Wamendagri Tinjau Program Makanan Bergizi Gratis Bagi Anak Sekolah di Papua Tengah

- Penulis

Selasa, 12 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NABIRE – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Republik Indonesia, Dr. Ribka Haluk, S.Sos., M.M., melakukan kunjungan untuk meninjau pelaksanaan program sarapan bergizi gratis bagi anak sekolah di Provinsi Papua Tengah, pada Selasa (12/11/2024).

TK dan SD Filadelfia Siriwini Nabire mendapatkan kesempatan dalam kunjungan Wamendagri Ribka Haluk yang didampingi oleh Penjabat Gubernur Papua Tengah, Anwar Harun Damanik S.STP.,M.M dan Penjabat Ketua TP-PKK Provinsi Papua, Ny. Yosina Anwar Damanik.

Kehadiran Wamendagri ini, mencerminkan komitmen pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak sebagai fondasi pembentukan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul di Papua Tengah.

Pada kesempatan dalam sambutannya, Wamendagri Ribka Haluk menekankan pentingnya memprioritaskan anak-anak asli Papua dalam pelaksanaan program ini sesuai amanat Otonomi Khusus.

“Rekrutmen anak-anak untuk program ini harus diprioritaskan bagi masyarakat asli Papua. Program ini adalah investasi jangka panjang untuk Papua dan generasi penerus di ujung timur Indonesia,” jelasnya.

Wamen Ribka juga menegaskan, program sarapan bergizi ini harus melibatkan masyarakat setempat sebagai pemasok bahan pangan lokal, seperti sayuran, telur, dan ikan. Pemerintah Provinsi Papua Tengah diminta untuk berkomitmen memberdayakan petani dan peternak lokal dalam mendukung ketahanan pangan dan mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar daerah.

“Ini program dengan multi efek yang mana kita turut serta membeli hasil produksi lokal untuk program makanan bergizi, kita juga dapat membangun Papua Tengah sebagai lumbung pangan dan menciptakan ekonomi yang mandiri,” ungkapnya.

Wamendagri juga berharap pentingnya pendidikan berbasis teknologi bagi anak-anak Papua. Ia menilai, pengenalan teknologi sejak dini sangat diperlukan agar generasi Papua mampu bersaing di era digital.

“Tidak ada alasan untuk tidak mampu menguasai teknologi. Kita harus menyiapkan generasi yang siap menghadapi kompetisi global,” tambahnya.

Melalui sinergi pemerintah dan berbagai pihak terkait, program ini diharapkan menjadi langkah awal menuju generasi Papua yang lebih sehat, cerdas, dan siap bersaing di kancah nasional. (*

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Sumber Berita: Pemprov Papua Tengah

Berita Terkait

Hadiri Pengambilan Sumpah Janji Anggota DPRK, Dandim 1706 Nduga: Harus Jadi Jembatan Aspirasi Rakyat
URC Polda Papua Tengah Amankan Pencuri Televisi di Nabire
Bupati Yoas Beon Tekankan Sinergi OPD dan Puskesmas dalam Aksi Konvergensi Pencegahan dan Pencepatan Penurunan Stunting
KKB Diduga Sandera 9 Perempuan di Jila, Satu Ibu Tewas Ditembak
Komite Eksekutif Papua dan Komnas HAM Bahas Krisis Pengungsi
446 Kantah Terapkan Pengukuran Terjadwal, Layanan Tanah Kini Pasti
Bupati Nduga Pimpin Pengambilan Sumpah Janji Enam Anggota DPRK Jalur Pengangkatan
Pertanian Rusak di Tiga Distrik Akibat Hujan Es, Pemda Lanny Jaya Bergerak Cepat Bentuk dan Turunkan Tim Tanggap Darurat

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:18 WIT

Hadiri Pengambilan Sumpah Janji Anggota DPRK, Dandim 1706 Nduga: Harus Jadi Jembatan Aspirasi Rakyat

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:17 WIT

URC Polda Papua Tengah Amankan Pencuri Televisi di Nabire

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:07 WIT

Bupati Yoas Beon Tekankan Sinergi OPD dan Puskesmas dalam Aksi Konvergensi Pencegahan dan Pencepatan Penurunan Stunting

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:52 WIT

KKB Diduga Sandera 9 Perempuan di Jila, Satu Ibu Tewas Ditembak

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:15 WIT

Komite Eksekutif Papua dan Komnas HAM Bahas Krisis Pengungsi

Berita Terbaru

casibom