Tolak Narasi Darurat Militer. GMPB Ajak Warga Papua Jaga Stabilitas dan Persatuan

- Penulis

Sabtu, 28 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA – Ketua Gerakan Muda Papua Bersatu (GMPB), Dede Fachrudin menyatakan penolakan terhadap segala bentuk provokasi dan penyebaran narasi darurat militer yang digulirkan oleh Kelompok Kriminal Politik (KKP).

Pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu, 27 Februari 2026, di Posko GMPB Kota Jayapura. Dalam keterangannya, Dede Fachrudin menegaskan bahwa narasi darurat militer yang terus didorong oleh kelompok tertentu, bukanlah bentuk perjuangan yang membangun.

Sebaliknya, narasi tersebut melainkan upaya sistematis untuk menciptakan ketakutan, keresahan, dan instabilitas di tengah masyarakat Papua. Dede pun memandang situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Papua harus dijaga bersama dalam semangat damai, persatuan, dan tanggung jawab kolektif.

“Kami, Gerakan Muda Papua Bersatu, dengan tegas menolak segala bentuk provokasi dan penyebaran isu darurat militer yang tidak berdasar. Narasi tersebut hanya akan memperkeruh suasana dan merugikan masyarakat luas,” tegas Dede.

Ia menilai bahwa stabilitas keamanan merupakan fondasi utama dalam mendorong kemajuan di berbagai sektor, termasuk pendidikan, ekonomi, dan kesejahteraan rakyat Papua.

Lebih lanjut, Dede mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh adat, tokoh agama, kalangan intelektual, hingga generasi muda untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar dan cenderung menyesatkan.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat Papua agar bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi. Jangan sampai kita menjadi bagian dari penyebaran isu yang justru merugikan daerah kita sendiri,” ujarnya.

GMPB juga berkomitmen untuk terus berada di garis depan dalam menjaga situasi Papua tetap aman dan damai. Ia menegaskan bahwa masa depan Papua dibangun melalui persatuan dan kerja nyata, bukan melalui narasi yang memecah belah.

“Papua adalah tanah damai. Jangan biarkan provokasi merusak persaudaraan yang telah kita jaga bersama,” tutup Dede sembari menegaskan bahwa Gerakan Muda Papua Bersatu menegaskan komitmennya untuk terus bersatu demi mewujudkan Papua yang aman, damai, dan sejahtera. (*)

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Polda Papua

Berita Terkait

Kunjungan Kapolres ke Kejari Mimika, Momentum Tingkatkan Koordinasi Penegakan Hukum
Wamendagri Minta Pemda Segera Rampungkan Rencana Aksi Percepatan Dana Otsus
Korwil Mahasiswa Studi Diminta Jujur, Pemerintah Lanny Jaya Siap Tindak Tegas Jika Ada Manipulasi
Pj Sekda Yapen Pimpin Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting, Bantuan Gizi Disalurkan di Ambai
Kembali ke Tanah Kamoro, Menjadi Kapolres Mimika Adalah Cita-Cita AKBP Alredo Rumbiak
Kapolda Papua Tengah Jermias Rontini Silaturahmi ke Kejati Papua, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum
Polsek Kamuu Sosialisasi Sitkamtibmas, Pedagang Kios Diminta Taat Jam Operasional
Pemprov Papua Pegunungan Gelar Pelatihan UMKM, Dorong Kemandirian dan Daya Saing

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:29 WIT

Kunjungan Kapolres ke Kejari Mimika, Momentum Tingkatkan Koordinasi Penegakan Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:56 WIT

Wamendagri Minta Pemda Segera Rampungkan Rencana Aksi Percepatan Dana Otsus

Jumat, 17 Juli 2026 - 05:50 WIT

Korwil Mahasiswa Studi Diminta Jujur, Pemerintah Lanny Jaya Siap Tindak Tegas Jika Ada Manipulasi

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:35 WIT

Pj Sekda Yapen Pimpin Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting, Bantuan Gizi Disalurkan di Ambai

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:14 WIT

Kembali ke Tanah Kamoro, Menjadi Kapolres Mimika Adalah Cita-Cita AKBP Alredo Rumbiak

Berita Terbaru