Kadinkes Provinsi dan Walikota Berikan Apresiasi
JAYAPURA — Di tengah duka dan keterbatasan yang masih dirasakan para korban kebakaran Dok V, Kelurahan Mandala, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Papua hadir memberikan perhatian melalui pelayanan pengobatan dan pijat refleksi gratis, Sabtu (5/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIT hingga 13.00 WIT tersebut dilaksanakan di posko pengungsian dan diikuti oleh para korban yang telah empat hari menempati tenda-tenda pengungsian setelah kehilangan rumah akibat kebakaran yang terjadi pada Senin (31/8/2026).
Pelayanan pengobatan gratis ini melibatkan Tim Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Provinsi Papua bersama tim mahasiswa Kedokteran Universitas Cenderawasih Jayapura. Selain pemeriksaan dan pelayanan kesehatan, BAZNAS juga menghadirkan layanan pijat refleksi yang melibatkan enam orang relawan terapis yang telah ahli dan berpengalaman di bidangnya.
Ketua BAZNAS Provinsi Papua, H. Achmad Jaenuri, Lc., M.H., mengatakan kehadiran BAZNAS di lokasi pengungsian merupakan bentuk perhatian dan kepedulian kepada masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
“Kegiatan ini adalah wujud perhatian dan kepedulian BAZNAS Provinsi Papua terhadap saudara-saudara kita yang menjadi korban musibah kebakaran. Kami ingin hadir dan memberikan manfaat, bukan hanya melalui bantuan kebutuhan dasar, tetapi juga memastikan kesehatan dan kondisi fisik mereka selama berada di pengungsian,” kata Achmad Jaenuri.
Ia menjelaskan, pelayanan kesehatan menjadi sangat penting karena para korban telah beberapa hari tinggal di lingkungan pengungsian dengan kondisi yang serba terbatas. Perubahan lingkungan, kurangnya waktu istirahat, pola makan yang tidak teratur, aktivitas yang cukup melelahkan, serta kondisi psikologis akibat kehilangan tempat tinggal dapat memengaruhi kondisi kesehatan para pengungsi.
Karena itu, pemeriksaan kesehatan secara langsung di lokasi pengungsian diperlukan untuk mengetahui berbagai keluhan yang dirasakan para korban dan memberikan penanganan maupun edukasi kesehatan sesuai kebutuhan.
“Mereka bukan hanya kehilangan rumah dan harta benda. Mereka juga sedang menghadapi kelelahan secara fisik dan mental. Karena itu, pelayanan kesehatan menjadi bagian penting dari upaya kita untuk membantu mereka melewati masa-masa sulit ini,” lanjutnya.
Sementara itu, layanan pijat refleksi diberikan sebagai bentuk perhatian terhadap kebugaran para korban. Setelah beberapa hari menjalani kehidupan di tenda pengungsian, banyak pengungsi harus melakukan berbagai aktivitas dalam kondisi yang tidak senyaman ketika masih berada di rumah.
Pijat refleksi diharapkan dapat memberikan rasa nyaman dan relaksasi serta membantu mengurangi rasa pegal dan kelelahan setelah menjalani aktivitas selama berada di pengungsian. Pelayanan ini dilakukan oleh enam relawan terapis yang secara khusus turut mengambil bagian dalam aksi kemanusiaan tersebut.
Kehadiran tenaga kesehatan, mahasiswa kedokteran, dan para relawan terapis juga memberikan pesan bahwa para korban tidak sendirian dalam menghadapi musibah tersebut. Kepedulian dari berbagai pihak menjadi kekuatan penting bagi masyarakat untuk bangkit secara perlahan.
Kebakaran yang terjadi pada Senin (31/8/2026) telah menghanguskan ratusan rumah dan menyebabkan 550 keluarga kehilangan tempat tinggal. Hingga kini, para korban masih bertahan di tenda-tenda pengungsian sambil menunggu kondisi kembali memungkinkan untuk menata kehidupan mereka.
BAZNAS Provinsi Papua berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan, terutama mereka yang sedang menghadapi kondisi darurat akibat bencana dan musibah. Bantuan kemanusiaan diharapkan tidak hanya mampu meringankan beban secara material, tetapi juga memberikan semangat dan kekuatan bagi para korban.
“Kami ingin menyampaikan kepada seluruh korban bahwa kalian tidak sendiri. Tetaplah sabar, kuat dan semangat. Rumah mungkin bisa hilang, harta benda mungkin bisa terbakar, tetapi harapan dan semangat untuk bangkit tidak boleh ikut padam. Mari kita bersama-sama menata kembali kehidupan dan melangkah menuju masa depan yang lebih baik,” ajak Achmad Jaenuri.
Kegiatan pelayanan kesehatan dan pijat refleksi gratis tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian BAZNAS Provinsi Papua dalam menghadirkan nilai-nilai kemanusiaan melalui zakat, infak dan sedekah. “ Ini sekaligus menjadi pengingat bahwa di tengah musibah, selalu ada tangan-tangan yang hadir untuk membantu dan harapan yang masih bisa diperjuangkan,” pungkasnya.
Momentum ini juga mendapat kunjungan dan apresiasi dari sejumlah pejabat, baik di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua maupun Pemerintah Kota Jayapura. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Beeri I.S. Wopari menyatakan ini merupakan hal yang sangat baik untuk menolong para korban musibah kebakaran ini. “Yang menarik bagi saya di Posko Pelayanan Kesehatan BAZNAS ini adalah pijat refleksinya. Ini sesuatu yang sangat menarik dan pasti banyak yang datang untuk menerima layanan ini. Saya berharap selain layanan kesehatan umum, layanan pijat refleksi ini terus dilaksanakan sampai selesai kegiatan tanggap darurat kebencanaan ini. Sebab dari data kita, kebanyak para korban ini mengalami pegal-pegal di persendian, pegal-pegal otot, dan cocoknya memang dipijat, selain dengan obat nyeri dan sebagainya,” harapnya.
Sementara di tempat yang sama, Walikota Jayapura Dr. Abisai Rollo,S.H.,M.H., juga mengungkapkan apresiasinya untuk BAZNAS Provinsi Papua. “Kegiatan ini sangat membantu warga kami yang mengalami musibah kebakaran ini, sehingga mereka yang sakit bisa dilayani pengobatannya dan yang pegal-pegal juga bisa langsung dipijit di sini. Terima kasih buat BAZNAS Provinsi Papua dan seluruh timnya. Luar biasa,” tegasnya.
Sekadar diketahui, hingga akhir pelaksanaan pengobatan dan pijat refleksi gratis ini, jumlah warga datang berobat mencapai 127 pasien, sedangkan warga yang dipijat refleksi sebanyak 65 orang. Sehari sebelumnya, Jumat (4/9/2026), BAZNAS Provinsi Papua juga menggelar pelayanan pengobatan gratis di posko ini dan yang datang berobat sebanyak 65 orang, sebab pelayanan hanya buka mulai pukul 08.00 hingga pukul 11.00 WIT saja. (*)
JAYAPURA-Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Family of Christ International Ministry (FOCIM) Kota Jayapura Periode 2026-2031 secara…
KUYAWAGE, 4 September 2026 — Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya kembali bergerak menangani dampak bencana hujan…
DOGIYAI – Mobil truk tangki BBM milik PT Gunung Selatan ditembaki orang tak dikenal (OTK)…
PUNCAK JAYA – Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini resmi melantik AKBP Yudha Wicaksono…
NABIRE – Peta kepemimpinan di jajaran Polda Papua Tengah kembali berubah. Gerbong mutasi bergerak, sejumlah…
WAMENA, 3 September 2026 — Pemerintah Kabupaten Nduga terus menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat Nduga yang…