Wamendagri & DPR RI Tinjau Papua Pegunungan: Percepatan Infrastruktur DOB Jadi Prioritas

- Penulis

Jumat, 16 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamena, 16 Mei 2025 – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk, bersama rombongan dari Kementerian Dalam Negeri dan Komisi II DPR RI, melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Papua Pegunungan untuk melihat langsung kesiapan infrastruktur pemerintahan di daerah otonomi baru (DOB) tersebut.

Setibanya di Wamena, ibu kota Provinsi Papua Pegunungan sejak pemekaran tahun 2022, Wamendagri menegaskan pentingnya pembangunan kantor pemerintahan yang mandiri dan representatif. Kantor Gubernur serta lembaga legislatif daerah dinilai sebagai elemen krusial dalam memastikan roda pemerintahan berjalan optimal tanpa bergantung pada fasilitas pinjam pakai dari pemerintah daerah induk.

Dalam pertemuan dengan jajaran pemerintah daerah, Ribka Haluk menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk mempercepat proses pembangunan Kantor Gubernur Papua Pegunungan sebagai simbol kehadiran negara di provinsi baru ini. Ia juga membawa pesan dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian agar seluruh pemangku kepentingan bekerja sama dalam mendukung percepatan pembangunan daerah.

“Selama ini semua daerah DOB masih memanfaatkan aset dari pemerintah induk. Oleh karena itu, kami hadir di sini untuk memastikan kesiapan pembangunan Kantor Gubernur sebagai representasi kehadiran negara bagi masyarakat Papua Pegunungan,” ujar Ribka Haluk.

Ia menegaskan bahwa dengan adanya Gubernur definitif, Papua Pegunungan harus memiliki infrastruktur pemerintahan yang kuat, tidak hanya Kantor Gubernur, tetapi juga kantor DPR, MRP, dan OPD lainnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Tim Komisi II DPR RI, Giri Ramadan N. Kiemas, menyatakan dukungan penuh terhadap percepatan pembangunan kantor pemerintahan. Ia menyoroti pentingnya simbol pemerintahan yang representatif agar masyarakat benar-benar merasakan kehadiran negara.

“Pak Gubernur belum memiliki kantor tetap, Ketua DPR dan Ketua MRP juga masih menggunakan fasilitas pinjaman. Hal ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. DPR RI akan mendorong percepatan penyelesaian administrasi dan penganggaran pembangunan, agar Papua Pegunungan sejajar dengan provinsi lain,” tegas Giri Ramadan.

Menurutnya, Papua Pegunungan harus segera memiliki Kantor Gubernur yang layak sebagai pusat pemerintahan, sehingga provinsi ini dapat berjalan mandiri dan lebih dekat melayani masyarakatnya.

Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan infrastruktur pemerintahan yang modern dan fungsional. Kehadiran kantor pemerintahan yang representatif akan menjadi fondasi bagi operasional pemerintahan yang efektif, sekaligus memastikan kehadiran negara semakin nyata di Provinsi Papua Pegunungan.

Penulis : Kaleb Lau

Editor : Buendi

Berita Terkait

Hadiri Pengambilan Sumpah Janji Anggota DPRK, Dandim 1706 Nduga: Harus Jadi Jembatan Aspirasi Rakyat
URC Polda Papua Tengah Amankan Pencuri Televisi di Nabire
Bupati Yoas Beon Tekankan Sinergi OPD dan Puskesmas dalam Aksi Konvergensi Pencegahan dan Pencepatan Penurunan Stunting
KKB Diduga Sandera 9 Perempuan di Jila, Satu Ibu Tewas Ditembak
Komite Eksekutif Papua dan Komnas HAM Bahas Krisis Pengungsi
446 Kantah Terapkan Pengukuran Terjadwal, Layanan Tanah Kini Pasti
Bupati Nduga Pimpin Pengambilan Sumpah Janji Enam Anggota DPRK Jalur Pengangkatan
Pertanian Rusak di Tiga Distrik Akibat Hujan Es, Pemda Lanny Jaya Bergerak Cepat Bentuk dan Turunkan Tim Tanggap Darurat

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:18 WIT

Hadiri Pengambilan Sumpah Janji Anggota DPRK, Dandim 1706 Nduga: Harus Jadi Jembatan Aspirasi Rakyat

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:17 WIT

URC Polda Papua Tengah Amankan Pencuri Televisi di Nabire

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:07 WIT

Bupati Yoas Beon Tekankan Sinergi OPD dan Puskesmas dalam Aksi Konvergensi Pencegahan dan Pencepatan Penurunan Stunting

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:52 WIT

KKB Diduga Sandera 9 Perempuan di Jila, Satu Ibu Tewas Ditembak

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:15 WIT

Komite Eksekutif Papua dan Komnas HAM Bahas Krisis Pengungsi

Berita Terbaru

mrking   mrking   casibom   casinoper   bahisnow   casibom   betgaranti   betgaranti   slotbar   slotbar   onwin   onwin   rexbet   rexbet   casibom