Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda Resmi Buka Latsar CPNS Formasi 2024, 665 Peserta Didorong Menjadi ASN Profesional, Berintegritas dan Siap Melayani Masyarakat

- Penulis

Selasa, 27 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MULIA, 27 Oktober 2026 – Bupati Puncak Jaya, Dr. Yuni Wonda, S.Sos., S.IP., M.M., secara resmi membuka Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun 2024 Golongan II dan Golongan III di lingkungan Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya. Kegiatan tersebut berlangsung di Sasana Kaonak, Mulia, Selasa (27/10/2026), dengan jumlah peserta sebanyak 665 orang.

Pembukaan Latsar ini menjadi momentum penting dalam mempersiapkan calon aparatur sipil negara (ASN) yang profesional, berintegritas, disiplin, serta memiliki komitmen kuat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Puncak Jaya.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Papua Tengah, Emanuel Korey, S.IP., M.Si.; unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda); perwakilan DPRK Puncak Jaya; Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Puncak Jaya, Esau Karoba, S.PAK.; Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Puncak Jaya; para staf ahli bupati, asisten, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), Ketua Klasis GIDI Mulia, insan pers, serta seluruh peserta Latsar CPNS Formasi 2024.

Dalam laporan penyelenggaraan, Kepala BKPPD Kabupaten Puncak Jaya, Yotinus Wonda, S.STP., menyampaikan bahwa Latsar CPNS merupakan tahapan penting untuk membentuk kompetensi dan karakter calon ASN sebelum diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Pelatihan ini bertujuan membangun wawasan kebangsaan, sikap bela negara, integritas, etika, serta pemahaman terhadap nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK. Selain itu, peserta dibekali pemahaman mengenai kedudukan dan peran ASN dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), termasuk penguatan kompetensi teknis sesuai bidang tugas masing-masing.

Berdasarkan laporan panitia, Latsar CPNS Formasi 2024 dijadwalkan berlangsung mulai 27 Oktober hingga 1 Desember 2026 di Mulia. Pelaksanaannya melibatkan tenaga pengajar dari BPSDM Provinsi Papua Tengah dengan tahapan pembelajaran yang mencakup pembentukan karakter dan penguatan kompetensi teknis.

Kepala BPSDM Provinsi Papua, Emanuel Korey, S.IP., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya atas dukungan dan kerja sama dalam penyelenggaraan Latsar CPNS Formasi 2024.

Ia mengingatkan bahwa kesempatan menjadi bagian dari ASN merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Karena itu, seluruh peserta diminta mengikuti setiap tahapan pelatihan secara disiplin, menaati ketentuan yang berlaku, dan memanfaatkan proses pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan diri.

Menurutnya, para peserta harus memahami bahwa tugas ASN bukan sekadar menjalankan pekerjaan administratif, tetapi juga mengabdikan diri untuk melayani masyarakat serta mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.

BPSDM Provinsi Papua Tengah, lanjutnya, siap mendukung proses pembelajaran melalui tenaga pengajar dan pendampingan selama pelaksanaan Latsar sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Dalam sambutannya, Bupati Puncak Jaya, Dr. Yuni Wonda, S.Sos., S.IP., M.M., menyampaikan selamat kepada 665 peserta yang memperoleh kesempatan mengikuti Latsar CPNS Formasi 2024. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah, khususnya BPSDM, atas dukungan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Bupati menegaskan bahwa Latsar bukan sekadar formalitas untuk memperoleh status sebagai PNS, melainkan proses pembentukan karakter, integritas, kedisiplinan, loyalitas, dan profesionalisme sebagai aparatur negara.

Ia meminta seluruh peserta meninggalkan perbedaan status sosial, latar belakang keluarga, maupun kedudukan orang tua selama mengikuti pelatihan. Seluruh peserta harus memiliki kesempatan yang sama untuk belajar, menunjukkan kemampuan, dan membuktikan kesiapan menjadi ASN yang bertanggung jawab.

“Selama mengikuti Latsar, semua peserta memiliki kedudukan yang sama. Jangan membawa status sosial atau latar belakang keluarga ke dalam pendidikan ini. Yang terpenting adalah mengikuti seluruh tahapan dengan sungguh-sungguh, menaati aturan, menghormati tenaga pengajar dan panitia, serta menunjukkan disiplin dan tanggung jawab,” tegas Bupati.

Bupati juga mengingatkan bahwa keberhasilan dan kelulusan peserta bergantung pada kesungguhan dalam mengikuti seluruh proses pembelajaran serta memenuhi standar evaluasi yang ditetapkan.

Oleh karena itu, ia meminta peserta tidak menganggap remeh setiap materi, tugas, maupun evaluasi yang diberikan. Seluruh ketentuan pelatihan harus dipatuhi agar peserta dapat menyelesaikan Latsar dengan baik dan memenuhi persyaratan yang berlaku.

Selain memberikan arahan kepada peserta, Bupati Yuni Wonda juga menginstruksikan seluruh pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya agar mendukung pelaksanaan Latsar dengan memberikan kesempatan kepada peserta untuk fokus mengikuti pendidikan dan pelatihan.
Ia menegaskan bahwa peserta yang sedang mengikuti Latsar harus dibebaskan dari tugas-tugas kedinasan yang dapat mengganggu konsentrasi dan keikutsertaan mereka dalam kegiatan. Dengan demikian, seluruh peserta dapat mengikuti jadwal pembelajaran secara tertib dan optimal.

Bupati juga mengingatkan peserta untuk menjaga waktu, kesehatan, etika, dan kebersamaan selama pelatihan. Kedisiplinan, kepatuhan terhadap tata tertib, serta kemampuan bekerja sama merupakan bagian penting dari pembentukan karakter ASN.

Ia berharap seluruh peserta dapat menyelesaikan pelatihan hingga tahap akhir dan memperoleh hasil sesuai ketentuan yang berlaku.

“Saya berharap seluruh peserta mengikuti Latsar dengan baik dari awal sampai selesai. Gunakan kesempatan ini untuk belajar, membentuk karakter, dan mempersiapkan diri menjadi ASN yang profesional. Pemerintah daerah telah berupaya agar pelatihan ini dapat terlaksana, sehingga kesempatan ini harus dimanfaatkan dengan penuh tanggung jawab,” pesannya.

Bupati menambahkan, keberadaan ASN yang berkualitas sangat dibutuhkan untuk memperkuat pelayanan publik dan mendukung pembangunan di Kabupaten Puncak Jaya. Karena itu, para CPNS diharapkan memiliki semangat pengabdian, menjunjung tinggi integritas, dan mampu menjalankan tugas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Prosesi pembukaan Latsar CPNS Formasi 2024 ditandai dengan pemukulan tifa oleh Bupati Puncak Jaya bersama Kepala BPSDM Provinsi Papua dan jajaran pimpinan yang hadir. Prosesi tersebut menjadi tanda dimulainya rangkaian pelatihan bagi 665 peserta CPNS Golongan II dan Golongan III di lingkungan Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya.

Setelah rangkaian pembukaan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama Bupati, unsur Forkopimda, jajaran pemerintah daerah, perwakilan BPSDM Provinsi Papua Tengah, tenaga pengajar, dan seluruh peserta Latsar.

Selanjutnya, peserta mengikuti materi hari pertama yang disampaikan oleh Kepala BPSDM Provinsi Papua, Emanuel Korey, S.IP., M.Si., sebagai bagian dari tahapan awal pembelajaran.

Melalui pelaksanaan Latsar ini, Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya berharap dapat membentuk ASN yang berkarakter, berintegritas, disiplin, profesional, serta berorientasi pada pelayanan publik. Para peserta diharapkan mampu mengimplementasikan nilai-nilai dasar ASN dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab, sekaligus menjadi sumber daya manus

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Sumber Berita: Diskominfo Puncak Jaya

Berita Terkait

Polemik Penetapan Anggota DPRK Jalur Otsus Mengemuka, Warga Lima Wilayah Adat Jayawijaya Tuntut Penjelasan Gubernur Papua Pegunungan
Polres Jayawijaya Tingkatkan Patroli Pencegahan Kejahatan 3C, Personel Sisir Kawasan Bandara hingga Pasar Tradisional di Wamena
Sat Binmas Polres Jayawijaya Imbau Pelajar SMKS YAPESLI Wamena Jauhi Narkoba dan Bijak Bermedia Sosial
Polda Papua Tengah Kerahkan Operasi Patuh Noken 2026 Selama 14 Hari, Pengendara Melawan Arus hingga Pelaku Balap Liar Jadi Sasaran Utama
BMKG Catat 788 Titik Panas di Papua Pegunungan, Kabut Asap Ganggu Penerbangan
Kabut Asap Karhutla Masih Selimuti Wamena, Penerbangan Penumpang dan Kargo Belum Kembali Normal hingga Akhir Oktober
BKPPD Puncak Jaya Matangkan Persiapan Latsar CPNS Formasi 2024, Peserta Didorong Siap Jadi ASN Profesional dan Berintegritas
Pemkab Puncak Jaya Mulai Persiapan Latsar CPNS Formasi 2024, Peserta Ambil Training Kit Sebagai Tahap Awal Pembentukan ASN Profesional

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:38 WIT

Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda Resmi Buka Latsar CPNS Formasi 2024, 665 Peserta Didorong Menjadi ASN Profesional, Berintegritas dan Siap Melayani Masyarakat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:15 WIT

Polemik Penetapan Anggota DPRK Jalur Otsus Mengemuka, Warga Lima Wilayah Adat Jayawijaya Tuntut Penjelasan Gubernur Papua Pegunungan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:35 WIT

Polres Jayawijaya Tingkatkan Patroli Pencegahan Kejahatan 3C, Personel Sisir Kawasan Bandara hingga Pasar Tradisional di Wamena

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:32 WIT

Sat Binmas Polres Jayawijaya Imbau Pelajar SMKS YAPESLI Wamena Jauhi Narkoba dan Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:37 WIT

Polda Papua Tengah Kerahkan Operasi Patuh Noken 2026 Selama 14 Hari, Pengendara Melawan Arus hingga Pelaku Balap Liar Jadi Sasaran Utama

Berita Terbaru