfasilitasi promosi serta keikutsertaan dalam berbagai pameran, baik di tingkat daerah maupun nasional.

“Kami terus mendorong agar produk-produk kerajinan khas Yahukimo menjadi bagian dari daya tarik pariwisata daerah. Dengan demikian, kerajinan lokal tidak hanya memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat, tetapi juga menjadi media pelestarian warisan budaya yang merupakan identitas masyarakat Yahukimo,” ujar Rini.

Pada ajang HUT Dekranas ke-46, Kabupaten Yahukimo menampilkan beragam produk unggulan hasil karya para perajin lokal. Produk-produk tersebut meliputi noken, anyaman tradisional, lukisan berbahan kulit kayu, aksesori dari bahan alam, batik khas Yahukimo, hingga berbagai produk kriya yang memanfaatkan sumber daya lokal tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisi.

Rini menilai, keikutsertaan Yahukimo dalam peringatan HUT Dekranas menjadi momentum penting untuk memperkenalkan potensi kerajinan daerah kepada masyarakat yang lebih luas. Selain sebagai sarana promosi, kegiatan tersebut juga membuka peluang bagi para pelaku ekonomi kreatif untuk membangun jaringan dengan pembeli maupun pelaku usaha dari berbagai daerah di Indonesia.

“Melalui kegiatan seperti ini, para pengrajin memiliki kesempatan untuk belajar meningkatkan kualitas produk, memahami strategi pemasaran yang lebih baik, sekaligus memperluas akses pasar bagi hasil karya mereka,” katanya.

Untuk mendukung pengembangan ekonomi kreatif ke depan, Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Yahukimo telah menyiapkan sejumlah program prioritas. Program tersebut meliputi pelatihan peningkatan kualitas produk dan desain, peningkatan kapasitas sumber daya manusia bagi pelaku ekonomi kreatif, serta penguatan promosi melalui pameran dan digitalisasi pemasaran.

Ia berharap berbagai program tersebut mampu meningkatkan daya saing produk kerajinan khas Yahukimo sehingga dapat diterima di pasar nasional bahkan internasional.

Rini juga berharap Dekranasda terus menjadi motor penggerak dalam pengembangan kerajinan dan ekonomi kreatif di Kabupaten Yahukimo. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, Dekranasda, dan para pelaku usaha kreatif menjadi kunci dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan sekaligus menjaga kelestarian budaya lokal.

“Harapan kami, Dekranasda semakin berperan dalam membina para pelaku ekonomi kreatif sehingga mampu menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. Di sisi lain, seluruh produk kerajinan yang dihasilkan tetap mencerminkan identitas budaya masyarakat Yahukimo yang harus terus dilestarikan,” tutupnya.

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: r

Berita Terkait

Kabupaten Nduga Raih Penghargaan Mandaya Awards 2026, Diakui Sebagai Pemerintahan Kabupaten Terbaik dalam Upaya Penurunan Kemiskinan Nasional
Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda Resmi Buka Latsar CPNS Formasi 2024, 665 Peserta Didorong Menjadi ASN Profesional, Berintegritas dan Siap Melayani Masyarakat
Polemik Penetapan Anggota DPRK Jalur Otsus Mengemuka, Warga Lima Wilayah Adat Jayawijaya Tuntut Penjelasan Gubernur Papua Pegunungan
Polres Jayawijaya Tingkatkan Patroli Pencegahan Kejahatan 3C, Personel Sisir Kawasan Bandara hingga Pasar Tradisional di Wamena
Sat Binmas Polres Jayawijaya Imbau Pelajar SMKS YAPESLI Wamena Jauhi Narkoba dan Bijak Bermedia Sosial
Polda Papua Tengah Kerahkan Operasi Patuh Noken 2026 Selama 14 Hari, Pengendara Melawan Arus hingga Pelaku Balap Liar Jadi Sasaran Utama
BMKG Catat 788 Titik Panas di Papua Pegunungan, Kabut Asap Ganggu Penerbangan
Kabut Asap Karhutla Masih Selimuti Wamena, Penerbangan Penumpang dan Kargo Belum Kembali Normal hingga Akhir Oktober

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:46 WIT

Kabupaten Nduga Raih Penghargaan Mandaya Awards 2026, Diakui Sebagai Pemerintahan Kabupaten Terbaik dalam Upaya Penurunan Kemiskinan Nasional

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:38 WIT

Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda Resmi Buka Latsar CPNS Formasi 2024, 665 Peserta Didorong Menjadi ASN Profesional, Berintegritas dan Siap Melayani Masyarakat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:15 WIT

Polemik Penetapan Anggota DPRK Jalur Otsus Mengemuka, Warga Lima Wilayah Adat Jayawijaya Tuntut Penjelasan Gubernur Papua Pegunungan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:35 WIT

Polres Jayawijaya Tingkatkan Patroli Pencegahan Kejahatan 3C, Personel Sisir Kawasan Bandara hingga Pasar Tradisional di Wamena

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:32 WIT

Sat Binmas Polres Jayawijaya Imbau Pelajar SMKS YAPESLI Wamena Jauhi Narkoba dan Bijak Bermedia Sosial

Berita Terbaru