Daerah

Upaya Pencegahan Gizi Buruk! Puskesmas Wamena Kota Adakan Kelas Ibu Balita

Wamena, 8 Mei 2025 – Puskesmas Wamena Kota kembali melaksanakan kegiatan rutin keluar gedung dalam rangka peningkatan kesehatan balita, yang kali ini digelar di Kantor RRI Wamena. Acara Kelas Ibu Balita tersebut dihadiri oleh Ketua Dharma Wanita RRI Wamena, Agustina Moriolkosu, serta para ibu balita yang ingin mendapatkan pendampingan dan edukasi gizi.

Penanggung Jawab Gizi Puskesmas Wamena Kota, Elia Tahapari, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk membantu anak-anak yang mengalami masalah gizi, seperti berat badan kurang atau status gizi rendah. Melalui kelas ini, ibu-ibu diberikan kesempatan untuk berbagi cerita, serta mendapatkan solusi terbaik dari tenaga kesehatan.

“Kelas ini menjadi wadah berbagi antara ibu-ibu dan tenaga kesehatan. Mereka dapat menyampaikan keluhan terkait asuhan dan pemberian makanan, sehingga kami bisa membantu memberikan solusi. Harapannya, pada posyandu berikutnya ada perkembangan dalam peningkatan berat badan atau perbaikan status gizi anak-anak mereka,” ujar Elia Tahapari.

Selain Kelas Ibu Balita, Puskesmas Wamena Kota juga memiliki kelas lainnya, seperti Kelas Ibu Hamil, Kelas MPASI, dan Kelas ASI Eksklusif, yang semuanya bertujuan untuk mendukung tumbuh kembang anak sejak dini.

Program ini dikemas dalam penyuluhan kelompok, sehingga ibu-ibu dapat berdiskusi dan belajar bersama mengenai praktik terbaik dalam mengasuh anak. Puskesmas menggelar kelas ini empat kali dalam setahun, meskipun kali ini jadwal bulan Maret sempat diundur karena hari libur.

“Kami berharap melalui sesi kelas ini, ibu-ibu bisa menerapkan ilmu yang didapat, sehingga perbaikan gizi anak mereka bisa lebih optimal dalam jangka panjang,” tambahnya.

Puskesmas Wamena Kota berkomitmen untuk terus menjalankan program ini, guna memastikan anak-anak di Wamena mendapatkan asupan gizi yang baik, serta membantu para ibu memahami pentingnya makanan bergizi bagi anak-anak mereka.

“Dengan sinergi antara tenaga kesehatan, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan kesadaran akan pentingnya gizi terus meningkat, sehingga angka gizi buruk dan kekurangan nutrisi di wilayah Papua Pegunungan dapat semakin ditekan,” tutup Elia Tahapari.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

BAZNAS Papua Hadirkan Pengobatan dan Pijat Gratis untuk Korban Kebakaran Dok V

Kadinkes Provinsi dan Walikota Berikan Apresiasi JAYAPURA — Di tengah duka dan keterbatasan yang masih…

3 jam ago

Pemkot Jayapura Ajak FOCIM Bangun Kebersamaan

JAYAPURA-Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Family of Christ International Ministry (FOCIM) Kota Jayapura Periode 2026-2031 secara…

9 jam ago

Pemda Lanny Jaya Kembali Salurkan Bantuan untuk Tiga Distrik Terdampak Hujan Es. Bama, Posko Hingga Tim Kesehatan Diterjunkan

KUYAWAGE, 4 September 2026 — Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya kembali bergerak menangani dampak bencana hujan…

10 jam ago

OTK Berondong Tembakan ke Truk Tangki, Polisi Lakukan Perlawanan

DOGIYAI – Mobil truk tangki BBM milik PT Gunung Selatan ditembaki orang tak dikenal (OTK)…

1 hari ago

Resmi Dilantik, AKBP Yudha Wicaksono Pimpin Polres Puncak Jaya

PUNCAK JAYA – Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini resmi melantik AKBP Yudha Wicaksono…

1 hari ago

Gerbong Mutasi Bergerak, Wajah Baru Polda Papua Tengah Resmi Dilantik

NABIRE – Peta kepemimpinan di jajaran Polda Papua Tengah kembali berubah. Gerbong mutasi bergerak, sejumlah…

1 hari ago