Wujudkan 10 Pasti DP3AKB Puncak Jaya Lakukan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting

- Penulis

Rabu, 26 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MULIA-Dalam rangka mendukung program nasional untuk mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berkualitas. Maka Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Puncak Jaya (DP3AKB) terus berupaya untuk mencapai target penurunan prevalensi stunting. Berlangsung di Distrik Muara dan diikuti oleh 8 Kampung.

Turut hadir Kepala Bidang Keluarga Berencana Periben Enumbi,ST dr. Metty Wonda, Sri Wahyuningsih Amd. Keb, Maria Barekhala, Amd Keb, Martency Krey. SKM, serta seluruh staf DP3AKB.

Perlu diketahui bahwa sesuai dengan ketentuan Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 Tentang percepatan penurunan stunting dan menindaklanjuti Surat Menteri dalam Negeri Nomor 400.5.3/3161/Bangda hal pelaksanaan kegiatan intervensi serentak pencegahan stunting di Daerah.

Pelaksanaan intervensi serentak pencegahan stunting melalui pendataan, penimbangan, pengukuran, edukasi dan intervensi bagi seluruh ibu hamil, bayi di bawah lima tahun (Balita) dan calon pengantin (Catin).

Tujuan pelaksanaan kegiatan intervensi serentak pencegahan stunting yaitu untuk mendeteksi dini masalah gizi, memberikan edukasi pencegahan stunting kepada seluruh sasaran dan melakukan intervensi segera bagi sasaran yang memiliki masalah gizi serta meningkatkan kunjungan cakupan sasaran ke Posyandu.

Kegiatan intervensi serentak pencegahan stunting di Daerah, dilaksanakan 10 (sepuluh) Pasti intervensi serentak pencegahan stunting, diantaranya:Memastikan pendataan seluruh Catin, Ibu hamil dan Balita yang ada di wilayah kerjanya untuk menjadi sasaran; Seluruh Catin mendapatkan pendampingan serta memastikan kehadiran ibu hamil serta balita datang ke posyandu; Memastikan ketersediaan alat antrapometri terstandar di seluruh posyandu; Seluruh kader posyandu memiliki kader keterampilan dalam pengukuran antropometri terstandar serta penyuluhan untuk ibu hamil dan balita.

Serta memastikan pengukuran menggunakan alat antropometri terstandar; Intervensi pada ibu hamil dan balita yang bermasalah gizi; Seluruh ibu hamil dan balita diberikan edukasi di posyandu; Pencatatan hasil penimbangan dan pengukuran serta intervensi ke dalam sistem informasi e-PPGBM dihari yang sama; Melakukan monitoring dan edukasi terhadap pelaksanaan intervensi serentak dan Ketersediaan pembiayaan pelaksanaan intervensi serentak termasuk rujukan kasus ke fasilitas layanan kesehatan.

Disela kegiatan Kabid KB DP3AKB juga ikut memberikan/membagikan Beras, Telur, Susu, Garam, Vetsin, Minyak Goreng, Gula, Teh, Aqua, Permen dan sebagainya sebagai salah satu milestone Proyek Perubahan dalam Diklat PKAnya.(Indah)

Berita Terkait

Pemkab Nduga Salurkan 2,5 Ton Beras untuk Warganya Yang Mengungsi di Distrik Walaik Kabupaten Jayawijaya
Tak Hanya Terima Bantuan, Guru Dibekali Keterampilan Operasikan Starlink
HUT Polwan ke-78: Polwan Polres Jayawijaya Gelar Bakti Sosial di Pasar Potikelek
Kadis Kominfo Akbar: Internet Harus Jadi Sumber Belajar, Bukan Sekadar Hiburan
Bupati Yuni Wonda: Pendidikan Prioritas, Generasi Muda Harus Melek Teknologi
Apresiasi FOCIM Kota Jayapura, BTM: Keluarga Diberkati, Kota Diberkati
Sosialisasi Stunting Digelar Serentak di Distrik Ilu dan Dokome
DP3AKB Puncak Jaya Gelar Edukasi Gizi, Libatkan Keluarga dan Tenaga Kesehatan

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 18:24 WIT

Pemkab Nduga Salurkan 2,5 Ton Beras untuk Warganya Yang Mengungsi di Distrik Walaik Kabupaten Jayawijaya

Kamis, 3 September 2026 - 17:03 WIT

Tak Hanya Terima Bantuan, Guru Dibekali Keterampilan Operasikan Starlink

Kamis, 3 September 2026 - 15:46 WIT

HUT Polwan ke-78: Polwan Polres Jayawijaya Gelar Bakti Sosial di Pasar Potikelek

Kamis, 3 September 2026 - 15:18 WIT

Kadis Kominfo Akbar: Internet Harus Jadi Sumber Belajar, Bukan Sekadar Hiburan

Kamis, 3 September 2026 - 14:16 WIT

Bupati Yuni Wonda: Pendidikan Prioritas, Generasi Muda Harus Melek Teknologi

Berita Terbaru