Tiga Suku Besar Dorong Apawer Raya Jadi Daerah Otonomi Baru

- Penulis

Selasa, 8 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, 8 April 2025 – Kabupaten Apawer Raya, calon daerah otonomi baru (CDOB) yang diusulkan oleh tiga suku besar—Armati, Isirawa, dan Berik—siap menjadi primadona di Provinsi Papua. Dengan sumber daya alam yang melimpah, wilayah ini telah resmi mendapatkan persetujuan Ampres dari pemerintah pusat melalui Komisi II DPR-RI dan Menteri Dalam Negeri.

Mantan Bupati Sarmi, Drs. Eduard Fonataba, M.M., menyebut Kabupaten Apawer Raya sebagai “negeri penuh tetesan susu dan madu,” yang berpotensi besar untuk menjadi pusat pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Papua. Kabupaten ini akan berdiri di antara Kabupaten Mamberamo Raya dan Sarmi, menjadikannya strategis untuk pengembangan wilayah.

Perjuangan Tak Kenal Lelah

Ketua Tim Pemekaran Kabupaten Apawer Raya, Robby Wilson Rumansara, S.P., M.H., menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat tiga suku hingga titik darah penghabisan. “Kami akan mengikuti semua ketentuan undang-undang yang berlaku demi mewujudkan pemekaran ini,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua Dewan Adat Suku Armati, Yafed Weiraso, menyampaikan bahwa suku-suku di Tanah Tabi telah menerima perhatian dan pembangunan, namun tiga suku ini masih tertinggal dalam kebijakan pembangunan. “Pemekaran adalah solusi untuk memperpendek rentang kendali pelayanan publik oleh pemerintah,” tambahnya.

Harapan Menuju Indonesia Emas 2045

Ketua Satu Tim CDOB Apawer Raya, Erick H. Bairi, menekankan pentingnya pemekaran sebagai jalan menuju pembangunan yang merata. “Kami ingin menikmati Indonesia Emas 2045 melalui pembangunan dan pelayanan seperti saudara-saudara kami lainnya di Nusantara,” tegasnya.

Dengan pemekaran ini, Kabupaten Apawer Raya diharapkan menjadi simbol kemajuan dan kesejahteraan bagi masyarakat Papua, sekaligus memperkuat identitas dan martabat suku-suku yang selama ini tertinggal. Pemerintah daerah dan masyarakat setempat kini bersatu untuk mewujudkan mimpi besar ini.

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Berita Terkait

Kopi Puncak Jaya Resmi Diperkenalkan di Bandung, Buka Peluang Pasar Nasional
Kasus Pencurian Tuntas, Barang Bukti Dikembalikan ke Dukcapil Puncak Jaya
Papua Pegunungan Perkuat Sinergi Lintas Sektor Hadapi AIDS, TBC, dan Malaria
30 Personel Dukcapil Jemput Bola Layani Administrasi di Distrik Ilu
62 Pasangan Resmi Ikut Perkawinan Massal Puncak Jaya
ATR/BPN Sosialisasi Layanan Baru, Nusron Tekankan Kolaborasi
Kapolda Papua Tengah Turunkan Tim Khusus Selidiki Kebakaran Pasar Bopauda
Wisuda Perdana Politeknik Agraria STPN, Menteri ATR/BPN Dorong SDM Profesional dan Berintegritas

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 16:29 WIT

Kopi Puncak Jaya Resmi Diperkenalkan di Bandung, Buka Peluang Pasar Nasional

Selasa, 8 September 2026 - 15:51 WIT

Kasus Pencurian Tuntas, Barang Bukti Dikembalikan ke Dukcapil Puncak Jaya

Selasa, 8 September 2026 - 15:01 WIT

Papua Pegunungan Perkuat Sinergi Lintas Sektor Hadapi AIDS, TBC, dan Malaria

Selasa, 8 September 2026 - 13:28 WIT

30 Personel Dukcapil Jemput Bola Layani Administrasi di Distrik Ilu

Selasa, 8 September 2026 - 13:00 WIT

62 Pasangan Resmi Ikut Perkawinan Massal Puncak Jaya

Berita Terbaru

Daerah

62 Pasangan Resmi Ikut Perkawinan Massal Puncak Jaya

Selasa, 8 Sep 2026 - 13:00 WIT