Wakil Bupati Puncak Jaya Terima Aspirasi ASN Terkait Beras Jatah, Pemda Pastikan Penyaluran Terus Diupayakan

- Penulis

Senin, 13 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mulia, 13 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya menerima aspirasi yang disampaikan Aparatur Sipil Negara (ASN) terkait keterlambatan penyaluran beras jatah pegawai.

Aspirasi tersebut disampaikan usai pelaksanaan apel gabungan ASN di halaman Kantor Bupati Puncak Jaya, Senin (13/7).

Dalam penyampaian aspirasinya, perwakilan ASN menyampaikan bahwa tingginya harga kebutuhan pokok di Kabupaten Puncak Jaya membuat beras jatah menjadi salah satu kebutuhan yang sangat penting bagi para pegawai.

ASN berharap pemerintah dapat memberikan kepastian mengenai penyaluran beras yang hingga saat ini belum diterima untuk periode berjalan.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Puncak Jaya, Mus Kogoya, SE., MM., menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya memahami kebutuhan para ASN dan tetap berkomitmen memperjuangkan pemenuhan hak-hak pegawai sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Wakil Bupati menjelaskan bahwa keterlambatan penyaluran beras bukan disebabkan oleh kurangnya perhatian pemerintah daerah, melainkan karena adanya perubahan mekanisme pengadaan barang dan jasa yang mewajibkan seluruh proses dilakukan melalui tahapan pelelangan sesuai peraturan yang berlaku.

Proses tersebut memerlukan waktu sebelum distribusi dapat dilaksanakan.

Selain faktor administrasi, distribusi beras ke Kabupaten Puncak Jaya juga menghadapi tantangan transportasi menuju wilayah pegunungan.

Kondisi tersebut turut memengaruhi kelancaran pengiriman beras dari gudang penyedia menuju daerah.

Lebih lanjut, Wakil Bupati menyampaikan bahwa terdapat kendala dalam proses pengelolaan distribusi yang saat ini sedang ditangani oleh instansi berwenang.

Pemerintah daerah terus melakukan koordinasi agar proses tersebut dapat segera diselesaikan sehingga tidak menghambat pemenuhan hak ASN.

“Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya memahami aspirasi seluruh ASN.

Kami juga menginginkan agar penyaluran beras dapat dilakukan tepat waktu.

Namun terdapat beberapa kendala administrasi, pengadaan, dan distribusi yang sedang diselesaikan.

Kami akan terus mengawal persoalan ini hingga memperoleh solusi terbaik,” ujar Wakil Bupati.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya akan melaporkan aspirasi ASN kepada Bupati Puncak Jaya serta memperkuat koordinasi dengan Perum Bulog dan instansi terkait untuk mempercepat proses penyaluran beras jatah pegawai.

Wakil Bupati juga mengajak seluruh ASN untuk tetap menjaga komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah serta mendukung setiap upaya penyelesaian yang sedang dilakukan.

“Kami berharap seluruh ASN dapat memahami kondisi yang ada.

Pemerintah daerah tidak tinggal diam dan akan terus berupaya agar hak-hak pegawai dapat dipenuhi secepat mungkin sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Pertemuan berlangsung dalam suasana tertib, terbuka, dan penuh semangat kebersamaan.

Dialog antara pemerintah daerah dan ASN menjadi wujud komitmen bersama dalam membangun komunikasi yang konstruktif demi meningkatkan kualitas pelayanan pemerintahan di Kabupaten Puncak Jaya.

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Diskominfo Puncak Jaya

Berita Terkait

Kabupaten Nduga Raih Penghargaan Mandaya Awards 2026, Diakui Sebagai Pemerintahan Kabupaten Terbaik dalam Upaya Penurunan Kemiskinan Nasional
Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda Resmi Buka Latsar CPNS Formasi 2024, 665 Peserta Didorong Menjadi ASN Profesional, Berintegritas dan Siap Melayani Masyarakat
Polemik Penetapan Anggota DPRK Jalur Otsus Mengemuka, Warga Lima Wilayah Adat Jayawijaya Tuntut Penjelasan Gubernur Papua Pegunungan
Polres Jayawijaya Tingkatkan Patroli Pencegahan Kejahatan 3C, Personel Sisir Kawasan Bandara hingga Pasar Tradisional di Wamena
Sat Binmas Polres Jayawijaya Imbau Pelajar SMKS YAPESLI Wamena Jauhi Narkoba dan Bijak Bermedia Sosial
Polda Papua Tengah Kerahkan Operasi Patuh Noken 2026 Selama 14 Hari, Pengendara Melawan Arus hingga Pelaku Balap Liar Jadi Sasaran Utama
BMKG Catat 788 Titik Panas di Papua Pegunungan, Kabut Asap Ganggu Penerbangan
Kabut Asap Karhutla Masih Selimuti Wamena, Penerbangan Penumpang dan Kargo Belum Kembali Normal hingga Akhir Oktober

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:46 WIT

Kabupaten Nduga Raih Penghargaan Mandaya Awards 2026, Diakui Sebagai Pemerintahan Kabupaten Terbaik dalam Upaya Penurunan Kemiskinan Nasional

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:38 WIT

Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda Resmi Buka Latsar CPNS Formasi 2024, 665 Peserta Didorong Menjadi ASN Profesional, Berintegritas dan Siap Melayani Masyarakat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:15 WIT

Polemik Penetapan Anggota DPRK Jalur Otsus Mengemuka, Warga Lima Wilayah Adat Jayawijaya Tuntut Penjelasan Gubernur Papua Pegunungan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:35 WIT

Polres Jayawijaya Tingkatkan Patroli Pencegahan Kejahatan 3C, Personel Sisir Kawasan Bandara hingga Pasar Tradisional di Wamena

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:32 WIT

Sat Binmas Polres Jayawijaya Imbau Pelajar SMKS YAPESLI Wamena Jauhi Narkoba dan Bijak Bermedia Sosial

Berita Terbaru